Saprahan Khatulistiwa, event tahunan yang digeber Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat kembali digelar di Pontianak pada 2 – 10 Mei yang akan dipusatkan di parkiran Ayani Megamall Pontianak, Kalimantan Barat. Event besar Bank Indonesia ini, merupakan tahun ke tujuh penyelenggaraannya dan menjadi event ke enam dalam kolaborasi bersama Kalbar Food Festival.
Tahun ini Saprahan Khatulistiwa menampilkan kuliner khas Kalimantan Barat, yaitu Lontong Sukadana yang biasa jadi penganan sarapan masyarakat, berisi lontong atau ketupat beras dengan kuah sayur lodeh kemudian ditaburi serundeng. Lontong Sukadana memang merupakan kuliner khas legendaris dari Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat dengan citarasa otentik.
“Kenapa kami pilih Lontong Sayur Sukadana yang akan memecahkan rekor Muri tahun ini? Karena saya asli dari Sukadana, dan saya tahu betul kuliner ini yang merupakan warisan turun temurun, kaya akan rasa dan legendaris,” kata Founder Kalbar Food Festival, Edy Hartono didampingi istrinya, Yenna Wiguna, dalam konferensi pers Saprahan Khatulistiwa 2026 di ruang Sao Langke, KPw (Kantor Perwakilan) Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Rabu, 29 April 2026.
Tahun ini, Lontong Sukadana kembali akan memecahkan Rekor Muri dengan sajian 12 ribu porsi, yang bisa disantap secara gratis dalam acara puncak Saprahan Khatulistiwa pada 4 Mei.
Deputi Kepala Perwakilan BI Dhony Iwan Kristanto menyampaikan, bahwa penyelenggaraan event Saprahan Khatulistiwa merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan penguatan peran Bank Indonesia pasca implementasi Undang-Undang Penguatan dan Pengembangan sektor Keuangan (UU P2SK).
“Melalui kegiatan ini, berbagai program penguatan UMKM, sistem pembayaran serta pengembangan pariwisata diharapkan dapat terintegrasi secara optimal,” kata Dhony.
Ia menyampaikan, bahwa Saprahan Khatulistiwa tidak hanya meningkatkan penjualan selama event, tapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan melalui penguatan rantai nilai, perluasan akses pasar dan peningkatan akses pembayaran.
Saprahan Khatulistiwa 2026 ditargetkan mencapai jumlah kunjungan di angka 21.400 orang, naik 5 persen dari realisasi tahun 2025. Sementara keberhasilan pelaksanaan perluasan akses keuangan UMKM yang tercermin dari UMKM terhubung dengan lembaga pembiayaan ditargetkan mencapai Rp 2,65 miliar dan nominal penjualan Rp 2,1 miliar.
Saprahan (Semarak, Pariwisata, UMKM dan Keuangan) Khatulistiwa 2026 Kalimantan Barat tahun ini bertajuk, Mendorong Transformasi UMKM dan Pariwisata untuk Kalimantan Barat yang Berdaya Saing, dengan puncak acara pada 4-6 Mei 2026. Sedangkan rangkaian kegiatan event digelar pada 2 hingga 10 Mei 2026.














Discussion about this post