ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Minggu, Juli 26, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

IPM Kalbar Naik di Semua Dimensi

Pengeluaran Riil per Kapita Mulai Terkerek

Matrabisnis by Matrabisnis
23 Februari 2022
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
Wahyu Yulianto, Kepala BPS Kalbar.

Wahyu Yulianto, Kepala BPS Kalbar.

ADVERTISEMENT

Pada tahun 2021, pengeluaran per kapita yang disesuaikan masyarakat Kalimantan Barat mencapai Rp 8,97 juta per tahun. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,49 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa, setelah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda Kalimantan Barat, pengeluaran rill per kapita mulai meningkat kembali setelah di tahun 2020 mengalami penurunan.

 

READ ALSO

Diduga Langgar Etik Penagihan, OJK Panggil Kredivo

MBG di Kalbar Jangkau Lebih dari Satu Juta Penerima Manfaat

Peningkatan IPM Tahun 2021 juga terjadi di seluruh kabupaten/kota. Ada sedikit perubahan pada peringkat capaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten. Peringkat Kabupaten Melawi bertukar dengan Kapuas Hulu, meningkat dari urutan ke-12 menjadi urutan ke-11. Dari sisi perbandingan antar kabupaten, tidak terjadi perubahan yang signifikan dalam kategori capaian dan peringkat di masing-masing kabupaten.

Urutan IPM terendah, masih ditempati oleh Kabupaten Kayong Utara (62,90), sedangkan urutan teratas masih ditempati oleh Kota Pontianak (79,93). Kota Singkawang ada di urutan ke 2 dengan IPM 72,11.

Jumlah Kabupaten/Kota  dengan status capaian pembangunan manusia yang tinggi (70 ≤ IPM < 80) pada tahun 2021 adalah sebanyak dua kota, yaitu Kota Pontianak dan Kota Singkawang, dengan status sedang (capaian 60 ≤ IPM < 70) adalah 12 Kabupaten, dan dengan status rendah (IPM < 60) sudah tidak ada lagi.

Menilik IPM secara nasional, Margo Yuwono, Kepala BPS Pusat bilang, peningkatan IPM dari tahun ke tahun terus terjadi. Tahun ini dia menyebut Indonesia masuk kategori tinggi dengan IPM 2021 mencapai angka 72,29,  meningkat 0,35 poin (0,49 persen) dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 71,94.

“Peningkatan IPM 2021 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak,” kata Margo.

Menurut dia, kondisi ini berbeda dengan peningkatan IPM 2020 yang hanya didukung oleh peningkatan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat dan dimensi pengetahuan, sedangkan dimensi standar hidup layak mengalami penurunan.

“Peningkatan IPM pada 2021 ini didorong oleh seluruh dimensi pembentuknya yang mengalami peningkatan,” paparnya.

ADVERTISEMENT

Kata Yuwono, dimensi hidup layak yang diukur berdasarkan rerata pengeluaran riil per kapita (yang disesuaikan) pada 2021 meningkat 1,30 persen.

Pada dimensi pendidikan, penduduk berusia 7 tahun memiliki harapan lama sekolah (dapat menjalani pendidikan formal) selama 13,08 tahun, atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan hingga setingkat Diploma I.

Angka ini meningkat 0,10 tahun dibandingkan tahun 2020, yang mencapai 12,98 tahun. Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,06 tahun, dari 8,48 tahun menjadi 8,54 tahun pada tahun 2021.

Sedangkan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,57 tahun, lebih lama 0,10 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Peningkatan IPM 2021 terjadi di seluruh provinsi. Urutan IPM terendah masih ditempati oleh Provinsi Papua (60,62), sedangkan urutan teratas masih ditempati oleh DKI Jakarta (81,11).

Pada tahun ini, DI Yogyakarta mengikuti DKI Jakarta, menjadi provinsi dengan status capaian pembangunan manusia yang “sangat tinggi” (IPM ≥ 80). Dengan peningkatan status pembangunan manusia di DI Yogyakarta, jumlah provinsi dengan status capaian pembangunan manusia yang “tinggi” (70 ≤ IPM < 80) menjadi sebanyak 21, dengan status “sedang” (capaian 60 ≤ IPM < 70) sebanyak 11, dan tidak ada lagi provinsi dengan status “rendah” (IPM < 60).

Asal tahu saja, sejak 2018 tidak ada lagi provinsi dengan status pembangunan manusia “rendah” setelah status pembangunan manusia di Provinsi Papua meningkat dari “rendah” menjadi “sedang”. Selama 2010–2021, IPM Indonesia rerata meningkat sebesar 0,76 persen. **

ADVERTISEMENT

 

Berita ini telah terbit di Tabloid Matra Bisnis Edisi Desember 2021.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: IPM KalbarWahyu Yulianto Kepala BPS Kalbar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Awas Tawaran Aset Kripto Bodong

Next Post

Festival Tok Aim Digelar 27 Februari 2022

Related Posts

Diduga Langgar Etik Penagihan, OJK Panggil Kredivo
News

Diduga Langgar Etik Penagihan, OJK Panggil Kredivo

25 Juli 2026
MBG di Kalbar Jangkau Lebih dari Satu Juta Penerima Manfaat
News

MBG di Kalbar Jangkau Lebih dari Satu Juta Penerima Manfaat

24 Juli 2026
Perkuat Sinergi 4K, Gubernur Kalbar Pimpin High Level Meeting TPID
News

Perkuat Sinergi 4K, Gubernur Kalbar Pimpin High Level Meeting TPID

24 Juli 2026
Tersangkut Jaring Nelayan, Seekor Penyu Sisik Dilepasliarkan ke Laut
News

Tersangkut Jaring Nelayan, Seekor Penyu Sisik Dilepasliarkan ke Laut

24 Juli 2026
Pelindo Regional 2 Pontianak Jalin Kerjasama dengan Kejati Kalbar
News

Pelindo Regional 2 Pontianak Jalin Kerjasama dengan Kejati Kalbar

24 Juli 2026
Beri Informasi Menyesatkan, OJK Cabut Izin Waperd
News

OJK Identifikasi Aset DSI yang Diduga Menggunakan Dana Lender

24 Juli 2026
Next Post
Festival Tok Aim Digelar 27 Februari 2022

Festival Tok Aim Digelar 27 Februari 2022

Perlu Seratus Tahun Menutup Ketimpangan Gender Global

Perlu Seratus Tahun Menutup Ketimpangan Gender Global

Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Diduga Langgar Etik Penagihan, OJK Panggil Kredivo
  • Asmo Kalbar Gelar Edukasi SR, #Cari_aman di SMAN 5 Pontianak
  • Asmo Kalbar Luaskan Kampanye #Cari_aman dalam Dialog Interaktif RRI Pontianak
  • MBG di Kalbar Jangkau Lebih dari Satu Juta Penerima Manfaat
  • Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.