ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Selasa, Oktober 6, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Komunitas Driver Grab Mobil Tegas Dukung Skema Komisi 20 Persen: Jangan Ganggu Sistem yang Sudah Stabil

Matrabisnis by Matrabisnis
22 Juli 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Komunitas-komunitas driver Grab mobil, menyatakan dukungan kuat terhadap skema 20 persen yang selama ini berlaku. (net)

Komunitas-komunitas driver Grab mobil, menyatakan dukungan kuat terhadap skema 20 persen yang selama ini berlaku. (net)

ADVERTISEMENT

Setelah aksi 177 yang dilakukan di Monas mulai muncul banyak komunitas ojol lainnya yang berani menyuarakan bahwa mereka tidak sepakat dengan opini yang beredar selama ini, yaitu komisi harus turun dari 20 persen menjadi 10 persen.

Wacana penurunan komisi aplikasi transportasi daring dari 20 persen menjadi 10 persen terus menuai tanggapan dari berbagai daerah. Di Kalimantan Barat, komunitas-komunitas driver Grab mobil, justru menyatakan dukungan kuat terhadap skema 20 persen yang selama ini berlaku.

READ ALSO

Event Besar di Pontianak Naikkan Kunjungan Wisman 85,42 Persen

Inflasi Kalbar 4,35 Persen Lampaui Nasional

Mereka menyebut sistem yang berjalan saat ini telah menciptakan keseimbangan antara aplikator, driver, dan konsumen, serta memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari para mitra pengemudi.

ADVERTISEMENT

Indra Sulistyanto, Ketua Nyongkoy Line Community, yang menaungi ratusan driver aktif Grab mobil di Pontianak dan sekitarnya, menilai bahwa komisi 20 persen bukanlah beban yang memberatkan.

Justru, menurutnya, skema tersebut merupakan bagian dari investasi bersama antara aplikator dan mitra driver untuk menciptakan layanan yang berkualitas dan ekosistem kerja yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

“Selama ini kami merasakan manfaat yang nyata dari komisi 20 persen itu. Kami mendapat asuransi kecelakaan, bantuan dari customer service yang cepat tanggap, promo-promo untuk penumpang yang membuat order kami stabil, hingga perlindungan jika ada kendala di lapangan. Semua itu tidak gratis, dan kami sadar itu dibayar dari potongan yang kami setorkan,” jelas Indra.

Ia menambahkan, potongan komisi itu tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi sumber utama pembiayaan sistem pelayanan dan perlindungan yang diterima oleh mitra setiap hari.

Jika potongan itu diturunkan tanpa perhitungan matang, maka bukan tidak mungkin seluruh sistem layanan akan terdampak dan para mitra pun ikut kehilangan akses terhadap dukungan-dukungan penting tersebut.

“Ini bukan hanya soal berapa persen dipotong. Ini soal apakah sistem masih bisa berjalan normal kalau tiba-tiba aplikator dibatasi ruang geraknya. Kalau order jadi sepi, kalau asuransi dicabut, kalau tidak ada promo lagi, apa tidak justru mitra yang rugi lebih besar?” ujarnya.

Senada dengan itu, Ihsan Kurniawan, Ketua WOC Community, komunitas driver Grab mobil lainnya di Kalimantan Barat, yang menaungi ratusan driver aktif juga menyampaikan kekhawatirannya jika pemerintah atau lembaga legislatif membuat keputusan secara sepihak berdasarkan tekanan dari pihak yang tidak lagi aktif di lapangan.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ihsan KurniawanIndra Sulistyanto Ketua Nyongkoy Line CommunityKetua WOC Community komunitas driver Grab mobilkomunitas ojolkomunitas-komunitas driver Grab mobilskema 20 persen
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bank Kalbar dan Taspen Gencarkan Sosialisasi Digitalisasi Layanan Pensiun

Next Post

MW KAHMI Kalbar Susun Agenda Penguatan Organisasi

Related Posts

Event Besar di Pontianak Naikkan Kunjungan Wisman 85,42 Persen
News

Event Besar di Pontianak Naikkan Kunjungan Wisman 85,42 Persen

2 Oktober 2026
Inflasi Kalbar 4,35 Persen Lampaui Nasional
News

Inflasi Kalbar 4,35 Persen Lampaui Nasional

2 Oktober 2026
Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus
News

Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus

1 Oktober 2026
OJK Terbitkan Peraturan Konglomerasi Keuangan
News

OJK Cabut Izin Usaha PT CSIF

1 Oktober 2026
Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG
News

Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG

1 Oktober 2026
BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP
News

BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP

1 Oktober 2026
Next Post
MW KAHMI Kalbar Susun Agenda Penguatan Organisasi

MW KAHMI Kalbar Susun Agenda Penguatan Organisasi

OJK Terbitkan Aturan Baru Tentang Rahasia Bank

OJK Terbitkan Tiga SEOJK Baru Bidang PPDP

Scoopy Velocreativity Part 2, Nyantuy Bareng Pengguna Scoopy

Scoopy Velocreativity Part 2, Nyantuy Bareng Pengguna Scoopy

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Juara ANC 2026, SMKN 4 Pontianak Lanjutkan Laga di Regional Kalimantan
  • Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030
  • New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru
  • Event Besar di Pontianak Naikkan Kunjungan Wisman 85,42 Persen
  • Inflasi Kalbar 4,35 Persen Lampaui Nasional

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.