ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Jumat, Oktober 9, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

ILO, OJK dan Universitas Syiah Kuala Transformasi Minyak Nilam Aceh

Matrabisnis by Matrabisnis
17 Oktober 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Ki-ka :  Zaini, S.Sos, MM Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Olivier Zehnder, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste dan ASEAN, Prof. Dr. Ir. Marwan, Rektor Universitas Syiah Kuala, Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK, Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dr. Erdiriyo, Asisten Deputi Bidang Inklusi Keuangan & Keuangan Islam dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (foto ilo)

Ki-ka : Zaini, S.Sos, MM Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Olivier Zehnder, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste dan ASEAN, Prof. Dr. Ir. Marwan, Rektor Universitas Syiah Kuala, Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK, Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dr. Erdiriyo, Asisten Deputi Bidang Inklusi Keuangan & Keuangan Islam dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (foto ilo)

ADVERTISEMENT

Selasa 15 Oktober 2024 menjadi momen penting bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) Indonesia, khususnya di sektor minyak nilam di Aceh, dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama antara Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Universitas Syiah Kuala.

Kemitraan ini akan meningkatkan kapasitas literasi keuangan petani kecil dalam ekosistem rantai nilai Atsiri Research Center (ARC) di Universitas Syiah Kuala melalui pelatihan komprehensif, perangkat digital inovatif, dan peningkatan akses terhadap pembiayaan untuk meningkatkan pertumbuhan dan akses pasar.

READ ALSO

Terkait Perjudian Daring, OJK Blokir 38 Ribu Lebih Rekening

OJK: Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Diperkirakan Lebih Rendah dari 2025

Lebih dari 64,2 juta UMKM berkontribusi terhadap 60,5 persen PDB Indonesia dan mempekerjakan 97 persen tenaga kerja, pelaku UMKM telah menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi negara.

Sektor pertanian, segmen signifikan dari UMKM ini menghadapi tantangan unik, termasuk akses terbatas ke kredit, akses terbatas ke pasar, kapasitas yang lemah, dan hambatan regulasi yang menghambat daya saing.

ADVERTISEMENT

“Sektor minyak nilam Indonesia memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berpusat pada manusia serta penciptaan lapangan kerja sangat besar. Kemitraan ini merupakan peluang unik untuk menghubungkan lembaga penelitian utama dengan industri guna memberikan manfaat bagi industri dan masyarakat. Dengan bekerja sama, kami mempersiapkan dasar bagi rantai nilai berkelanjutan yang mendukung petani lokal sambil mempromosikan sektor nilam baik di pasar domestik maupun ekspor,” kata Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste.

Indonesia memimpin dalam produksi minyak nilam yang menguasai 80-90 persen pasar global, dengan provinsi Aceh memasok 70 persen dari permintaan ini.

Kolaborasi antara ILO dan Universitas Syiah Kuala akan difokuskan pada peningkatan produktivitas tetapi juga menekankan praktik pertanian dan produksi berkelanjutan serta penciptaan lapangan kerja yang layak dalam sektor ini.

Tonggak penting yang dicapai hari ini adalah peluncuran sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang memungkinkan petani nilam untuk menyimpan catatan proses produksi mereka, memastikan kepatuhan terhadap standar dan peraturan industri.

Sistem ERP berbasis web ini, yang dinamakan ‘MyNilam’, merupakan ERP yang dirancang khusus untuk komoditas nilam yang akan meningkatkan efisiensi operasional, data terpusat untuk pengambilan keputusan yang tepat, mengelola inventaris dan rantai pasokan secara efektif, serta meningkatkan pengelolaan dan perencanaan tanaman nilam dalam ekosistem rantai nilai ARC.

ADVERTISEMENT

Dipimpin oleh Djauhari Sitorus, Manajer Proyek ILO bertajuk Promise II Impact, Jonas Grunder, Manajer Program SECO, dan Dr. Syaifullah Muhammad, Kepala ARC, peluncuran MyNilam tidak hanya akan membantu petani lokal mendapatkan kredibilitas di mata konsumen tetapi juga akan membuat sektor nilam lebih menarik bagi lembaga keuangan.

Hasilnya, petani akan memiliki akses yang lebih baik ke modal yang sangat dibutuhkan, yang penting untuk memastikan keberlanjutan produksi nilam dan meningkatkan penghidupan mereka.

MyNilam menyediakan fitur-fitur penting bagi petani, termasuk manajemen profil, pelacakan produksi, keterlacakan komoditas, dan pemantauan penjualan. Peningkatan efisiensi operasional memberdayakan petani untuk mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan jangka panjang di sektor nilam, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Djauhari Sitorus Manajer Proyek ILODr. Syaifullah Muhammad Kepala ARCJonas Grunder Manajer Program SECOminyak nilam di AcehOrganisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Universitas Syiah Kuala.Perjanjian Kerja Sama
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rapat Dewan Gubernur BI Putuskan BI Rate Tetap 6 Persen

Next Post

Lika Liku Perjalanan Warkop Wakyud, Bank Kalbar Punya Solusi

Related Posts

Terkait Perjudian Daring, OJK Blokir 38 Ribu Lebih Rekening
Ekonomi Bisnis

Terkait Perjudian Daring, OJK Blokir 38 Ribu Lebih Rekening

7 Oktober 2026
OJK: Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Diperkirakan Lebih Rendah dari 2025
Ekonomi Bisnis

OJK: Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Diperkirakan Lebih Rendah dari 2025

7 Oktober 2026
Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030
Ekonomi Bisnis

Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030

3 Oktober 2026
DJP Terapkan Pajak Marketplace Mulai 1 Oktober 2026
Ekonomi Bisnis

DJP Terapkan Pajak Marketplace Mulai 1 Oktober 2026

2 Oktober 2026
Pemerintah Terapkan Pajak SPP-TDLN untuk Konsumen di Indonesia
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Terapkan Pajak SPP-TDLN untuk Konsumen di Indonesia

2 Oktober 2026
Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar
Ekonomi Bisnis

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar

26 September 2026
Next Post
Lika Liku Perjalanan Warkop Wakyud, Bank Kalbar Punya Solusi

Lika Liku Perjalanan Warkop Wakyud, Bank Kalbar Punya Solusi

Pebalap Astra Honda Cetak Poin di JuniorGP Aragon 2024

Pebalap Astra Honda Cetak Poin di JuniorGP Aragon 2024

Hut Kota Pontianak 2024, Informa Persembahkan Promo Terbaik

Hut Kota Pontianak 2024, Informa Persembahkan Promo Terbaik

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • OJK Kalbar Catat 4.163 Laporan Penipuan dengan Kerugian Rp 124 Miliar
  • Gelar Donor Darah, Aston dan Transera Kumpulkan 100 Kantong
  • Terkait Perjudian Daring, OJK Blokir 38 Ribu Lebih Rekening
  • DJP dan DJKN akan Lelang 25 Aset Sitaan Pajak
  • OJK: Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Diperkirakan Lebih Rendah dari 2025

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.