ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Minggu, Juni 28, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Komoditi

Diam-diam Kalbar Sudah Ekspor Pisang Beku

Sayang Tak Didukung Kualitas Produk

Matrabisnis by Matrabisnis
3 Maret 2022
in Komoditi
Reading Time: 3 mins read
A A
ADVERTISEMENT

Kata Jenny, pisang-pisang yang dipasok dari petani di daerahnya, awalnya memang bagus, dengan isi kuning bersih dan manis, namun ketika semakin banyak pesanan, maka jenis pisangnya sudah bercampur, tak lagi kuning montok.

“Kita memang kesulitan untuk membedakannya,” aku Jenny.

READ ALSO

Koperasi Srikandi Jaya Sambas Kembangkan Sistem Pertanian Integrasi Lada, Kopi dan Kambing

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

Konsumen luar negeri memang tergolong cerewet, selain harus hiegenis, kualitas produk ha­rus benar-benar terjaga. Cacat sedikit saja akan di­tolak, semisal pisang tersebut memiliki serat hitam sedikit saja pasti ditolak. “Jatuh bangun juga saya mengelola ekspor pisang beku ini,” kata Jenny.

ADVERTISEMENT

Lantaran ada permintaan tambahan, agar pisang bekunya lebih manis itulah, Jenny lantas menghen­tikan sementara produksinya. Gudangnya yang berdiri di lahan seluas satu hektar, kini dibiarkan tanpa aktivitas. Gudang tersebut, terlihat kotor dan berdebu.

PT Hasil Kalimantan Sejahtera, bisa jadi pengekspor pertama jenis pisang kepok atawa nipah ini. Meski pun masih tersendat, namun dengan perhatian pemerintah lewat Dinas Pertanian dan TPH Kalbar pisang nipah akan naik kelas, kian bergengsi, nilainya bakal semakin tinggi lantaran masuk pasar bule.

Data yang diperoleh AESBI (Asosiasi Eksportir Sayur dan Buah Indonesia), selama ini, buah-buahan yang masuk pasar ekspor antara lain, manggis, mangga arumanis, mangga gedong gincu, salak dan pisang kirana atawa pisang berangan. Pasarnya Singapura, Malaysia dan Tiongkok.

Singapura saja, pasar buah dan sayuran yang diekspor Indonesia lumayan besar, ada sekira 450 ribu ton setahun, nilainya Rp 7,5 triliun. Untuk ekspor buah dan sayuran ini, Indonesia baru ber­hasil meraih pangsa pasar 4,2 persen saja, lantaran masih kalah saing kualitas serta jumlah dan konti­nitasnya.

Jenny Astari dan Eddy yang bersama mem­produksi dan memasarkan buah-buahan Kalbar ke luar negeri lewat PT Hasil Kalimantan Sejahtera, merasa penasaran juga untuk terus mengekspor buah-buahan Kalbar. Untuk pisang, Jenny nam­paknya ingin memiliki lahan pertanian sendiri.

“Lebih enak kita membudidayakan buah ini, ketimbang hanya mengandalkan petani, karena kadang kualitasnya masih belum memadai,” katanya.

Karenanya, lahan yang masih tersedia di area gudangnya, ingin dimanfaatkannya untuk ber­tanam pisang kepok itu. Selain itu, Eddy juga menawarkan peluang ekspor singkong atawa ubi kayu. “Pasarnya ada di luar negeri, per­mintaannya juga lumayan. Ke depan mung­kin bisa kita pikirkan,” ucap Eddy. **

Penulis.Yuli.S

ADVERTISEMENT

Editor Yuli.S

Berita ini telah terbit di Tabloid Matra Bisnis Edisi Juni 2016

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Jenny AstariPisang KepokPT Hasil Kalimantan Sejahter
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pondok Ale-ale Berawal dari Racikan Mama

Next Post

Bisnis Gukguk Menggiurkan Juga

Related Posts

Koperasi Srikandi Jaya Sambas Kembangkan Sistem Pertanian Integrasi Lada, Kopi dan Kambing
Komoditi

Koperasi Srikandi Jaya Sambas Kembangkan Sistem Pertanian Integrasi Lada, Kopi dan Kambing

23 Juni 2026
BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B
Komoditi

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

19 April 2026
Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton
Komoditi

Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton

23 Maret 2026
Asian Agri Hadirkan Bibit Topaz di IPOSC 2025 di Pontianak
Komoditi

Asian Agri Hadirkan Bibit Topaz di IPOSC 2025 di Pontianak

26 September 2025
Gapoktan Tani Makmur Binaan BI Kalbar Panen Raya 490 Ton Padi
Komoditi

Gapoktan Tani Makmur Binaan BI Kalbar Panen Raya 490 Ton Padi

24 Januari 2025
Petani Karet Perlu Jaga Kualitas Saat Harga Naik
Komoditi

Petani Karet Perlu Jaga Kualitas Saat Harga Naik

8 Desember 2024
Next Post
Bisnis Gukguk Menggiurkan Juga

Bisnis Gukguk Menggiurkan Juga

Menggoreng Laba  Lenggang Palembang

Menggoreng Laba  Lenggang Palembang

Dengan Sape Apa Saja Oke

Dengan Sape Apa Saja Oke

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • LENTERA Batas Negeri 2026, BI Perkuat Kedaulatan Rupiah di Wilayah 3T
  • Rusunawa Untan dan SBM ITB Dorong Mahasiswa Berpikir Sistemik
  • DJP Kalbar Gelar BDS UMKM Ngehit, UMKM Melejit
  • Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan TBP 3,75 Persen
  • Evolusi Terbaru, AHM Luncurkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.