ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Juli 2, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

IPCC akan Jadi Ekosistem yang Terintegrasi di Semua Lini

Matrabisnis by Matrabisnis
24 Februari 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Dari kiri : General Manager Pelindo II Pontianak, Hambar Wiyadi, Dirut PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) Sugeng Mulyadi dan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia(BEI) Kalbar, Taufan Febiola (kanan), saat Public Expose & Site Visit to IPCC Pontianak, Selasa.(matra)

Dari kiri : General Manager Pelindo II Pontianak, Hambar Wiyadi, Dirut PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) Sugeng Mulyadi dan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia(BEI) Kalbar, Taufan Febiola (kanan), saat Public Expose & Site Visit to IPCC Pontianak, Selasa.(matra)

ADVERTISEMENT

IPCC, anak usaha Grup Pelindo, PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tbk (IKT) menargetkan pertumbuhan di tahun 2024 ini secara keseluruhan dapat memberikan nilai tambah bagi otomotif, dan menjadi ekosistem yang terintegrasi di semua lini serta mendukung pemerintah dalam peningkatan ekonomi.

“Secara spesifik, bagi IKT yaitu meningkatkan pendapatan dan laba bersih perseroan, sehingga harga sahamnya meningkat dan dividen juga lebih baik dan memberikan kontribusi bagi pemegang saham, baik dari investor ritel maupun pemegang saham mayoritas,” kata Sugeng Mulyadi, Dirut PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) ketika menggelar Public Expose & Site Visit to IPCC Pontianak, Selasa 20 Februari 2024 di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

READ ALSO

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Keuangan Berkelanjutan

Berantas Online Scams Lintas Negara, OJK-UNODC Perkuat Kerjasama

Sugeng menilai, Kalbar memiliki potensi yang cukup besar dengan transaksi yang luar biasa, hingga hampir mencapai Rp 50 triliun lebih dalam satu tahun. Kondisi ini menjadi konsen untuk pengembangan investor secara luas, khususnya bagi pertumbuhan dan transaksi IPCC dalam konten perusahaan yang sudah listed, akan ikut terbantu untuk sinergi bersama investor Kalbar dan emiten dalam melakukan investasi ke depan.

“Pelabuhan internasional ini akan memberikan value dan peningkatan ekonomi Kalbar secara keseluruhan serta mendorong industri untuk lebih tumbuh lagi, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat lagi di nasional maupun global,” imbuhnya.

Sugeng berharap, Public Expose & Visit bersama para investor saham di Pontianak ini, dapat meningkatkan pengetahuan investor pasar modal, baik dalam proses logistik, manajemen terminal atau teknologi yang digunakan, sekaligus memahami pentingnya infrastruktur pelabuhan.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atau IPCC adalah perusahaan yang menyediakan layanan terminal kendaraan yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan sejumlah pelabuhan/Terminal RoRo lainnya di Indonesia, termasuk di Pontianak, Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

IPCC menyediakan layanan Terminal Handling (Stevedoring, Cargodoring, Receiving, dan Delivery) dan Value Added Services (Vehicle Processing Center, Equipment Processing Center, Road Freight Services, dan Port Stock). Selain itu, IPCC juga menyediakan Layanan Tol Laut (Tol Maritim) dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi angkutan barang yang selama ini menggunakan angkutan darat, beralih menjadi angkutan laut.

Pada awalnya PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk hanya sebuah strategic business unit yang bernama Tanjung Priok Car Terminal (TPT) yang beroperasi sejak Juni 2007. Sebelumnya, untuk mengelola kepelabuhanan di Indonesia, dibentuk 4 Pelindo yang terbagi berdasar wilayah yang berbeda, yaitu Pelindo I, II, III, IV yang merupakan perusahaan BUMN Non Listed, dan sahamnya 100 persen dimiliki oleh Kementerian BUMN, selaku Pemegang Saham Negara Republik Indonesia.

Karenanya, tidak ada informasi Pemegang Saham Utama maupun Saham Pengendali Individu di Pelindo. Negara Republik Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, merupakan satu-satunya pemilik dan Pemegang saham tunggal.

ADVERTISEMENT

Pada 1 Desember 2012 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk didirikan sebagai entitas bisnis tersendiri dengan kepemilikan saham 99 persen oleh IPC (Indonesia Port Corporation)  dan 1 persen oleh PT MTI. Pada 9 Juli 2018 IPCC resmi menjadi perusahaan publik yang melantai di BEI, sehingga kepemilikan sahamnya berubah menjadi 71,3 persen  oleh IPC, 28 persen oleh publik atau IPCC, dan 0,7 persen oleh PT MTI (Sister Company).

Kemudian pada 1 Oktober 2021, Pelindo resmi melakukan merger yang berpengaruh terhadap kepemilikan saham PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, sehingga menjadi 71,28 persen oleh Subholding PT Pelindo Multi Terminal, 22,46 persen oleh publik, 5,54 persen oleh PT PII, dan 0,72 persen oleh PT MTI.

Page 1 of 2
12Next
Tags: anak usaha Grup PelindoDirut PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT)ekosistem yang terintegrasi di semua liniGeneral Manager Pelindo II PontianakHambar WiyadiIPCCKepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) KalbarPublic Expose & Site Visit to IPCC PontianakSugeng MulyadiTaufan Febiola
ADVERTISEMENT
Previous Post

BI Kalbar dan Pemprov Sinergi Pengendalian Inflasi

Next Post

Motor Listrik Jadi Materi Uji Baru Festival Vokasi AHM

Related Posts

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Keuangan Berkelanjutan
Ekonomi Bisnis

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Keuangan Berkelanjutan

1 Juli 2026
Berantas Online Scams Lintas Negara, OJK-UNODC Perkuat Kerjasama
Ekonomi Bisnis

Berantas Online Scams Lintas Negara, OJK-UNODC Perkuat Kerjasama

30 Juni 2026
Pelindo Lepas Ekspor Perdana Peti Kemas di Terminal Kijing
Ekonomi Bisnis

Pelindo Lepas Ekspor Perdana Peti Kemas di Terminal Kijing

29 Juni 2026
Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan TBP 3,75 Persen
Ekonomi Bisnis

Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan TBP 3,75 Persen

26 Juni 2026
OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha
Ekonomi Bisnis

OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha

26 Juni 2026
OJK Terbitkan Aturan Perilaku Financial Influencer
Ekonomi Bisnis

OJK Terbitkan Aturan Perilaku Financial Influencer

25 Juni 2026
Next Post
Motor Listrik Jadi Materi Uji Baru Festival Vokasi AHM

Motor Listrik Jadi Materi Uji Baru Festival Vokasi AHM

New Honda Stylo 160 Hadir di Festival Cap Go Meh Pontianak

New Honda Stylo 160 Hadir di Festival Cap Go Meh Pontianak

Resmikan HRS Pertama di Indonesia, PLN Diapresiasi

Resmikan HRS Pertama di Indonesia, PLN Diapresiasi

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Keuangan Berkelanjutan
  • Untan Kukuhkan Sembilan Guru Besar Baru
  • KORPRI Untan Masa Bakti 2026 – 2031 Dikukuhkan
  • OJK Pertegas Pengawasan Terhadap TAFS
  • Berantas Online Scams Lintas Negara, OJK-UNODC Perkuat Kerjasama

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.