ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Mie Instan Ikut Menyumbang Kemiskinan

Matrabisnis by Matrabisnis
16 Agustus 2022
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
Mie instan masuk dalam lima besar komoditas penyumbang kemiskinan.(ist)

Mie instan masuk dalam lima besar komoditas penyumbang kemiskinan.(ist)

ADVERTISEMENT

“Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah, tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Indeks kedalaman kemiskinan adalah ukuran rerata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan,” jelas Wahyu.

Indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin. BPS menyebut, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami peningkatan. Indeks Kedalaman Kemiskinan pada Maret 2022 sebesar 1,041, naik dibandingkan September 2021 yang sebesar 1,016.

READ ALSO

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Indeks Keparahan Kemiskinan, pada periode yang sama, juga mengalami peningkatan dari 0,243 pada September 2021 menjadi 0,244 pada Maret 2022.

ADVERTISEMENT

Apabila dibandingkan berdasarkan daerah, nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) pedesaan lebih tinggi daripada perkotaan.

Pada Maret 2022, nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan untuk perkotaan sebesar 0,540, sedangkan di pedesaan jauh lebih tinggi, yaitu 1,332. Demikian pula untuk nilai Indeks Keparahan Kemiskinan di perkotaan sebesar 0,093, sedangkan di pedesaan lebih tinggi lagi, mencapai 0,332.

BPS menjelaskan beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Pertama, perekonomian Kalimantan Barat kuartal I-2022 (q to q) mengalami kontraksi sebesar 0,36, sedikit meningkat jika dibandingkan dengan Perekonomian kuartal III-2021 (q to q), yang terkontraksi sebesar 0,77.

Ke dua, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2022 sebesar 4,86 persen, menurun sebesar 0,96 poin terhadap TPT Agustus 2021 (5,82 persen).

Ke tiga, inflasi Maret 2022 terhadap September 2021 sebesar 1,93 persen. Ini menggambarkan indikasi daya beli masyarakat cukup baik.

Ke empat, pada Februari 2022 pekerja di sektor pertanian masih dominan, tetapi jumlahnya menurun, dibandingkan Agustus 2021, yaitu dari 47,34 persen kondisi Agustus 2021 menjadi 44,95 peresn pada kondisi Februari 2022.

Ke lima, produksi tanaman padi di Kalimantan Barat pada September 2021 sebesar 58,48 (ribu ton-GKG) dan Maret 2022 sebesar 138,25 (ribu ton-GKG), sehingga produksi tanaman padi di Kalimantan Barat Maret 2022 terhadap September 2021 mengalami peningkatan sebesar 136,41 persen.

Ke enam, NTP Maret 2022 mengalami peningkatan menjadi 152,67 yang terhadap September 2021 sebesar 134,25.

Ke tujuh, berdasarkan laporan Google Global Mobility Report, terjadi peningkatan mobilitas masyarakat di daerah ini, pada Bulan Maret 2022 jika dibandingkan dengan Bulan September 2021.

ADVERTISEMENT

dan ke delapan, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama di tahun 2022 mulai disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Besaran yang diterima Rp 600.000 untuk masing-masing keluarga penerima manfaat untuk periode tiga bulan pertama. **

Pewarta / Editor : Yuli.S

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kemiskinanKepala BPS Kalbarmie instanWahyu Yulianto
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dipacu Penjualan Kendaraan, Ekonomi Tumbuh 2,22 Persen

Next Post

Sambut Kemerdekaan RI, XL Promo Semua Produk

Related Posts

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
News

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

17 Agustus 2026
Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
News

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

17 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Next Post
Sambut Kemerdekaan RI, XL Promo Semua Produk

Sambut Kemerdekaan RI, XL Promo Semua Produk

Erick Thohir Minta Maskapai Sediakan Tiket Pesawat Murah

Erick Thohir Minta Maskapai Sediakan Tiket Pesawat Murah

Menteri PUPR Targetkan KIPP IKN Selesai 2024

Menteri PUPR Targetkan KIPP IKN Selesai 2024

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.