ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Sabtu, Juni 6, 2026
Matrabisnis
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Redaksi
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Orangutan yang Meresahkan Warga Dipulangkan ke Habitat Alaminya

Matrabisnis by Matrabisnis
28 April 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Orangutan yang berhasil dilepasliarkan dan dipulangkan kembali ke habitat alaminya di Taman Nasional Gunung Palung oleh BKSDA bersama YIARI, unsur Polri dan masyarakat. (ist)

Orangutan yang berhasil dilepasliarkan dan dipulangkan kembali ke habitat alaminya di Taman Nasional Gunung Palung oleh BKSDA bersama YIARI, unsur Polri dan masyarakat. (ist)

ADVERTISEMENT

Orangutan yang meresahkan warga di area perkebunan masyarakat di Dusun Pemangkat Jaya, Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat sejak akhir tahun lalu, akhirnya berhasil ditranslokasikan atau dipulangkan ke habitat alaminya di Taman Nasional Gunung Palung pekan lalu.

Pemindahan satwa dilindungi bertubuh besar ini merupakan upaya kolaboratif antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang, Balai Taman Nasional Gunung Palung, dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), unsur TNI-Polri, dan masyarakat.

READ ALSO

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

Telkomsel Salurkan Perlengkapan Sekolah bagi 300 Pelajar di Kalimantan

Kegiatan ini berawal dari laporan masyarakat terkait kemunculan orangutan di area perkebunan. Sejak akhir tahun lalu, orangutan tersebut diketahui melintasi kebun kelapa dan karet milik warga. Namun sejak sepekan terakhir, si orangutan mulai menetap di kebun kelapa, sehingga menimbulkan kerugian serta kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama karena ukuran tubuhnya yang relatif besar.

Muhadi, Asisten Manager Orangutan Protection Unit YIARI, menegaskan bahwa translokasi merupakan langkah terakhir yang ditempuh, setelah berbagai opsi penanganan lain dipertimbangkan secara matang. Ia menjelaskan bahwa translokasi bukan sekadar memindahkan orangutan, melainkan memulangkan mereka ke habitat alaminya yang lebih aman dan sesuai.

“Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan orangutan sekaligus mengurangi potensi konflik dengan manusia. Berdasarkan hasil asesmen serta melihat kondisi lanskap yang ada, keberadaan orangutan ini berisiko menimbulkan kerugian ekonomi serta rasa takut, yang dapat berujung pada tindakan yang membahayakan baik bagi satwa maupun manusia,” ujarnya.

Upaya membawa orangutan untuk dipulangkan ke habitat alaminya. (ist)

Tim gabungan bergerak ke lokasi sejak pagi hari dan tiba sekitar pukul 07.00 WIB untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan dilakukan menggunakan senapan bius oleh tim YIARI guna meminimalkan risiko. Dosis anestesi dihitung secara cermat oleh dokter hewan berdasarkan estimasi berat badan satwa, dan prosedur ini hanya dilakukan oleh petugas yang memiliki izin resmi.

ADVERTISEMENT

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka alami pada bagian wajah dan lengan kiri, serta fraktur pada gigi. “Luka tersebut kemungkinan disebabkan oleh lingkungan sekitar, seperti semak bambu, mengingat orangutan ini banyak beraktivitas di kebun dan hutan bambu,” ujar drh. Rachel, dokter hewan YIARI.

“Luka ini sudah sembuh dan secara umum, kondisi satwa dinyatakan sehat dan layak untuk ditranslokasikan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Setelah menjalani pemeriksaan, orangutan tersebut segera ditranslokasikan ke kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang merupakan habitat asalnya. Kawasan ini dinilai memiliki status perlindungan yang kuat, serta ketersediaan pakan yang memadai untuk mendukung kesejahteraan dan kelangsungan hidupnya di alam liar.

Perjalanan menuju lokasi pelepasliaran ditempuh sekitar dua jam menggunakan kombinasi transportasi darat dan air. Setibanya di dalam kawasan, proses pelepasliaran dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat yang turut membantu membawa orangutan lebih jauh ke dalam hutan.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I KetapangBalai Taman Nasional Gunung Palungdan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)ditranslokasikan atau dipulangkan ke habitat alaminyadrh. Rachel dokter hewan YIARI.Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat Murlan Dameria Panemeresahkan wargaMuhadi Asisten Manager Orangutan Protection Unit YIARIOrangutanTaman Nasional Gunung Palungunsur TNI-Polri
ADVERTISEMENT
Previous Post

Langgar Etika Penagihan, OJK Panggil Indosaku

Next Post

Dorong Pembangunan di Era Digital, Perkuat Peran Perempuan

Related Posts

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3
News

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

2 Juni 2026
Telkomsel Salurkan Perlengkapan Sekolah bagi 300 Pelajar di Kalimantan
News

Telkomsel Salurkan Perlengkapan Sekolah bagi 300 Pelajar di Kalimantan

30 Mei 2026
Yarsi Pontianak Bagikan Hewan Kurban
News

Yarsi Pontianak Bagikan Hewan Kurban

30 Mei 2026
Di Tengah Tekanan Global, APBN Kalbar Tetap Tumbuh Positif
News

Di Tengah Tekanan Global, APBN Kalbar Tetap Tumbuh Positif

29 Mei 2026
Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H
News

Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

29 Mei 2026
Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Kalbar
News

Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Kalbar

26 Mei 2026
Next Post
Dorong Pembangunan di Era Digital, Perkuat Peran Perempuan

Dorong Pembangunan di Era Digital, Perkuat Peran Perempuan

796 Entitas Ilegal Diblokir Satgas Pasti

Gunakan Logo OJK, Satgas PASTI Hentikan Malahayati

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi
  • UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Sanggar dan Koreografer Muda
  • Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Asmo Kalbar Manjakan Pengguna Scoopy
  • BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat
  • Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi
Lifestyle

Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi

by Matrabisnis
6 Juni 2026
0

Era digital menyuguhkan ruang kreativitas tanpa batas bagi pelajar Indonesia untuk menjadi bagian dari sebuah perubahan. PT Astra Honda Motor...

Read more
UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Sanggar dan Koreografer Muda

UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Sanggar dan Koreografer Muda

6 Juni 2026
Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Asmo Kalbar Manjakan Pengguna Scoopy

Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Asmo Kalbar Manjakan Pengguna Scoopy

4 Juni 2026
BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat

BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat

3 Juni 2026
Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

2 Juni 2026

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.