ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Agustus 13, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Ribuan Telur Penyu Tak Bertuan Diserahkan ke Balai PK Pontianak

Matrabisnis by Matrabisnis
9 Agustus 2026
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
Telur Penyu saat diteropong menggunakan bantuan cahaya untuk melihat kondisi isi telur serta memantau tumbuh kembang embrio di dalamnya. (dok sealife indonesia)

Telur Penyu saat diteropong menggunakan bantuan cahaya untuk melihat kondisi isi telur serta memantau tumbuh kembang embrio di dalamnya. (dok sealife indonesia)

ADVERTISEMENT

Drh. Dwi Suprapti, Marine Megafauna specialist – Yayasan Sealife Indonesia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua asal telur penyu ini, diketahui bahwa telur penyu temuan di Temajuk (Paloh) berukuran antara 3,53 hingga 4,16 cm dengan berat antara 3,62 hingga 3,87 gram.

Jika dilihat dari ukuran dan berat, telur dari Paloh tersebut cenderung pada jenis Penyu hijau (Chelonia mydas). Sedangkan telur penyu asal Kepulauan Riau (temuan di Pelabuhan Sentete), terbagi menjadi dua ukuran, yaitu ukuran lebih besar dan ukuran yang lebih kecil.

READ ALSO

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

Telur yang lebih besar berukuran antara 4,06 hingga 4,16 cm dan berat 3,73-3,97 gram, hal itu menunjukan kecenderungan pada jenis Penyu hijau (Chelonia mydas), sedangkan telur yang lebih kecil berukuran antara 3,20-3,47 cm dengan berat 2,38-2,59 gram, cenderung jenis Penyu sisik (Eretmochelys olivacea), ungkap Dwi.

Dwi menambahkan, selain dilakukan identifikasi jenis, tim dokter hewan juga melakukan candling,  yaitu metode pemeriksaan telur dengan cara meneropong atau menyinarinya menggunakan bantuan cahaya (seperti senter atau ovaskop) di ruang gelap.

Ribuan butir telur penyu tak bertuan ditemukan di kapal penumpang Sintete dan wilayah perbatasan Indonesia Malaysia, di Temajuk, Kecamatan Paloh. (dok sealife indonesia)

Tujuannya untuk melihat kondisi telur serta memantau pembuluh darah serta tumbuh kembang embrio di dalamnya. Hasil candling sampel telur penyu asal Paloh menunjukkan adanya tanda-tanda fertilitas telur. Selain itu cangkang telur atau pori-pori kulit telur masih tertutup lendir alami dan berpasir.

Hal ini berarti telur dalam kondisi cukup baik dan masih ada peluang menetas dengan cara menginkubasi telur-telur tersebut menggunakan pasir dengan suhu sarang antara 28-30 °C untuk memberikan kesempatan perkembangan embrio lebih lanjut. Sedangkan candling pada sample telur penyu asal Kepulauan Riau menunjukkan tidak adanya tanda-tanda fertilitas telur.

Kondisi kulit telur diselimuti banyak air (basah) dan bersih tanpa pasir. Kondisi ini dapat menyebabkan kualitas telur menjadi menurun karena pori-pori menjadi terbuka sehingga telur mudah menyerap banyak air dan mudah terpapar mikroba menyebabkan embrio umumnya gagal berkembang.

ADVERTISEMENT

“Terhadap telur penyu asal Paloh kami rekomendasikan untuk ditetaskan kembali atau diinkubasi menggunakan pasir pantai (pasir yang agak kasar) dengan kedalaman sarang untuk penyu hijau antara 50-70 cm dan suhu inkubasi antara 28-30 °C.

ADVERTISEMENT

Pastikan pasir tidak terlalu kering dan tidak terlalu lembab untuk menghindari pembusukan pada telur,” jelasnya.

Sedangkan telur asal Kepulauan Riau, lanjut Dwi, tidak direkomendasikan untuk ditetaskan. Dan dapat dimusnahkan dikarenakan kondisi telur yang sudah infertil dan peluang menetas sangat kecil.

Status Konservasi

Penyu merupakan satwa yang dilindungi secara penuh, baik nasional maupun internasional. Di Indonesia, penyu dilindungi penuh berdasarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2024.

Di ranah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penyu dikelola sebagai jenis ikan dilindungi berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, yang menegaskan penyu sisik sebagai salah satu dari enam jenis penyu di perairan Indonesia berstatus dilindungi.

Skala International, seluruh jenis penyu masuk sebagai daftar merah (IUCN Red List) International Union for Conservation Nature. Selain itu, Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) telah mencantumkan penyu dalam Appendix I sejak tahun 1981 sehingga perdagangan internasional spesies ini diatur sangat ketat. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Balai Karantina Kalbar dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Temajuk.Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) PontianakDrh. Dwi Suprapti Marine Megafauna specialist - Yayasan Sealife IndonesiaKepala Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) Pontianak Syarif Iwan Taruna Alkadrietelur penyu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hambatan Ekspor Mineral Selesai, Aktivitas Pengapalan Dimulai Kembali

Next Post

Untan Buka Program Doktor Administrasi Publik

Related Posts

Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Hingga Juli, Satgas Pasti Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal
News

Hingga Juli, Satgas Pasti Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal

11 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen

10 Agustus 2026
PPIBT Untan Masuk 15 Inkubator Terpilih Nasional
News

Untan Buka Program Doktor Administrasi Publik

10 Agustus 2026
Yayasan AHM Antarkan Masyarakat Kemalang Klaten Berkembang dengan Ekowisata Kalitalang dan Program Desa Sejahtera Astra
News

Yayasan AHM Antarkan Masyarakat Kemalang Klaten Berkembang dengan Ekowisata Kalitalang dan Program Desa Sejahtera Astra

8 Agustus 2026
Next Post
PPIBT Untan Masuk 15 Inkubator Terpilih Nasional

Untan Buka Program Doktor Administrasi Publik

Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen

Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen

DPD Astindo Kalbar Resmi Dideklarasikan

DPD Astindo Kalbar Resmi Dideklarasikan

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid
  • Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
  • Hingga Juli, Satgas Pasti Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal
  • 17 Tahun Cetak Agen Perubahan, AHM Kalibrasi Kompetensi Instruktur Safety Riding Terbaik se-Indonesia
  • Penguatan Integritas Pasar Modal Jadi Prioritas Utama OJK

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.