ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Sabtu, Juni 6, 2026
Matrabisnis
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Redaksi
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Mengkhawatirkan, Ikan Asing Invasif di Perairan Indonesia

BRIN Catat 50 Jenis Ikan Asing, 18 Invasif

Matrabisnis by Matrabisnis
2 Mei 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Foto ilustrasi. (net)

Foto ilustrasi. (net)

ADVERTISEMENT

Keberadaan spesies ikan asing invasif di perairan Indonesia telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem secara signifikan. Berdasarkan hasil publikasi ilmiah yang disusun oleh Rahmi Dina bersama tim pada tahun 2022 berjudul “Distributional Mapping and Impacts of Invasive Alien Fish in Indonesia: An Alert to Inland Waters Sustainability”, tercatat sekitar 50 jenis ikan asing telah tersebar di perairan Indonesia, dengan 18 di antaranya memiliki sifat invasif.

Oleh karena itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan Media Lounge Discussion (MELODI) dengan mengangkat tema Di Balik Ikan Sapu-Sapu: Gelombang Spesies Asing di Perairan Indonesia yang diselenggarakan di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kamis 30 April 2026.

READ ALSO

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

Telkomsel Salurkan Perlengkapan Sekolah bagi 300 Pelajar di Kalimantan

Studi tersebut menjadi rujukan penting dalam memahami dinamika invasi biologis di perairan darat Indonesia. Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Triyanto menjelaskan, bahwa kondisi lingkungan perairan sangat menentukan keberhasilan spesies asing dalam beradaptasi dan berkembang.

Perairan yang mengalami degradasi, seperti pencemaran, sedimentasi tinggi, atau perubahan habitat, cenderung lebih rentan terhadap invasi. Di sisi lain, karakteristik perairan tropis Indonesia yang memiliki suhu relatif stabil sepanjang tahun dan produktivitas tinggi justru mempercepat kolonisasi spesies asing.

ADVERTISEMENT

“Lingkungan tropis menyediakan sumber pakan melimpah dan habitat yang beragam, sehingga menjadi semacam ‘surga ekologis’ bagi spesies asing. Hal ini memperbesar tekanan terhadap keanekaragaman hayati lokal,” jelasnya.

Salah satu contoh nyata adalah ikan sapu-sapu yang kini banyak ditemukan di berbagai sungai, termasuk Sungai Ciliwung. Spesies ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap kondisi air yang buruk dan kadar oksigen rendah, tingkat reproduksi tinggi, serta perilaku menjaga telur yang meningkatkan keberhasilan hidup larva. Tubuhnya yang dilapisi lempeng tulang juga membuatnya relatif tahan terhadap predator.

Minimnya pemanfaatan ikan sapu-sapu oleh masyarakat turut memperparah kondisi tersebut. Populasinya terus meningkat tanpa kontrol, sehingga berpotensi mengganggu spesies lokal dan struktur ekosistem.

ADVERTISEMENT

Untuk mengatasi persoalan ini, Triyanto menekankan pentingnya pendekatan pengelolaan terpadu yang mencakup pencegahan, pengendalian, dan pemanfaatan. Upaya pencegahan dilakukan melalui pengawasan ketat terhadap introduksi spesies baru serta edukasi publik agar tidak melepas ikan non-lokal ke perairan umum.

Sementara itu, pengendalian populasi dapat dilakukan melalui penangkapan intensif atau eradikasi lokal di wilayah tertentu. Di sisi lain, pemanfaatan spesies invasif sebagai bahan baku pakan, pupuk, atau produk industri dinilai dapat menjadi solusi tambahan untuk menekan populasinya.

Secara strategis, pengendalian spesies invasif perlu dilakukan dalam dua horizon waktu. Dalam jangka pendek (1–2 tahun), langkah yang dapat diambil meliputi monitoring rutin, identifikasi habitat, penangkapan massal, edukasi masyarakat, serta eksplorasi pemanfaatan alternatif. Sedangkan dalam jangka panjang (3–10 tahun), diperlukan upaya lebih sistematis seperti restorasi habitat, peningkatan kualitas air, reintroduksi ikan lokal, penguatan regulasi, riset lanjutan, serta kolaborasi multipihak.

Page 1 of 2
12Next
Tags: 18 di antaranya memiliki sifat invasif.50 jenis ikan asing telah tersebar di perairan IndonesiaBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)Di Balik Ikan Sapu-Sapu: Gelombang Spesies Asing di Perairan IndonesiamengkhawatirkanPeneliti Ahli Madya Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN Gema WahyudewantoroPeneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Triyantospesies asing invasif di perairan Indonesia
ADVERTISEMENT
Previous Post

OJK Dorong Penyelenggara IAKD Tempatkan Keamanan Siber

Next Post

Melangkah dengan Adat, Membangun Negeri di Ujung Negeri: Rehabilitasi Jembatan Ketungau 1

Related Posts

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3
News

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

2 Juni 2026
Telkomsel Salurkan Perlengkapan Sekolah bagi 300 Pelajar di Kalimantan
News

Telkomsel Salurkan Perlengkapan Sekolah bagi 300 Pelajar di Kalimantan

30 Mei 2026
Yarsi Pontianak Bagikan Hewan Kurban
News

Yarsi Pontianak Bagikan Hewan Kurban

30 Mei 2026
Di Tengah Tekanan Global, APBN Kalbar Tetap Tumbuh Positif
News

Di Tengah Tekanan Global, APBN Kalbar Tetap Tumbuh Positif

29 Mei 2026
Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H
News

Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

29 Mei 2026
Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Kalbar
News

Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Kalbar

26 Mei 2026
Next Post

Melangkah dengan Adat, Membangun Negeri di Ujung Negeri: Rehabilitasi Jembatan Ketungau 1

Harian Berkat Peringati HUT ke-27 dengan Aksi Donor Darah

Harian Berkat Peringati HUT ke-27 dengan Aksi Donor Darah

Untan Resmikan Daycare Kita, Hadirkan Layanan Terpadu Dukung Produktivitas dan Kesehatan

Untan Resmikan Daycare Kita, Hadirkan Layanan Terpadu Dukung Produktivitas dan Kesehatan

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi
  • UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Sanggar dan Koreografer Muda
  • Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Asmo Kalbar Manjakan Pengguna Scoopy
  • BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat
  • Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi
Lifestyle

Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi

by Matrabisnis
6 Juni 2026
0

Era digital menyuguhkan ruang kreativitas tanpa batas bagi pelajar Indonesia untuk menjadi bagian dari sebuah perubahan. PT Astra Honda Motor...

Read more
UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Sanggar dan Koreografer Muda

UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Sanggar dan Koreografer Muda

6 Juni 2026
Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Asmo Kalbar Manjakan Pengguna Scoopy

Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Asmo Kalbar Manjakan Pengguna Scoopy

4 Juni 2026
BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat

BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat

3 Juni 2026
Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3

2 Juni 2026

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.