ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Pemda Diminta Tidak Kendor Lakukan Strategi 4 K

Matrabisnis by Matrabisnis
24 April 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.(matra)

Pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.(matra)

ADVERTISEMENT

“Komoditas minyak goreng menjadi penyumbang inflasi, terutama pada tahun 2022. Sementara inflasi komoditas bawang putih, terjadi karena dipengaruhi oleh daerah lain sentra produksi,” jelas Anggini.

Sebagaimana diketahui Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan curah hujan tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data BMKG, Pada bulan April 2024, seluruh wilayah Kalimantan masih akan mengalami hujan dengan intensitas menengah-tinggi (200–500mm). Tingkat curah hujan tertinggi, diprakirakan terjadi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

READ ALSO

BI Kalbar Perkuat Pemetaan Potensi Ekonomi melalui Penelitian KPJU 2026

XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026

Begitu pula pada bulan Mei 2024, beberapa provinsi di Kalimantan diprakirakan masih akan mengalami hujan dengan intensitas menengah-tinggi (200–500mm). Hujan dengan intensitas menengah, diprakirakan terjadi di seluruh wilayah Kalimantan, kecuali Kalsel. Hujan dengan intensitas tinggi diprakirakan terjadi di Provinsi Kalbar dan sebagian wilayah Kalteng.

Dalam upaya pengendalian inflasi di daerah, Bank Indonesia merekomendasikan strategi program 4 K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.

ADVERTISEMENT

Aspek 4 K Jangka Pendek yang pertama adalah: Pelaksanaan operasi pasar dan gelar pangan murah komoditas pendorong inflasi dengan lokasi mendekat masyarakat serta inovasi menggunakan armada mobil atau motor roda tiga guna menjangkau wilayah pedalaman dengan komoditas seperti beras, telur dan daging ayam ras, aneka cabai, bawang putih, gula pasir dan minyak goreng. Aspek ke dua :  Melakukan sidak dan monitoring harga, baik di pasar tradisional dan pasar modern.

Program K 2 : Pertama memperluas inovasi budidaya padi apung dan bibit unggul untuk meningkatkan produktivitas padi dan memanfaatkan rawa serta memitigasi dampak bencana banjir di sentra produksi. Dan ke dua dengan percepatan realisasi bantuan sarpras (pompanisasi, pintu air dan sebagainya) untuk kelompok petani di sentra produksi.

K 3 : Penguatan fasilitas aktivitas pengangkutan pangan strategis melalui subsidi ongkos angkut, bantuan fasilitas dan kelancaran jalur distribusi (perbaikan infrastruktur jalan, mitigasi banjir, lalulintas)

ADVERTISEMENT

K 4 : Penguatan komunikasi kepada masyarakat di tengah ketidakpastian global dan tekanan harga energi akibat eskalasi geopolitik.

Sementara K 4 Jangka Panjang : K 1 : Pertama : Pemantauan dan perbaikan tata niaga alur distribusi pangan untuk menurunkan margin perdagangan dan pengangkutan (MPP) ke dua : Penambahan jumlah penerbangan bagi maskapai yang tercatat konsisten menjaga tarif di level stabil.

K2 : Pertama replikasi pengadaan sarana/prasarana pasca-panen (cold storage) dari Bapanas kepada BUMD di daerah lainnya dan ke dua pengembangan rekayasa dan ekosistem irigasi di sentra produksi.

K3 : Pertama : Optimalisasi KAD Singbebaswah, dan perluasan ekosistem KAD komoditas spesifik intra dan antar Provinsi untuk daerah defisit pangan dan ke dua Pembentukan ekosistem Toko TPID dan pasar penyeimbang yang melibatkan Kerjasama Pemda, BUMD/Swasta, supplier, pedagang, dan UMKM.

Terakhir K 4 Jangka Panjang adalah, dengan penguatan kapabilitas anggota TPID melalui capacity building dan koordinasi yang terintegrasi. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: HarissonHigh Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPIDKepala Perwakilan Bank Indonesia KalbarNur Asyura Anggini SariPj Gubernur KalbarStrategi 4 Ktidak kendor
ADVERTISEMENT
Previous Post

Asmo Kalbar dan Auto 2000 Sinergi #Cari_aman

Next Post

Saatnya Optimasi Lahan Rawa Menjadi Sawah

Related Posts

BI Kalbar Perkuat Pemetaan Potensi Ekonomi melalui Penelitian KPJU 2026
Ekonomi Bisnis

BI Kalbar Perkuat Pemetaan Potensi Ekonomi melalui Penelitian KPJU 2026

15 Agustus 2026
XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch
Ekonomi Bisnis

XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026

13 Agustus 2026
Penguatan Integritas Pasar Modal Jadi Prioritas Utama OJK
Ekonomi Bisnis

Penguatan Integritas Pasar Modal Jadi Prioritas Utama OJK

11 Agustus 2026
DPD Astindo Kalbar Resmi Dideklarasikan
Ekonomi Bisnis

DPD Astindo Kalbar Resmi Dideklarasikan

10 Agustus 2026
Hambatan Ekspor Mineral Selesai, Aktivitas Pengapalan Dimulai Kembali
Ekonomi Bisnis

Hambatan Ekspor Mineral Selesai, Aktivitas Pengapalan Dimulai Kembali

9 Agustus 2026
KSP Kawal Hilirisasi Nasional, Ekspor Produk Alumina Kembali Berjalan melalui Pelabuhan Pontianak
Ekonomi Bisnis

KSP Kawal Hilirisasi Nasional, Ekspor Produk Alumina Kembali Berjalan melalui Pelabuhan Pontianak

8 Agustus 2026
Next Post
Pemda Diminta Tidak Kendor Lakukan Strategi 4 K

Saatnya Optimasi Lahan Rawa Menjadi Sawah

Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional Kedua

Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional Kedua

Trafik Data Indosat Melonjak 17 Persen Sepanjang Idul Fitri

Trafik Data Indosat Melonjak 17 Persen Sepanjang Idul Fitri

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.