Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Singkawang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Digital Marketing sebagai bagian dari implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kalimantan Barat melalui Program Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Kota Singkawang yang dilaksanakan di Villa Bukit Belimbing, Singkawang.
Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 18 sampai dengan 22 Mei 2026, diikuti oleh 10 peserta yang merupakan putera-puteri terbaik Kota Singkawang. Peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait pengembangan promosi pariwisata berbasis digital dan penguatan kapasitas kreatif generasi muda daerah.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen OJK dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah di Kalimantan Barat melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Berdasarkan kajian sederhana yang dilakukan, sektor pariwisata dinilai sebagai salah satu sektor ekonomi basis dan prospektif untuk dikembangkan di Kalimantan Barat,” kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat, Rochma Hidayati, Sabtu.
Pemilihan Kota Singkawang sebagai pilot project Program Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu juga didasarkan pada penetapan Kota Singkawang sebagai Mitra Sekunder Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk implementasi pengembangan sektor pariwisata berbasis ecotourism dan wellness tourism sebagaimana tercantum dalam RPJMN Tahun 2025–2029.
Selain itu, pada dokumen rencana pembangunan provinsi Kalimantan Barat dan Kota Singkawang, pengembangan pariwisata Kota Singkawang menjadi salah satu proyek prioritas yang diarahkan tidak hanya untuk mendukung pengembangan ekonomi hijau dan sinergi pariwisata, tetapi juga untuk mendorong pengembangan kreativitas, seni, dan budaya masyarakat.
“Kota Singkawang memiliki berbagai potensi unggulan, mulai dari kekayaan alam, seni dan budaya, keberagaman serta keharmonisan multietnis, hingga dukungan konektivitas wilayah melalui keberadaan Bandar Udara Kota Singkawang dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, untuk akses masuk wisatawan mancanegara,” ujar Rochma.












Discussion about this post