ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Selasa, Mei 19, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home OPINI

Humas Pemerintah Tak Lagi Bisa Andalkan Cara Lama

Matrabisnis by Matrabisnis
23 Februari 2022
in OPINI
Reading Time: 3 mins read
A A
Illustrasi.NET

Illustrasi.NET

ADVERTISEMENT

Mau tidak mau, atas perubahan ini, Humas pemerintah musti up-grade terhadap kompetensi profesionalnya. Pertama, semua pranata Humas pemerintah musti mengembangkan komunikasi pemerintah berdasarkan kepentingan publik dengan cara-cara milenial.

Ke dua, mengintegrasikan kekuatan komunikasi pemerintah dari berbagai badan dan lembaga. Instruksi Presiden No 9 tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik sebenarnya menitikberatkan tujuan tersebut, yang menempatkan Kominfo sebagai koordinator.

READ ALSO

Menutup Tax Gap: Reformasi Pajak yang Harus Diikuti Pengusaha

Mudah, Pengajuan dan Cek Pemberitahuan NPPN melalui Coretax

Dua kekuatan komunikasi pemerintah itu, mencakup sumber daya manusia dan strategi teknis koordinasi. Jika kedua hal ini dapat dibereskan, pengarusutamaan, resonansi dan pembingkaian informasi terkait dengan pesan komunikasi pemerintah, selain dapat dilakukan, juga dapat menyingkirkan keriuhan komunikasi.

ADVERTISEMENT

Sayangnya, kedua potensi komunikasi masih perlu terus didorong. Perubahan cara pandang dan cara kerja dari budaya kerja lama yang mengakar, bukan persoalan yang mudah. Bahkan, ahli bidang komunikasi organisasi, seperti Michael Pacanowsky pernah menyatakan, bahwa hampir tidak mungkin (sulit) melakukan perubahan terhadap sesuatu yang mereka telah nyaman. Perlu terapi reward and punishment baru.

ADVERTISEMENT

Banyak orang membicarakan, bahwa perubahan menjadi mungkin, karena kepemimpinan. Perubahan cara pandang dan cara kerja Humas yang milenial berkaitan dengan persoalan fundamental. Jadi, proses-proses perubahan semacam ini, musti secara konsisten dan terkawal.

Bahkan, Inpres No 9 Tahun 2015 tentang Tata Kelola Komunikasi Publik, pun belum mampu membawa perubahan dalam cara kerja dalam bidang komunikasi publik. Barangkali sektor komunikasi ada yang memandang, bukan sesuatu yang penting. Tetapi, nyatanya sudah sekian waktu lama, tetap banyak yang mengeluhkan buruknya komunikasi publik.

Banyak kerugian negara disebabkan buruknya komunikasi publik. Tetapi, sampai saat ini masih banyak yang menganggap, komunikasi itu sebagai hal yang gampang dan semua merasa bisa. Cara pandang bahwa komunikasi itu gampang, ternyata gagal memahami piranti komunikasi secara utuh.

Praktik-praktik komunikasi selama ini sering menghasilkan pesan yang tidak kontekstual dan mengabaikan ekspektasi publik. Pada saat bersamaan, pesan-pesan yang dihasilkan tidak mampu membawa pencerahan dan kecerdasan publik.

Padahal, tidak mungkin suatu sistem penyelenggaraan kekuasaan mampu melahirkan akuntabilitasnya, tanpa adanya responsibilitas komunikasi yang memadai. Responsibilitas komunikasi publik yang dilakukan Humas pemerintah itu adalah tantangan.

Pada satu sisi, mereka harus mampu mengarusutamakan pesan kebijakan pemerintah. Sedangkan di sisi lain, pesan tersebut merupakan pesan yang cerdas, kreatif dan argumentatif. Jadi, sebagai tantangan perlu kita ubah cara pandang dan cara kerja komunikasi publik kita secara milenial, yang menekankan segi kreatif, logis, argumentatif dan mencerdaskan.

Bagaimana pun Humas pemerintah itu, menjalankan fungsi strategis bangsa dan menuntut kompetensi profesional di bidang komunikasi. Tidak hanya mengandalkan perasaan, bahwa saya merasa bisa. Mari berubah dan menyadarinya. **

Berita ini telah terbit di Matra Bisnis cetak Edisi Desember 2021

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Guru Besar Ilmu Komunikasi UNSHumas PemerintahStaf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media MassaWidodo Muktiyo
ADVERTISEMENT
Previous Post

BPJamsostek  Perkenalkan Program Baru JKP

Next Post

Korupsi Turunkan Kinerja Ekonomi dan Demokrasi

Related Posts

Menutup Tax Gap: Reformasi Pajak yang Harus Diikuti Pengusaha
OPINI

Menutup Tax Gap: Reformasi Pajak yang Harus Diikuti Pengusaha

4 Desember 2025
Mudah, Pengajuan dan Cek Pemberitahuan NPPN melalui Coretax
OPINI

Mudah, Pengajuan dan Cek Pemberitahuan NPPN melalui Coretax

3 Desember 2025
Insentif Pajak 2025: Manfaatkan Peluang Keringanan Pajak untuk Masyarakat
OPINI

Insentif Pajak 2025: Manfaatkan Peluang Keringanan Pajak untuk Masyarakat

2 Desember 2025
Banyak UMKM Kena Pemeriksaan Pajak, Apa Penyebabnya?
OPINI

Banyak UMKM Kena Pemeriksaan Pajak, Apa Penyebabnya?

30 November 2025
Flexing Pajak, Bukan Cuma Pamer Kaya
OPINI

Flexing Pajak, Bukan Cuma Pamer Kaya

29 November 2025
Waspada Penipuan Berkedok Pajak: Kenali Kanal Resmi DJP
OPINI

Waspada Penipuan Berkedok Pajak: Kenali Kanal Resmi DJP

28 November 2025
Next Post
Korupsi Turunkan Kinerja Ekonomi dan Demokrasi

Korupsi Turunkan Kinerja Ekonomi dan Demokrasi

Awas Tawaran Aset Kripto Bodong

Awas Tawaran Aset Kripto Bodong

IPM Kalbar Naik di Semua Dimensi

IPM Kalbar Naik di Semua Dimensi

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
  • XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
News

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

by Matrabisnis
17 Mei 2026
0

Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) naik sebanyak 4,39 juta jiwa menjadi 5,77 juta jiwa, sementara laju pertumbuhan penduduk mengalami...

Read more
Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

16 Mei 2026
Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

15 Mei 2026
BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

15 Mei 2026
XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch

XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

15 Mei 2026

Recent Posts

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.