ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Juni 18, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

ILO, OJK dan Universitas Syiah Kuala Transformasi Minyak Nilam Aceh

Matrabisnis by Matrabisnis
17 Oktober 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Ki-ka :  Zaini, S.Sos, MM Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Olivier Zehnder, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste dan ASEAN, Prof. Dr. Ir. Marwan, Rektor Universitas Syiah Kuala, Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK, Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dr. Erdiriyo, Asisten Deputi Bidang Inklusi Keuangan & Keuangan Islam dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (foto ilo)

Ki-ka : Zaini, S.Sos, MM Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Olivier Zehnder, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste dan ASEAN, Prof. Dr. Ir. Marwan, Rektor Universitas Syiah Kuala, Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK, Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dr. Erdiriyo, Asisten Deputi Bidang Inklusi Keuangan & Keuangan Islam dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (foto ilo)

ADVERTISEMENT

“Peluncuran MyNilam merupakan peluang yang mengubah dinamika pembangunan pertanian bagi petani nilam,” kata Djauhari Sitorus.

“Kami berharap melalui proyek Promise II Impact, manfaat dari inovasi digital seperti penggunaan ERP juga dapat direplikasi dalam ekosistem nilam di lokasi lain yang memiliki tujuan yang sama dengan kami,” lanjutnya.

READ ALSO

Diduga Lakukan Penipuan, Satgas Pasti Hentikan Usaha Universal Peak

Langgar Proses Penagihan, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services

Prof. Dr. Ir. Marwan, rektor Universitas Syiah Kuala menambahkan, “Dengan MyNilam, kami tidak hanya menyediakan teknologi, kami membekali petani dengan sumber daya untuk membangun masa depan yang berkelanjutan. Ini tentang menciptakan komunitas pertanian yang berkembang yang dapat bersaing di pasar global.”

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan itu turut merayakan ekspor minyak nilam pertama Aceh dari Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) naungan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK), yang memamerkan hasil nyata dari kolaborasi dan inovasi di wilayah tersebut.

Berdasarkan data terbaru, secara historis, hanya 0,01 persen dari kredit Aceh yang dialokasikan untuk sektor Nilam, yang menyoroti perlunya ekosistem keuangan yang lebih mendukung petani.

ADVERTISEMENT

Selain itu, acara ini merayakan ekspor minyak nilam pertama Aceh dari Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK), yang memamerkan hasil nyata dari kolaborasi dan inovasi di wilayah tersebut. Secara historis, hanya 0,01 persen dari kredit Aceh yang dialokasikan untuk sektor Nilam, yang menyoroti perlunya ekosistem keuangan yang lebih mendukung petani.

“Kolaborasi OJK dan ILO di desa EKI sangat memajukan sektor nilam karena dirancang untuk membuka potensi penuh daerah pedesaan—alam, budaya, sosial, dan keuangan—dengan memperluas akses ke perbankan, asuransi, dan pasar modal,” kata Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dr. Erdiriyo, Asisten Deputi Bidang Inklusi Keuangan & Keuangan Islam dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan Strategi Nasional Inklusi Keuangan Indonesia, yang memberdayakan petani lokal dengan sumber daya dan pelatihan penting untuk meningkatkan produktivitas dan mengintegrasikan masyarakat pedesaan ke dalam ekosistem keuangan nasional.

Proyek ILO Promise II Impact yang kini memasuki fase kedua didukung oleh Pemerintah Konfederasi Swiss melalui Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi (SECO) bertujuan untuk mengatasi tantangan ini secara langsung. Proyek ini berfokus pada peningkatan kapasitas penyedia layanan keuangan dan mempromosikan inklusi keuangan. Saat ini, 200 petani di Atsiri Research Center telah memperoleh manfaat dari pelatihan literasi keuangan dan kewirausahaan, dengan 20 persen peserta adalah perempuan.

“Kolaborasi antara Swiss dan Indonesia ini merupakan contoh nyata bagaimana inklusi keuangan dan transformasi digital dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Saya sangat senang dengan komitmen seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam rantai nilai nilam ini, dan saya yakin hal ini dapat menjadi model bagi sektor lain dan dapat ditiru di masa depan,” kata Olivier Zehnder, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN.

ILO, bermitra dengan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Pemerintah Provinsi Aceh di bawah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), membayangkan masa depan di mana sektor minyak nilam berfungsi sebagai model untuk pertanian berkelanjutan dan inklusi keuangan yang akan memberi manfaat bagi ribuan petani kecil, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dan mendorong ketahanan di sektor pertanian.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Djauhari Sitorus Manajer Proyek ILODr. Syaifullah Muhammad Kepala ARCJonas Grunder Manajer Program SECOminyak nilam di AcehOrganisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Universitas Syiah Kuala.Perjanjian Kerja Sama
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rapat Dewan Gubernur BI Putuskan BI Rate Tetap 6 Persen

Next Post

Lika Liku Perjalanan Warkop Wakyud, Bank Kalbar Punya Solusi

Related Posts

Diduga Lakukan Penipuan, Satgas Pasti Hentikan Usaha Universal Peak
Ekonomi Bisnis

Diduga Lakukan Penipuan, Satgas Pasti Hentikan Usaha Universal Peak

18 Juni 2026
Langgar Proses Penagihan, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services
Ekonomi Bisnis

Langgar Proses Penagihan, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services

18 Juni 2026
BPS Kalbar Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Ekonomi Bisnis

BPS Kalbar Canangkan Sensus Ekonomi 2026

18 Juni 2026
Pelaku Usaha Harus Mampu Beradaptasi dengan Teknologi
Ekonomi Bisnis

Pelaku Usaha Harus Mampu Beradaptasi dengan Teknologi

17 Juni 2026
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Janji Sajikan Kualitas Data
Ekonomi Bisnis

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Janji Sajikan Kualitas Data

16 Juni 2026
Kinerja Bank Kalbar Meningkat Signifikan, Kepercayaan Masyarakat Terus Menguat
Ekonomi Bisnis

Bank Kalbar Raih Tiga Penghargaan Nasional 2026

16 Juni 2026
Next Post
Lika Liku Perjalanan Warkop Wakyud, Bank Kalbar Punya Solusi

Lika Liku Perjalanan Warkop Wakyud, Bank Kalbar Punya Solusi

Pebalap Astra Honda Cetak Poin di JuniorGP Aragon 2024

Pebalap Astra Honda Cetak Poin di JuniorGP Aragon 2024

Hut Kota Pontianak 2024, Informa Persembahkan Promo Terbaik

Hut Kota Pontianak 2024, Informa Persembahkan Promo Terbaik

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Pebalap Binaan Astra Honda Cetak Sejarah Terkencang di Estoril
  • Diduga Lakukan Penipuan, Satgas Pasti Hentikan Usaha Universal Peak
  • Gojek dan YGMP Berikan Beasiswa S1 Mitra Driver dan Keluarga
  • Langgar Proses Penagihan, OJK Panggil Toyota Astra Financial Services
  • BPS Kalbar Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.