ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Sabtu, Agustus 8, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

PLN Bersama Kementan Luncurkan Model Pertanian Terpadu

Matrabisnis by Matrabisnis
29 September 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
Peluncuran program Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian Terpadu di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.(ist)

Peluncuran program Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian Terpadu di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.(ist)

ADVERTISEMENT

Darmawan memaparkan, guna memastikan kecukupan bahan baku biomassa, dibutuhkan upaya terintegrasi. Untuk itu, PLN mengembangkan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu. Program ini melibatkan masyarakat untuk mengolah lahan kritis menjadi produktif.

“Dengan kekuatan kolaborasi ini, Kementerian Pertanian dan PLN tidak hanya sukses, tetapi juga membawa kesejahteraan dan berkah. Kesuksesan ini akan diduplikasikan di lokasi lainnya, sehingga akan membawa manfaat yang lebih masif lagi,” lanjut Darmawan.

READ ALSO

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar

Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum

Sebelum di Tasikmalaya, program ini telah sukses diimplementasikan di Cilacap dengan luas lahan sebesar 106 Hektare dan di Gunungkidul dengan luas 30 hektar.

ADVERTISEMENT

Sementara itu Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan bahwa biomassa yang digunakan PLN EPI untuk memenuhi kebutuhan co-firing sebagian besar berasal dari limbah pertanian dan perkebunan. Karena kebutuhannya terus meningkat, pihaknya mengajak masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk memanfaatkan peluang ini untuk mendulang pendapatan ekonomi.

“Program Pengembangan Ekosistem Biomassa di Tasikmalaya ini, dilakukan dengan penanaman tanaman indigofera sebanyak 100 ribu buah. PLN EPI juga akan menyerahkan sebanyak 205 ekor domba untuk dibudidayakan. Sebelumnya juga telah dilakukan pelatihan budidaya, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya,” terang Iwan.

ADVERTISEMENT

Tidak sampai di situ, Iwan juga menyampaikan bahwa penanaman tanaman energi ini dilakukan dengan sistem tumpang sari berupa cabai, tomat, dan timun. Sehingga selain dapat digunakan sebagai sumber pakan ternak dan bahan baku biomassa, juga dapat digunakan untuk penghasilan tambahan masyarakat.

“Dengan adanya program ini, PLN berharap dapat membangun ekosistem biomassa yang berkelanjutan di mana batang dan ranting tanaman energi dimanfaatkan untuk bahan baku biomassa, sedangkan daunnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, serta cabai, tomat, dan timunnya dapat dijual sebagai tambahan penghasilan,” imbuh Iwan.

Sampai dengan Triwulan III 2024, PLN EPI telah berhasil memanfaatkan biomassa untuk co-firing di 46 PLTU sebesar 3 juta ton. Jumlah ini, kata Iwan, bakal ditingkatkan menjadi 10 juta ton di tahun 2025 guna memenuhi kebutuhan biomassa di 52 PLTU milik PLN.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Direktur Utama PLN Darmawan PrasodjoDirektur Utama PLN EPI Iwan Agung FirstantaraPengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian TerpaduPLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
ADVERTISEMENT
Previous Post

Safari Literasi Kalbar Bersama Duta Baca Indonesia

Next Post

Perluas Akses Internet yang Simpel, IM3 Hadirkan eSIM Harga Spesial

Related Posts

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar
News

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar

6 Agustus 2026
Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum
News

Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum

6 Agustus 2026
Kehidupan Petani Semakin Membaik, NTP Kalbar 177,56 Poin
News

Kehidupan Petani Semakin Membaik, NTP Kalbar 177,56 Poin

4 Agustus 2026
Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen
News

Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen

4 Agustus 2026
Bersinergi dengan Pemerintah, Bank Kalbar Dukung GMD 2026
News

Bersinergi dengan Pemerintah, Bank Kalbar Dukung GMD 2026

4 Agustus 2026
Serunya Belajar Tertib Lalu Lintas Bersama AHM di Hari Anak Nasional
News

Serunya Belajar Tertib Lalu Lintas Bersama AHM di Hari Anak Nasional

4 Agustus 2026
Next Post
Perluas Akses Internet yang Simpel, IM3 Hadirkan eSIM Harga Spesial

Perluas Akses Internet yang Simpel, IM3 Hadirkan eSIM Harga Spesial

XL Axiata Raih Dua Satyalancana di Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke-79

XL Axiata Raih Dua Satyalancana di Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke-79

Warga Apresiasi Kehadiran Jembatan Ketungau III

Warga Apresiasi Kehadiran Jembatan Ketungau III

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar
  • Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum
  • Pertama! Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026
  • Kehidupan Petani Semakin Membaik, NTP Kalbar 177,56 Poin
  • Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.