ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

NTP Kalimantan Barat Tertinggi

Indeks Harga Diterima Petani Naik 2,12 Persen

Matrabisnis by Matrabisnis
18 Mei 2022
in Ekonomi Bisnis, News
Reading Time: 2 mins read
A A
Wahyu Yulianto, Kepala BPS Kalimantan Barat. (matra)

Wahyu Yulianto, Kepala BPS Kalimantan Barat. (matra)

ADVERTISEMENT

NTP (Nilai Tukar Petani) Kalimantan Barat semakin membaik. BPS (Badan Pusat Statistik) merilis data NTP daerah ini per April 2022 yang sudah berada di angka 154,87 poin, naik sebesar 1,44 persen dibanding bulan Maret 2022 yang berada di angka 152,67 poin. Kalbar menjadi provinsi dengan NTP tertinggi. Sementara secara nasional NTP berada di angka 108,46 persen, turun 0,76 persen.

Wahyu Yulianto, Kepala BPS Kalbar mengungkap, kenaikan NTP bulan April 2022 sebesar 1,44 persen menjadi 154,87 poin dipicu oleh kenaikan harga hasil produksi pertanian yang lebih tinggi dibanding kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumahtangga maupun biaya produksi dan penambahan barang modal.

READ ALSO

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

“Indek, harga yang diterima petani naik 2,12 persen, sementara indeks harga yangd ibayar petani hanya naik 9,67 persen,” kata Wahyu.

Dia menjelaskan, kenaikan NTP April 2022 dipengaruhi oleh naiknya NTP di subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,14 persen dan subsektor peternakan sebesar 0,74 persen. Sementara itu, NTP mengalami penurunan pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,71 persen, subsektor hortikultura sebesar 3,12 persen dan subsektor perikanan 0,29 persen.

Indeks harga yang diterima oleh petani, tercatat naik sebesar 2,12 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 166,49 poin menjadi 170,02 poin. Kenaikan tersebut disebabkan naiknya indeks harga yang diterima petani (It) di lima subsektor, yaitu tanaman pangan 0,05 persen, tanaman perkebunan rakyat 2,76 persen, peternakan 1,70 persen dan perikanan 0,49 persen. Di sisi lain penurunan juga terjadi pada subsektor hortikultura sebesar 2,40 persen.

Secara nasional, NTP di bulan April 2022 dilaporkan sebesar 108,46 persen, melandai 0,76 persen dibanding bulan sebelumnya yang berada di angka 109,29. Menurut Margo Yuwono, Kepala BPS Pusat, penurunan NTP tersebut merupakan yang ke dua kali sejak April 2021, namun tetap surplus di atas 100.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

“Penurunan ini, setidaknya terjadi sejak bulan Juli 2020,” kata Margo dalam rilis bersama BPS di chanel Youtube, 9 Mei lalu.

Menurut Margo, pemicu penurunan NTP pada April 2022 lalu, di antaranya kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih rendah dibandingkan kenaikan indeks harga barang dan jasa, yang dikonsumsi oleh rumah tangga, maupun biaya produksi dan penambahan barang modal.

Page 1 of 2
12Next
ADVERTISEMENT
Previous Post

Masyarakat Sudah Boleh Lepas Masker

Next Post

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar 4,05 Persen

Related Posts

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
News

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

17 Agustus 2026
Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
News

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

17 Agustus 2026
BI Kalbar Perkuat Pemetaan Potensi Ekonomi melalui Penelitian KPJU 2026
Ekonomi Bisnis

BI Kalbar Perkuat Pemetaan Potensi Ekonomi melalui Penelitian KPJU 2026

15 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch
Ekonomi Bisnis

XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026

13 Agustus 2026
Next Post
Pertumbuhan Ekonomi Kalbar 4,05 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar 4,05 Persen

Indikator Ekonomi Mulai Membaik

Indikator Ekonomi Mulai Membaik

Dampak Pandemi, 11,78 Ribu Orang Jadi Pengangguran

Dampak Pandemi, 11,78 Ribu Orang Jadi Pengangguran

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.