ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, September 23, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Awas Red Flag! Ini Modus Penipuan Mengatasnamakan Shopee yang Wajib Diketahui

Matrabisnis by Matrabisnis
23 September 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Foto ilustrasi. (unplash.com)

Foto ilustrasi. (unplash.com)

ADVERTISEMENT

Penipuan yang mengatasnamakan perusahaan resmi masih menjadi salah satu modus penipuan yang perlu diwaspadai masyarakat. Di antaranya adalah Red Flag, modus penipuan mengatasnamakan Shopee. Oknum penipu dapat menyamar sebagai perwakilan dari berbagai perusahaan resmi, yang sudah dikenal, mulai dari e-commerce hingga jasa pengiriman.

Dengan mengaku sebagai pihak resmi, penipu berusaha membangun kepercayaan korban sebelum kemudian menjalankan aksi penipuannya yang dapat berujung pada pencurian data maupun kerugian finansial bagi sang korban.

READ ALSO

Diaspora Berdampak, FK Untan Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Ringankan Beban Masyarakat, HPI Salurkan Bantuan di Desa Teluk Kapuas

Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC), ada sebanyak 668.441 laporan kasus penipuan dari masyarakat yang masuk ke IASC. Total angka laporan tersebut, dihimpun IASC sejak diluncurkan atau beroperasi pertama kali pada 22 November 2024 hingga 31 Agustus 2026.

Data tersebut menunjukkan, bahwa penipuan bukan lagi persoalan sepele. Shopee telah merangkum tiga modus penipuan yang sering digunakan oleh para penipu. Simak apa saja red flag yang perlu pengguna perhatikan agar tidak mudah terjebak penipuan:

Modus Akun Dinonaktifkan
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pesan yang menginformasikan bahwa akun Shopee pengguna akan dinonaktifkan. Oknum penipu menghubungi pengguna melalui chat atau telepon dan mengaku sebagai pihak Customer Service Shopee.

Mereka kemudian menyampaikan, bahwa terdapat masalah atau aktivitas mencurigakan pada akun dan meminta korban melakukan tindakan tertentu agar akun tidak dinonaktifkan. Modus ini biasanya dibuat seolah-olah mendesak, agar korban panik dan mengikuti instruksi yang diberikan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Jika menerima pesan seperti ini, jangan langsung panik maupun mengikuti instruksi yang diberikan, seperti klik link tertentu. Pengguna dapat terlebih dahulu mengecek kondisi akun secara langsung melalui aplikasi resmi.

ADVERTISEMENT

Pastikan juga untuk tidak pernah memberikan password, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai Customer Service Shopee. Jika masih merasa ragu, lakukan verifikasi melalui kanal resmi Shopee sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Modus Paket Tertukar
Modus lainnya adalah penipuan dengan menginformasikan bahwa paket pengguna tertukar atau terdapat masalah dalam proses pengiriman. Dalam modus ini, oknum penipu mengaku sebagai kurir atau pihak jasa pengiriman, kemudian menyampaikan bahwa terdapat kesalahan pada paket yang sedang dikirim.

Selanjutnya, korban dapat diarahkan untuk mengikuti instruksi tertentu, seperti mengklik tautan, atau melakukan tindakan tertentu untuk menyelesaikan masalah pengiriman tersebut.

Untuk menghindari modus ini, pengguna sebaiknya tidak langsung mempercayai informasi yang disampaikan oleh pihak yang menghubungi. Cek status pesanan dan informasi pengiriman secara langsung melalui aplikasi Shopee.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Indonesia Anti Scam Center (IASC)modus penipuan mengatasnamakan Shopee.Red Flag
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diaspora Berdampak, FK Untan Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Related Posts

Diaspora Berdampak, FK Untan Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
News

Diaspora Berdampak, FK Untan Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

23 September 2026
Ringankan Beban Masyarakat, HPI Salurkan Bantuan di Desa Teluk Kapuas
News

Ringankan Beban Masyarakat, HPI Salurkan Bantuan di Desa Teluk Kapuas

18 September 2026
DJP Kalbar Gelar Forum Silaturahmi Perpajakan
News

DJP Kalbar Gelar Forum Silaturahmi Perpajakan

18 September 2026
TIM FEB Untan Raih Juara 1 Nasional P2MW 2025
News

UI GreenMetric Untan Tembus 50 Besar

18 September 2026
Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
News

Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

17 September 2026
AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi ke Pelosok Indonesia
News

AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi ke Pelosok Indonesia

16 September 2026

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Awas Red Flag! Ini Modus Penipuan Mengatasnamakan Shopee yang Wajib Diketahui
  • Diaspora Berdampak, FK Untan Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
  • Asmo Kalbar #Cari_aman Bersama Dishub Mempawah
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian
  • Masjid Berdaya Indosat Hubungkan 160 Masjid di Kalimantan

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.