ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Mei 18, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

ILO Prediksi Pasar Tenaga Kerja Global Semakin Memburuk

Matrabisnis by Matrabisnis
1 November 2022
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Direktur Jenderal ILO, Gilbert F. Houngbo ingatkan memburuknya pasar tenaga kerja.(twitter)

Direktur Jenderal ILO, Gilbert F. Houngbo ingatkan memburuknya pasar tenaga kerja.(twitter)

ADVERTISEMENT

KRISIS ekonomi dan politik yang berlipat dan bertumpang tindih, berdampak pada peningkatan pengangguran serta ketimpangan yang mengancam pemulihan pasar tenaga kerja di seluruh dunia. Laporan terbaru ILO, organisasi perburuhan internasional menyebut pasar tenaga kerja global semakin memburuk secara signifikan pada kuartal terakhir tahun 2022.

Menurut laporan baru ILO kepada media, Selasa 31 Oktober 2022, mengungkapkan meningkatnya inflasi, menyebabkan upah riil terjerembab di banyak negara. Belum lagi, penurunan pendapatan yang signifikan selama krisis Covid-19, yang di banyak negara paling berdampak pada kelompok berpenghasilan rendah.

READ ALSO

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

Sementara pemantauan ILO tentang dunia kerja, menemukan bahwa kondisi pasar tenaga kerja yang memburuk, mempengaruhi penciptaan lapangan kerja dan kualitas pekerjaan, juga memperlihatkan “sudah adanya data yang menunjukkan perlambatan tajam pasar tenaga kerja.”

ADVERTISEMENT

“Ketimpangan pasar tenaga kerja kemungkinan akan meningkat, berkontribusi pada divergensi yang berkelanjutan antara perekonomian maju dan berkembang,” kata Direktur Jenderal ILO, Gilbert F. Houngbo.

ADVERTISEMENT

Menurut Pemantauannya, serangkaian krisis yang tumpang tindih, yang diperparah oleh perang Ukraina dan dampak negatif lanjutannya, telah terjadi selama tahun 2022, yang sangat berdampak pada dunia kerja. Efeknya terasa melalui inflasi makanan dan energi, penurunan upah riil, meningkatnya ketimpangan, menyusutnya pilihan kebijakan dan utang yang semakin tinggi di negara-negara berkembang.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi dan permintaan agregat juga akan mengurangi permintaan pekerja, karena ketidakpastian dan ekspektasi yang memburuk mempengaruhi perekrutan.

“Mengatasi situasi ketenagakerjaan global yang sangat mengkhawatirkan ini, dan mencegah penurunan pasar tenaga kerja global yang signifikan, akan membutuhkan kebijakan yang komprehensif, terintegrasi dan seimbang baik secara nasional maupun global,” imbuh Gilbert F. Houngbo.

“Kita membutuhkan implementasi perangkat kebijakan yang luas, termasuk intervensi dalam harga barang publik, penyaluran kembali keuntungan rejeki nomplok, memperkuat jaminan pendapatan melalui perlindungan sosial, meningkatkan dukungan pendapatan dan langkah-langkah yang ditargetkan untuk membantu orang dan perusahaan yang paling rentan,” katanya.

Houngbo menegaskan, membutuhkan komitmen kuat untuk inisiatif seperti akselerator global PBB tentang pekerjaan dan perlindungan sosial, yang akan membantu negara-negara menciptakan 400 juta pekerjaan, dan memperluas perlindungan sosial kepada empat miliar orang, yang saat ini tidak terlindungi.

“Dan dengan cepat mengakhiri konflik di Ukraina, seperti yang dituntut dalam resolusi Badan Pimpinan ILO, akan lebih lanjut berkontribusi untuk memperbaiki situasi ketenagakerjaan global,” tutur Houngbo.

Pada awal tahun 2022, jumlah jam kerja global telah pulih dengan kuat, terutama pada pekerjaan dengan keterampilan lebih tinggi dan di kalangan perempuan. Namun, pendorongnya adalah peningkatan pekerjaan informal, yang membahayakan tren formalisasi selama 15 tahun.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Direktur Jenderal ILOGilbert F. Houngboilopasar tenaga kerja globalpengangguransemakin memburuk
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Diprediksi Aman dari Ancaman Resesi

Next Post

Pesta Hallowen Paling Mematikan di Itaewon

Related Posts

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
News

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

17 Mei 2026
Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
News

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

15 Mei 2026
BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
News

BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

15 Mei 2026
Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
News

Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

14 Mei 2026
Wamen Nezar : Krisis Industri Media, Menjadi Ancaman Serius
News

Wamen Nezar : Krisis Industri Media, Menjadi Ancaman Serius

14 Mei 2026
Nyigit Wudi Amini Resmi Pimpin Kemendukbangga/BKKBN Kalbar
News

Nyigit Wudi Amini Resmi Pimpin Kemendukbangga/BKKBN Kalbar

14 Mei 2026
Next Post
Pesta Hallowen Paling Mematikan di Itaewon

Pesta Hallowen Paling Mematikan di Itaewon

Jembatan Gantung di India Ambruk, 137 Orang Tewas

Jembatan Gantung di India Ambruk, 137 Orang Tewas

Arab Saudi Rayakan Pesta Hallowen, Maulid Masih Dilarang

Arab Saudi Rayakan Pesta Hallowen, Maulid Masih Dilarang

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
  • XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
News

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

by Matrabisnis
17 Mei 2026
0

Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) naik sebanyak 4,39 juta jiwa menjadi 5,77 juta jiwa, sementara laju pertumbuhan penduduk mengalami...

Read more
Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

16 Mei 2026
Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

15 Mei 2026
BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

15 Mei 2026
XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch

XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

15 Mei 2026

Recent Posts

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.