ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Juni 18, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Komunitas Driver Grab Mobil Tegas Dukung Skema Komisi 20 Persen: Jangan Ganggu Sistem yang Sudah Stabil

Matrabisnis by Matrabisnis
22 Juli 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Komunitas-komunitas driver Grab mobil, menyatakan dukungan kuat terhadap skema 20 persen yang selama ini berlaku. (net)

Komunitas-komunitas driver Grab mobil, menyatakan dukungan kuat terhadap skema 20 persen yang selama ini berlaku. (net)

ADVERTISEMENT

“Kalau dipaksakan turun, aplikator bisa kehilangan kemampuan memberi promo dan layanan ke mitra. Driver bisa kehilangan perlindungan, order bisa sepi. Jangan korbankan sistem yang sudah berjalan baik hanya karena tekanan dari oknum yang bahkan sudah tidak aktif narik,” tegas Ihsan.

Menurutnya, keputusan tentang struktur komisi seharusnya bersifat jangka panjang dan lahir dari proses dialog yang melibatkan mitra aktif. Ia menyayangkan jika ada suara-suara yang sudah tidak terlibat secara langsung dalam sistem, tetapi justru mendominasi wacana kebijakan.

READ ALSO

Bank Kalbar Perkuat Kemandirian Desa Temajuk Sambas

APIMSA Tegaskan Pajak UMKM 0,5 Persen Tetap Berlaku

“Kami ini setiap hari kerja, mulai pagi sampai malam. Kami tahu realitas di jalan, kami tahu apa yang bisa kami terima dan apa yang tidak bisa kami korbankan. Jangan sampai keputusan besar lahir dari ruang-ruang tertutup tanpa melibatkan kami,” lanjut Ihsan.

Kedua komunitas ini menilai bahwa yang dibutuhkan oleh driver bukanlah penurunan komisi, tetapi sistem yang adil, stabil, dan mendukung kesejahteraan. Komisi 20 persen dianggap sebagai bentuk gotong royong yang selama ini sudah berjalan secara sehat antara aplikator dan mitra.

Selain itu, mereka juga mengingatkan bahwa keberlangsungan aplikator turut menjadi jaminan bagi kelangsungan nafkah ribuan pengemudi di seluruh Indonesia. Jika perusahaan terganggu operasionalnya, maka dampak paling awal dan paling nyata akan dirasakan langsung oleh driver.

ADVERTISEMENT

“Kalau aplikator sehat, kami juga bisa tetap bekerja. Kalau sistemnya kuat, kami tidak perlu khawatir esok hari. Tapi kalau sistem ini dirusak karena ambisi politik atau kepentingan sesaat, maka kami yang akan kehilangan mata pencaharian,” ujar Indra.

Baik Nyongkoy Line Community maupun WOC Community berharap agar pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, berhati-hati dalam menyikapi isu perubahan skema komisi. Mereka meminta agar suara driver aktif menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan.

ADVERTISEMENT

“Kami hanya ingin tenang bekerja. Kami tidak butuh keputusan yang gegabah. Kami butuh ekosistem yang seimbang, stabil, dan terus berkembang. Komisi 20 persen adalah bagian dari sistem itu, dan kami mendukungnya tetap dipertahankan,” tutup pernyataan bersama dari kedua komunitas.

Dengan dukungan ini, komunitas driver Grab mobil Kalimantan Barat menambah panjang daftar daerah yang menyuarakan sikap serupa mempertahankan komisi 20 persen demi keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.

Oleh karenanya, komunitas-komunitas ini memutuskan untuk tidak turun ke jalan pada 21 Juli 2025 yang diinisiasi oleh Garda, karena tidak sepaham dengan hati nurani mereka.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Ihsan KurniawanIndra Sulistyanto Ketua Nyongkoy Line CommunityKetua WOC Community komunitas driver Grab mobilkomunitas ojolkomunitas-komunitas driver Grab mobilskema 20 persen
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bank Kalbar dan Taspen Gencarkan Sosialisasi Digitalisasi Layanan Pensiun

Next Post

MW KAHMI Kalbar Susun Agenda Penguatan Organisasi

Related Posts

Bank Kalbar Perkuat Kemandirian Desa Temajuk Sambas
News

Bank Kalbar Perkuat Kemandirian Desa Temajuk Sambas

16 Juni 2026
APIMSA Tegaskan Pajak UMKM 0,5 Persen Tetap Berlaku
News

APIMSA Tegaskan Pajak UMKM 0,5 Persen Tetap Berlaku

16 Juni 2026
Polda Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Hingga Tingkat Polsek
News

Polda Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Hingga Tingkat Polsek

14 Juni 2026
Wujudkan SDGs Kesehatan, Untan Gelar Bakti Sosial
News

Wujudkan SDGs Kesehatan, Untan Gelar Bakti Sosial

14 Juni 2026
Luncurkan Sistem ERP dan Inisiatif Akses Keuangan Inklusif
News

Luncurkan Sistem ERP dan Inisiatif Akses Keuangan Inklusif

12 Juni 2026
Kemendukbangga/BKKBN dan IPKB Perkuat Kolaborasi Publikasi
News

Kemendukbangga/BKKBN dan IPKB Perkuat Kolaborasi Publikasi

12 Juni 2026
Next Post
MW KAHMI Kalbar Susun Agenda Penguatan Organisasi

MW KAHMI Kalbar Susun Agenda Penguatan Organisasi

OJK Terbitkan Aturan Baru Tentang Rahasia Bank

OJK Terbitkan Tiga SEOJK Baru Bidang PPDP

Scoopy Velocreativity Part 2, Nyantuy Bareng Pengguna Scoopy

Scoopy Velocreativity Part 2, Nyantuy Bareng Pengguna Scoopy

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Pelaku Usaha Harus Mampu Beradaptasi dengan Teknologi
  • Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Janji Sajikan Kualitas Data
  • Mercure Pontianak City Center Hadirkan Nobar Bola Gembira
  • Honda Big BOS 2026 Jelajahi Tiga Negara

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.