Prestasi membanggakan kembali ditorehkan civitas akademika Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak. Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Untan yang dipimpin Ikhwanul Kirom dengan anggotanya M. Ridho Anwar Fadhillah, Tessa Stevia, Wulan Apsanita, dan Samuel Crishanzen Chang, berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Riset Sawit Mahasiswa 2025–2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Keberhasilan tersebut, menjadi bukti bahwa mahasiswa FK Untan tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu melahirkan inovasi riset yang kompetitif dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di sektor kelapa sawit yang menjadi salah satu komoditas strategis Indonesia.
Atas capaian tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Untan, dr. Ita Armyanti, M.Pd.Ked, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota tim yang telah mengharumkan nama Fakultas Kedokteran dan Universitas Tanjungpura di tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, semangat kolaborasi, serta komitmen mahasiswa dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan aktif mengikuti berbagai kompetisi ilmiah.
Kesuksesan tim juga tidak lepas dari pendampingan intensif dosen pembimbing, Dr. apt. Inarah Fajriaty, S.Farm., M.Si. yang mendampingi seluruh proses mulai dari penyusunan gagasan, pelaksanaan penelitian, hingga penyempurnaan hasil riset.
Ketua tim, Ikhwanul Kirom, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang diraih bersama rekan-rekannya. Ia mengatakan perjalanan menuju gelar juara dipenuhi berbagai tantangan, mulai dari membagi waktu antara perkuliahan dan penelitian di laboratorium hingga proses analisis data yang cukup kompleks.
“Kami sangat bersyukur, haru, dan tidak menyangka bisa meraih hasil terbaik. Selama proses penelitian, kami harus mampu mengatur waktu antara kuliah dan riset, menghadapi berbagai tantangan di laboratorium, serta menyelesaikan analisis data yang cukup kompleks. Berkat kekompakan tim dan bimbingan Ibu Dr. Inarah Fajriaty, seluruh proses dapat kami lalui dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa kemenangan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan mereka, melainkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi penelitian.
“Prestasi ini kami persembahkan untuk almamater tercinta, Program Studi Farmasi, Bagian Farmasi, Fakultas Kedokteran UNTAN, Kami berharap hasil riset yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta industri kelapa sawit di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, dosen pembimbing tim, Dr. Inarah Fajriaty, M.Si., Apt, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari dedikasi, kedisiplinan, dan semangat belajar para mahasiswa selama menjalankan penelitian.












Discussion about this post