Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi salah satu provinsi dengan kontribusi ekonomi yang signifikan di kawasan Kalimantan, meskipun masih berada di bawah Kalimantan Timur, yang menjadi kontributor terbesar.
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I 2026, Provinsi Kalimantan Barat mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen (yoy) dengan kontribusi terhadap total PDRB Kalimantan sebesar 17,61 persen.
“Laju pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat sebesar 6,14 persen di mana merupakan laju pertumbuhan tertinggi, dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi provinsi lain di Kalimantan,” kata Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat (Kalbar), Rochma Hidayati saat menggelar media update, Sabtu 4 Juli 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, bahwa kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Kalimantan Barat hingga posisi Mei 2026 tetap terjaga dan berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah, sejalan dengan perkembangan sektor jasa keuangan di kawasan se-Kalimantan.
Kondisi tersebut tercermin dari kinerja sektor perbankan, industri keuangan nonbank (IKNB), pasar modal, serta penguatan literasi, inklusi keuangan, dan pelindungan konsumen.
Sektor dengan kontribusi terbesar yang mendukung laju pertumbuhan di Kalimantan Barat antara lain, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 22,37 persen, sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebeser 15,39 persen, dan sektor Industri Pengolahan sebesar 14,76 persen.
Penguatan Literasi, Inklusi Keuangan, dan Pelindungan Konsumen
Rochma Hidyatai memaparkan, hingga 30 Juni 2026, OJK terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Kalimantan, termasuk Provinsi Kalimantan Barat.
“Dengan melalui berbagai program strategis yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota, kegiatan edukasi keuangan di Kalimantan Barat telah dilaksanakan di 14 kabupaten/kota, mencerminkan komitmen OJK dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan,” kata Rochma.










Discussion about this post