ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Oktober 1, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Pemda Diminta Tidak Kendor Lakukan Strategi 4 K

Matrabisnis by Matrabisnis
24 April 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.(matra)

Pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.(matra)

ADVERTISEMENT

“Komoditas minyak goreng menjadi penyumbang inflasi, terutama pada tahun 2022. Sementara inflasi komoditas bawang putih, terjadi karena dipengaruhi oleh daerah lain sentra produksi,” jelas Anggini.

Sebagaimana diketahui Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan curah hujan tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data BMKG, Pada bulan April 2024, seluruh wilayah Kalimantan masih akan mengalami hujan dengan intensitas menengah-tinggi (200–500mm). Tingkat curah hujan tertinggi, diprakirakan terjadi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

READ ALSO

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar

Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun

Begitu pula pada bulan Mei 2024, beberapa provinsi di Kalimantan diprakirakan masih akan mengalami hujan dengan intensitas menengah-tinggi (200–500mm). Hujan dengan intensitas menengah, diprakirakan terjadi di seluruh wilayah Kalimantan, kecuali Kalsel. Hujan dengan intensitas tinggi diprakirakan terjadi di Provinsi Kalbar dan sebagian wilayah Kalteng.

ADVERTISEMENT

Dalam upaya pengendalian inflasi di daerah, Bank Indonesia merekomendasikan strategi program 4 K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.

Aspek 4 K Jangka Pendek yang pertama adalah: Pelaksanaan operasi pasar dan gelar pangan murah komoditas pendorong inflasi dengan lokasi mendekat masyarakat serta inovasi menggunakan armada mobil atau motor roda tiga guna menjangkau wilayah pedalaman dengan komoditas seperti beras, telur dan daging ayam ras, aneka cabai, bawang putih, gula pasir dan minyak goreng. Aspek ke dua :  Melakukan sidak dan monitoring harga, baik di pasar tradisional dan pasar modern.

Program K 2 : Pertama memperluas inovasi budidaya padi apung dan bibit unggul untuk meningkatkan produktivitas padi dan memanfaatkan rawa serta memitigasi dampak bencana banjir di sentra produksi. Dan ke dua dengan percepatan realisasi bantuan sarpras (pompanisasi, pintu air dan sebagainya) untuk kelompok petani di sentra produksi.

K 3 : Penguatan fasilitas aktivitas pengangkutan pangan strategis melalui subsidi ongkos angkut, bantuan fasilitas dan kelancaran jalur distribusi (perbaikan infrastruktur jalan, mitigasi banjir, lalulintas)

K 4 : Penguatan komunikasi kepada masyarakat di tengah ketidakpastian global dan tekanan harga energi akibat eskalasi geopolitik.

ADVERTISEMENT

Sementara K 4 Jangka Panjang : K 1 : Pertama : Pemantauan dan perbaikan tata niaga alur distribusi pangan untuk menurunkan margin perdagangan dan pengangkutan (MPP) ke dua : Penambahan jumlah penerbangan bagi maskapai yang tercatat konsisten menjaga tarif di level stabil.

K2 : Pertama replikasi pengadaan sarana/prasarana pasca-panen (cold storage) dari Bapanas kepada BUMD di daerah lainnya dan ke dua pengembangan rekayasa dan ekosistem irigasi di sentra produksi.

K3 : Pertama : Optimalisasi KAD Singbebaswah, dan perluasan ekosistem KAD komoditas spesifik intra dan antar Provinsi untuk daerah defisit pangan dan ke dua Pembentukan ekosistem Toko TPID dan pasar penyeimbang yang melibatkan Kerjasama Pemda, BUMD/Swasta, supplier, pedagang, dan UMKM.

Terakhir K 4 Jangka Panjang adalah, dengan penguatan kapabilitas anggota TPID melalui capacity building dan koordinasi yang terintegrasi. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: HarissonHigh Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPIDKepala Perwakilan Bank Indonesia KalbarNur Asyura Anggini SariPj Gubernur KalbarStrategi 4 Ktidak kendor
ADVERTISEMENT
Previous Post

Asmo Kalbar dan Auto 2000 Sinergi #Cari_aman

Next Post

Saatnya Optimasi Lahan Rawa Menjadi Sawah

Related Posts

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar
Ekonomi Bisnis

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar

26 September 2026
Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun
Ekonomi Bisnis

Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun

25 September 2026
Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian
Ekonomi Bisnis

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian

20 September 2026
Dari Darat, Air Hingga Udara, QRIS Menyebar Tanpa Batas
Ekonomi Bisnis

Dari Darat, Air Hingga Udara, QRIS Menyebar Tanpa Batas

18 September 2026
6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan
Ekonomi Bisnis

6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan

14 September 2026
Peraturan Devisa Hasil Ekspor SDA Diharap Menarik Minat Eksportir
Ekonomi Bisnis

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan Berada di Zona Optimis

12 September 2026
Next Post
Pemda Diminta Tidak Kendor Lakukan Strategi 4 K

Saatnya Optimasi Lahan Rawa Menjadi Sawah

Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional Kedua

Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional Kedua

Trafik Data Indosat Melonjak 17 Persen Sepanjang Idul Fitri

Trafik Data Indosat Melonjak 17 Persen Sepanjang Idul Fitri

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus
  • OJK Cabut Izin Usaha PT CSIF
  • Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG
  • BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP
  • RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan Vikram Sinha

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.