Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kalimantan Barat (Kalbar) Astindo (Asosiasi Travel Agent Indonesia) resmi dideklarasikan sekaligus melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Kamis 6 Agustus 2026 di Pontianak. Wendyanto Surya Handoyo resmi ditunjuk memimpin Astindo Kalbar periode 2026-2030 untuk memperkuat ekosistem pariwisata di daerah.
Asosiasi yang baru resmi terbentuk di Kalbar ini, akan fokus mewadahi agent perjalanan legal dan profesional, sekaligus memerangi travel-travel ilegal serta memperluas jejaring global dengan memanfaatkan rute internasional dari Pontianak ke Malaysia dan Singapura.
Wendyanto Suryo adalah pengusaha travel Mulia Tour and Travel di Pontianak. Ia menginisiasi terbentuknya Astindo Kalbar dan menyampaikan tekadnya untuk memajukan pariwisata, sekaligus membentuk kepengurusan cabang di daerah. Saat ini, jumlah travel di Kalbar tercatat sekira 50 – 60 an travel agent dan baru 13 travel agent yang sudah bergabung dalam asosiasi.
“Setelah pendeklarasian ini, kita akan langsung tancap gas membentuk kepengurusan baru dan melaksanakan sejumlah program kerja strategis. Kita akan menggelar Travel Fair Business to Business (B2B) dengan menghadirkan para seller dan National Tourism Organization (NTO) luar negeri, untuk melihat langsung keindahan wisata di Kalimantan Barat,” ujar Wendy.
Ia menuturkan, program kolaborasi lintas batas juga akan dilaksanakan, di samping menjajaki kerjasama Sarawak Tourism Board dalam pembuatan paket-paket wisata pertukaran (two way tourism) dengan biaya terjangkau, serta melanjutkan komunikasi intensif dengan Singapore Tourism Board.

“Kami juga akan melaksanakan pelatihan-pelatihan penguatan SDM lokal, mulai dari tour guide, tour leader hingga digitalisasi bagi pelaku UMKM di Pontianak serta Singkawang,” kata Wendy.
Dia berharap dengan hadirnya DPD Astindo di Kalbar, akan semakin membuka arus kedatangan turis dari manca negara dan memajukan semua pariwisata di daerah ini, termasuk meningkatkan pangsa pasar pelaku UMKM sekaligus menghasilkan devisa.
Ia menilai, prospek pariwisata di Kalimantan Barat sangat bagus, hanya jaringannya belum terlalu kuat untuk pasar internasional. Dengan terbentuknya Astindo Kalbar, diharapkan industri pariwisata daerah akan semakin berkembang dan bergema di pasar global.












Discussion about this post