PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Cabang Pontianak melalui Terminal Kijing membukukan kinerja operasional yang sangat positif sepanjang Semester I Tahun 2026 (hingga Juni 2026).
Dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, hampir seluruh indikator pelayanan mengalami pertumbuhan signifikan, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada arus bongkar muat komoditas General Cargo yang meningkat hingga 205,6 persen.
Peningkatan ini disebabkan oleh Pembangunan pabrik baru di daerah sekitaran Mempawah, peningkatan ini menjadi salah satu bukti kontibusi Terminal Kijing dalam membantu percepatan pertumbuhan ekonomi di Mempawah dan Kalimantan Barat.
Berdasarkan data realisasi operasional pelayanan Semester I 2026, tren pertumbuhan tersebut terlihat merata pada berbagai sektor, mulai dari kunjungan kapal, peningkatan volume Gross Tonnage (GT), hingga aktivitas bongkar muat berbagai jenis komoditas.
Capaian ini menjadi sinyal menguatnya aktivitas perdagangan, industri, dan logistik di Kalimantan Barat, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor-impor.

Dari sisi kunjungan kapal, jumlah kapal yang bersandar di Terminal Kijing meningkat sebesar 35,2 persen, dari 358 unit pada Semester I 2025 menjadi 484 unit pada Semester I 2026. Sementara itu, volume kapal berdasarkan Gross Tonnage (GT) juga melonjak 59,6 persen, mencapai 2.064.356 GT hingga akhir Juni 2026.
Pertumbuhan juga terjadi pada seluruh komoditas bongkar muat. Bag Cargo naik 30,2 persen, dari 51.429 ton menjadi 66.936 ton. Komoditas General Cargo mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 205,6 persen, meningkat dari 8.494 Ton/M3 menjadi 25.955 Ton/M3.









Discussion about this post