ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Selasa, November 3, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Pelaku Usaha Harus Mampu Beradaptasi dengan Teknologi

Matrabisnis by Matrabisnis
17 Juni 2026
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Dialog Interaktif Kupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kalimantan Barat di Pontianak yang digelar oleh Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat di Pontianak. (ist)

Dialog Interaktif Kupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kalimantan Barat di Pontianak yang digelar oleh Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat di Pontianak. (ist)

ADVERTISEMENT

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Kalimantan Barat masih menghadapi tantangan struktural berupa ketergantungan pada sektor primer seperti pertanian dan komoditas. Kondisi tersebut membuat perekonomian daerah rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global.

“Ketika harga sawit atau karet turun, daya beli masyarakat ikut melemah. Dampaknya akan dirasakan hingga ke warung-warung dan pelaku UMKM karena perputaran ekonomi menurun,” jelasnya.

READ ALSO

OJK Serahkan Informasi Aliran Dana Aset DSI ke Bareskrim

Indonesia Perkuat Kerjasama Pajak Global

Selain itu, produktivitas sumber daya manusia dan literasi digital juga menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius. Kesenjangan kemampuan digital di kalangan pelaku UMKM dinilai masih cukup tinggi sehingga membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah adaptasi, Nurul mendorong pelaku UMKM untuk mengoptimalkan penggunaan bahan baku lokal guna mengurangi ketergantungan terhadap produk impor yang rentan terdampak pelemahan nilai tukar rupiah. Pelaku usaha juga perlu meningkatkan efisiensi operasional agar tetap mampu menjaga daya saing produk.

Ia juga melihat peluang besar dari sektor pariwisata dan pasar domestik. Pelemahan nilai tukar rupiah dapat menjadikan produk lokal lebih kompetitif di mata wisatawan mancanegara, terutama produk khas daerah yang memiliki identitas dan nilai budaya kuat.

ADVERTISEMENT

“Produk-produk unggulan Kalimantan Barat seperti kopi, kuliner khas, kerajinan, dan berbagai produk lokal lainnya harus diperkuat dari sisi kualitas, kemasan, dan branding agar mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri sekaligus bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nurul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM. Kampus, menurutnya, dapat berperan melalui inkubator bisnis, pendampingan usaha, pelatihan digitalisasi, hingga membantu promosi produk lokal.

Menurutnya, sinergi tersebut juga sejalan dengan Poin-poin implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi fokus perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, khususnya tujuan SDGs seperti 1. Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, 2. Industri, Inovasi dan Infrastruktur, 3. Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, 4. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui dialog interaktif ini, APIMSA Kalbar berharap pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai regulasi pemerintah sekaligus mampu menyusun strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan ekonomi global dan memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Akademisi sekaligus Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Nurul BariyahDialog InteraktifKupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengahpelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan teknologi.Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Baratteknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata

Next Post

BPS Kalbar Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Related Posts

OJK Terbitkan Peraturan Derivatif Keuangan dengan Aset Berupa Efek
Ekonomi Bisnis

OJK Serahkan Informasi Aliran Dana Aset DSI ke Bareskrim

3 November 2026
Indonesia Perkuat Kerjasama Pajak Global
Ekonomi Bisnis

Indonesia Perkuat Kerjasama Pajak Global

3 November 2026
Pelaku UMKM Diingatkan untuk Mengenali Uang Rupiah
Ekonomi Bisnis

Pelaku UMKM Diingatkan untuk Mengenali Uang Rupiah

2 November 2026
Literasi dan Inklusi Keuangan Kalbar Lampaui Angka Nasional
Ekonomi Bisnis

Literasi dan Inklusi Keuangan Kalbar Lampaui Angka Nasional

1 November 2026
Safety Riding & UMKM Berdaya Memotivasi Pelaku Usaha
Ekonomi Bisnis

Safety Riding & UMKM Berdaya Memotivasi Pelaku Usaha

1 November 2026
Kinerja Positif, APBN Kalbar Tumbuh 28,26 Persen
Ekonomi Bisnis

Kinerja Positif, APBN Kalbar Tumbuh 28,26 Persen

1 November 2026
Next Post
BPS Kalbar Canangkan Sensus Ekonomi 2026

BPS Kalbar Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Langgar Proses Penagihan, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services

Langgar Proses Penagihan, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services

Gojek dan YGMP Berikan Beasiswa S1 Mitra Driver dan Keluarga

Gojek dan YGMP Berikan Beasiswa S1 Mitra Driver dan Keluarga

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Honda BeAT Konsisten Jadi Best Seller
  • OJK Serahkan Informasi Aliran Dana Aset DSI ke Bareskrim
  • Indonesia Perkuat Kerjasama Pajak Global
  • Shopee dan Kemenekraf Luncurkan Santri Matic
  • New Honda Scoopy Membuat Zalika Semakin Gaya

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Pos-pos Terbaru

  • Honda BeAT Konsisten Jadi Best Seller
  • OJK Serahkan Informasi Aliran Dana Aset DSI ke Bareskrim
  • Indonesia Perkuat Kerjasama Pajak Global
  • Shopee dan Kemenekraf Luncurkan Santri Matic
  • New Honda Scoopy Membuat Zalika Semakin Gaya
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.