Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (KPwBI Kalbar) bekerja sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (FEB Untan) melaksanakan Penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Tahun 2026 yang mencakup 14 kabupaten/kota dan 174 kecamatan di Kalimantan Barat.
Penelitian ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemetaan potensi ekonomi daerah dan mendorong pengembangan UMKM berbasis potensi lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Penelitian KPJU bertujuan mengidentifikasi komoditas, produk, dan jenis usaha yang memiliki keunggulan serta prospek untuk dikembangkan di masing-masing wilayah.
Pemetaan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain kondisi produksi, ketersediaan bahan baku, kapasitas usaha, potensi pasar, pemasaran, tenaga kerja, akses pembiayaan, serta kendala pengembangan usaha.
“Dengan cakupan hingga tingkat kecamatan, penelitian diharapkan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi ekonomi dan sektor usaha unggulan di Kalimantan Barat,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (KPwBI Kalbar), Doni Septadijaya, Jumat 14 Agustus 2026.

KPwBI Kalbar memandang penelitian KPJU sebagai bagian penting dalam memperkuat basis informasi sektor riil dan UMKM di daerah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang program pengembangan ekonomi yang lebih tepat sasaran.









Discussion about this post