ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Oktober 1, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

ILO Prediksi Pasar Tenaga Kerja Global Semakin Memburuk

Matrabisnis by Matrabisnis
1 November 2022
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Direktur Jenderal ILO, Gilbert F. Houngbo ingatkan memburuknya pasar tenaga kerja.(twitter)

Direktur Jenderal ILO, Gilbert F. Houngbo ingatkan memburuknya pasar tenaga kerja.(twitter)

ADVERTISEMENT

Situasi memburuk sepanjang tahun dan pada kuartal ke tiga 2022. Perkiraan ILO adalah, bahwa tingkat jam kerja berada pada 1,5 persen di bawah tingkat pra-pandemi, yang berarti defisit 40 juta pekerjaan penuh waktu.

“Selain ongkos kemanusiaan yang mengerikan, perang di Ukraina memiliki dampak negatif yang dramatis pada ekonomi negara dan pasar tenaga kerja,” tulis ILO dalam laporannya.

READ ALSO

Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus

OJK Cabut Izin Usaha PT CSIF

ILO memperkirakan, lapangan kerja pada 2022 akan berada pada 15,5 persen (2,4 juta pekerjaan) di bawah tingkat pra-konflik tahun 2021. Proyeksi ini tidak serendah estimasi ILO pada April 2022, segera setelah konflik mulai, bahwa 4,8 juta pekerjaan akan hilang.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perubahan positif tersebut, merupakan akibat dari menyusutnya jumlah wilayah Ukraina yang diduduki, atau yang sedang dalam pertempuran aktif. Namun, pemulihan pasar tenaga kerja parsial ini masih kecil dan sangat rapuh.

“Jumlah besar pengungsi internal dan pengungsi yang mencari pekerjaan di Ukraina dan di tempat lain, menambah tantangan dan kemungkinan akan menciptakan dorongan penurunan pada upah,” tulisa laporan ILO.

Diperkirakan, 10,4 persen dari total tenaga kerja sebelum perang di negara tersebut, sekarang menjadi pengungsi di negara lain. Sejumlah 1,6 juta dari kelompok ini, sebagian besar adalah perempuan, dengan banyak yang sebelumnya bekerja di sektor pendidikan, kesehatan dan perawatan sosial.

Sebuah survei baru-baru ini, menemukan bahwa sejauh ini, 28 persen pengungsi Ukraina telah menemukan pekerjaan berupah atau wiraswasta di negara penerima mereka. Dampak konflik tersebut, dirasakan di pasar tenaga kerja negara-negara tetangga, yang dapat menyebabkan destabilisasi politik dan pasar tenaga kerja di negara-negara tersebut.

Lebih jauh lagi, di Asia Tengah dan secara global, hal itu tercermin dalam harga-harga yang semakin meningkat, dan fluktuatif serta meningkatnya kerawanan pangan dan kemiskinan.

Dalam laporannya, ILO menyerukan dialog sosial yang akan digunakan untuk menciptakan kebijakan yang diperlukan, untuk melawan penurunan pasar tenaga kerja. Ini seharusnya tidak hanya bereaksi terhadap inflasi, tetapi fokus pada implikasi yang lebih luas untuk pekerjaan, perusahaan, dan kemiskinan.

Laporan tersebut memperingatkan terhadap pengetatan kebijakan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan “kerusakan yang tidak semustinya pada pekerjaan dan pendapatan di negara maju dan berkembang.”**

Editor : Yuli.S

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Direktur Jenderal ILOGilbert F. Houngboilopasar tenaga kerja globalpengangguransemakin memburuk
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Diprediksi Aman dari Ancaman Resesi

Next Post

Pesta Hallowen Paling Mematikan di Itaewon

Related Posts

Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus
News

Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus

1 Oktober 2026
OJK Terbitkan Peraturan Konglomerasi Keuangan
News

OJK Cabut Izin Usaha PT CSIF

1 Oktober 2026
Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG
News

Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG

1 Oktober 2026
BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP
News

BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP

1 Oktober 2026
Desa Sejahtera Astra Bengkaung Diresmikan, Dorong Potensi Desa Berkelanjutan
News

Desa Sejahtera Astra Bengkaung Diresmikan, Dorong Potensi Desa Berkelanjutan

27 September 2026
Dukung Penanganan Karhutla di Kubu Raya, PT Pegadaian Salurkan 50 Unit Bantuan Perlengkapan dan Vitamin untuk Petugas Lapangan
News

Dukung Penanganan Karhutla di Kubu Raya, PT Pegadaian Salurkan 50 Unit Bantuan Perlengkapan dan Vitamin untuk Petugas Lapangan

26 September 2026
Next Post
Pesta Hallowen Paling Mematikan di Itaewon

Pesta Hallowen Paling Mematikan di Itaewon

Jembatan Gantung di India Ambruk, 137 Orang Tewas

Jembatan Gantung di India Ambruk, 137 Orang Tewas

Arab Saudi Rayakan Pesta Hallowen, Maulid Masih Dilarang

Arab Saudi Rayakan Pesta Hallowen, Maulid Masih Dilarang

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus
  • OJK Cabut Izin Usaha PT CSIF
  • Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG
  • BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP
  • RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan Vikram Sinha

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.