Hal-hal yang sudah ada dan diadaptasikan seperti perancang busana meta, arsitek meta, desain grafis meta, penyanyi meta, hingga konsultan tanah meta.
Hal-hal yang belum ada sebelumnya seperti perancang roket, pencipta material baru, hingga pembuat pulau baru.
Peluang yang ada bisa dikatakan tidak terbatas, karena apa yang tidak bisa dilakukan di dunia nyata dan biasanya hanya dijumpai dalam permainan, rasanya kini dapat diwujudkan di Metaverse.
Durasi menatap layar digital
Standar yang dianjurkan untuk menatap layar digital adalah 2-4 jam dalam satu hari.
Bekerja di kantor dan para influencer social media, memiliki durasi menatap layar digital yang lebih lama di 4-7 jam dalam satu hari.
Lalu akibat pandemi, durasi penggunaan gadget pun meningkat hingga 8-12 jam dalam satu hari.
Dengan adanya Metaverse, mungkin saja waktu yang dihabiskan orang untuk masuk di dalam dunia maya menjadi lebih lama.
Selain dibutuhkan teknologi yang bisa lebih ramah untuk mata, mungkin ini saatnya Anda juga menjaga kesehatan lebih baik, dengan mengatur manajemen olahraga dan asupan gizi, sehingga tetap dapat prima ketika menyongsong metaverse.
Hubungan Sosial
Keuntungan dari berinteraksi di dunia digital atau Metaverse, adalah kita bisa mengeluarkan karakter yang berbeda atau lebih menjadi diri kita sendiri.
Dengan bentuk karakter yang bisa dipilih sesuka hati, lewat Metaverse kemungkinan terjadinya hubungan sosial yang lebih setara, tanpa memandang status sosial, umum, hingga perbedaan generasi sangatlah besar.
Tentunya ini akan menjadi positif, jika sesama pengguna Metaverse dapat memberikan manfaat satu sama lain, dalam bentuk hubungan simbiosis mutualisme.
Mungkin saja Metaverse tidak hanya berhenti di satu titik, menyediakan satu ruang virtual untuk semua hal.
Masih ada kemungkinan untuk berkembang dengan lebih luas, seperti yang dilihat oleh Sekuya Multiverse.
Sebagai perusahaan yang menatap Metaverse sebagai masa depan, Sekuya tengah mengembangkan proyek multiverse.
Perusahaan ini berusaha menciptakan pengalaman unik dengan tema dunia yang berbeda- beda, diinisasi dengan empat dunia awal layaknya membuat multiverse seperti yang terjadi di komik DC dan Marvel.
“Sekuya telah bekerjasama dengan beberapa figur, yang juga antusias dengan Metaverse seperti Steven Mac (Advisor for US Market), Eunice Wong (Crypto Queen), Aizu Yuki (Japanese Footballer), dan juga figur dari Indonesia yang akan di umumkan pada 2022 ini,” ucp Developer Sekuya Multiverse Noel Newton.
Dengan targetnya yang besar, Sekuya tidak hanya mengincar pasar Tanah Air tapi juga global.
Beragam kemungkinan dan perubahan tentunya akan dihadapi masyarakat di masa depan, saat ini semua bergantung pada individunya.
Maka sebisa mungkin siapkan diri Anda dengan perbekalan literasi digital yang baik, sehingga bisa mendapatkan keuntungan dari Metaverse. ** ant












Discussion about this post