ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, September 9, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Transaksi e-Commerce 2023 Capai Rp 572 Triliun

Matrabisnis by Matrabisnis
1 Desember 2022
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
Transaksi digital terus meningkat dan semakin disukai masyarakat.(net)

Transaksi digital terus meningkat dan semakin disukai masyarakat.(net)

ADVERTISEMENT

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo memprakirakan ekonomi dan keuangan digital akan meningkat pada 2023 dan 2024, dengan nilai transaksi e-commerce  mencapai Rp 572 triliun dan Rp 689 triliun, uang elektronik Rp 508 triliun dan Rp 640 triliun, dan digital banking lebih dari Rp 67 ribu dan Rp 87 ribu triliun.

Dalam pemaparannya saat gelar Pertemuan Bank Indonesia (PTBI) 2022, Rabu 30 November 2022 secara hybrid, Rabu 30 November 2022, BI juga memastikan ketahanan sistem keuangan tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, risiko kredit, dan likuiditas. Pertumbuhan kredit akan tumbuh pada kisaran 10-12 persen pada 2023 dan 2024.

READ ALSO

OJK Tetapkan 1.277 Sanksi Pelanggaran Aturan Pasar Modal

Melapak di Marketplace Membuka Jendela Pasar

Bauran kebijakan Bank Indonesia pada 2023 akan terus diarahkan sebagai bagian dari bauran kebijakan nasional, untuk memperkuat ketahanan, pemulihan, dan kebangkitan perekonomian Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang akan melambat, dan risiko terjadinya resesi di beberapa negara.

“Kebijakan moneter Bank Indonesia pada 2023 akan terus difokuskan untuk menjaga stabilitas (pro-stability),” kata Perry.

Dia menyebut empat kebijakan Bank Indonesia lainnya, yaitu kebijakan makroprudensial, kebijakan sistem pembayaran, kebijakan pendalaman pasar keuangan, dan kebijakan ekonomi keuangan inklusif dan hijau, akan terus diarahkan untuk dan sebagai bagian dari upaya bersama, dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional (pro-growth).

ADVERTISEMENT

Perry menjelaskan masing-masing kebijakan tersebut pada 2023, yaitu: Pertama Kebijakan Moneter. Yang akan difokuskan pada stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pengendalian inflasi, agar kembali ke sasaran lebih awal, sebagai bagian dari langkah mitigasi terhadap dampak rambatan gejolak global, serta dukungan terhadap stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

ADVERTISEMENT

Bank Indonesia akan secara konsisten melanjutkan respons kebijakan suku bunga melalui kalibrasi secara terukur (well-callibrated), perencanaan yang matang (well-planned), dan dikomunikasikan secara transparan (well-communicated) untuk memastikan tercapainya sasaran inflasi inti lebih awal, yaitu pada semester I 2023.

Besaran dan waktu respons kebijakan suku bunga tersebut, didasarkan pada perkembangan ekspektasi inflasi dan inflasi inti, dibandingkan dengan perkiraan awal dan sasaran yang akan dicapai (data dependent).

Ke dua kebijakan Makroprudensial longgar, akan tetap dilanjutkan untuk mendorong kredit dan pembiayaan perbankan pada sektor-sektor prioritas dan UMKM, guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional, sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan dan mengembangkan inklusi ekonomi dan keuangan hijau.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gubernur Bank Indonesiakeuangan digitalPerry Warjiyo
ADVERTISEMENT
Previous Post

BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Tetap Kuat

Next Post

Indonesia akan Miliki Uang Digital

Related Posts

OJK Pastikan Pasar Modal Indonesia akan Kembali Membaik
Ekonomi Bisnis

OJK Tetapkan 1.277 Sanksi Pelanggaran Aturan Pasar Modal

5 September 2026
Melapak di Marketplace Membuka Jendela Pasar
Ekonomi Bisnis

Melapak di Marketplace Membuka Jendela Pasar

29 Agustus 2026
KKI 2026, Produk UMKM Kalbar Raup Penjualan Rp 535 Juta
Ekonomi Bisnis

KKI 2026, Produk UMKM Kalbar Raup Penjualan Rp 535 Juta

27 Agustus 2026
Hingga Juni, Pembiayaan Pindar di Sektor UMKM Rp35,12 Triliun
Ekonomi Bisnis

Hingga Juni, Pembiayaan Pindar di Sektor UMKM Rp35,12 Triliun

25 Agustus 2026
Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya
Ekonomi Bisnis

Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya

23 Agustus 2026
KKI 2026 Targetkan Omset dan Business Matching Ekspor Rp 446,9 Miliar
Ekonomi Bisnis

KKI 2026 Targetkan Omset dan Business Matching Ekspor Rp 446,9 Miliar

22 Agustus 2026
Next Post
Indonesia akan Miliki Uang Digital

Indonesia akan Miliki Uang Digital

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Malut 27 Persen, Hati-hati

Pertumbuhan Ekonomi Malut 27 Persen, Hati-hati

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Insan Maritim Peduli Gelar Pembagian Masker dan Sembako Gratis di Taman Alun Kapuas
  • Tampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang
  • Aksi Astra Motor Kalbar Peduli di Tengah Kabut Asap Kalimantan
  • Dihadang Taipei, Indonesia Runner Up Indonesia Masters 2026
  • Liliyana Natsir dan Debby Susanto Memuncaki Animo Masyarakat dalam Meet and Greet Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.