ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Jumat, Oktober 16, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Tiga Buaya Sinyulong Dievakuasi dari Nelayan Dusun Teredu

Matrabisnis by Matrabisnis
31 Agustus 2026
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
Tiga ekor anakan buaya Sinyulong yang dievakuasi Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak dari nelayan sungai Dusun Teredu Desa Anjungan Dalam, Mempawah, Kalbar, Minggu. (ist)

Tiga ekor anakan buaya Sinyulong yang dievakuasi Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak dari nelayan sungai Dusun Teredu Desa Anjungan Dalam, Mempawah, Kalbar, Minggu. (ist)

ADVERTISEMENT

Tiga Ekor “Baringayong” yang merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Dayak Kanayatn/Ahe di Kalimantan Barat untuk merujuk pada Buaya Sinyulong (Tomistoma schlegelii)  berukuran masing masing 33 centimeter berhasil dievakuasi dari nelayan sungai Dusun Teredu di Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah.

Satwa dilindungi Penuh itu saat ini tengah menjalani rehabilitasi di Tempat Penampungan Sementara di Kantor Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak. Buaya Sinyulong tersebut ditemukan dari hasil pengambilan telur di sarang kemudian menetas di dalam rumah milik nelayan Dusun Teredu.

READ ALSO

Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla

Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI

Proses evakuasi berawal dari laporan masyarakat, terkait adanya anakan buaya yang menetas dan diindikasikan hendak diperdagangkan oleh salah satu warga Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, pada 20 Agustus 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.

Informasi tersebut diteruskan ke Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) Pontianak untuk dapat dilakukan evakuasi lebih lanjut. Setelah menerima laporan, Tim Respon Cepat Balai PK Pontianak, pagi itu juga langsung bergerak cepat melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan warga serta instansi terkait guna mengetahui perkembangan kondisi satwa dilindungi tersebut.

Tim yang didampingi oleh Praktisi Ahli melakukan perjalanan dari Kota Pontianak menuju ke lokasi dan tiba pukul 12.00 WIB. Setibanya di lokasi, Tim langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan pengecekan terkait kondisi buaya tersebut, sesuai dengan standar prosedur penyelamatan satwa (Animal Welfare).

Pemantauan dan pemeriksaan kesehatan lanjutan terhadap tiga ekor anakan buaya Sinyulong dilakukan secara dalam jaringan (daring) melalui panggilan video bersama dokter hewan spesialis, drh. Rio dari Sumatera Utara.

Dari hasil evaluasi klinis awal, kondisi kesehatan ketiga individu satwa secara umum terpantau cukup baik. Namun demikian, determinasi jenis kelamin belum dapat dipastikan, mengingat ukuran satwa yang masih sangat kecil dengan rata-rata Panjang Total (Total Length) 33 cm.

ADVERTISEMENT

Pada area ventral abdomen ketiga anakan buaya tersebut, masih dijumpai sisa kantung kuning telur (yolk sac). Kondisi ini menempatkan satwa pada kriteria rentan mengalami retensi penyerapan kuning telur yang berisiko memicu infeksi jika tidak tertangani secara optimal.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah medis pencegahan, drh. Rio menyarankan pembuatan wadah inkubasi/pemeliharaan sementara selama periode rehabilitasi guna memastikan proses penyerapan yolk sac berjalan sempurna, di bawah pemantauan intensif secara berkala.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan untuk meninjau lokasi penemuan sarang telur buaya Sinyulong di Kecamatan Anjungan dan Kecamatan Toho pascapemeriksaan kondisi satwa.

Secara hidrologis, perairan di kedua lokasi administratif tersebut berada dalam satu bentang aliran sungai yang menyatu. Konfirmasi mengenai keberadaan populasi buaya Sinyulong di kawasan tersebut, disebabkan oleh kondisi habitat yang mendukung serta diperkuat oleh informasi dari masyarakat setempat.

Dion dan Along, warga Kecamatan Toho yang sehari-hari beraktivitas sebagai pencari ikan, menyatakan, bahwa kawasan perairan terhubung tersebut, memang merupakan habitat alami buaya Sinyulong sejak lama.

Penemuan buaya Sinyulong (Tomistoma schlegelii) di wilayah baru, terutama di luar ekosistem rawa gambut atau sungai air hitam yang menjadi habitat utamanya, merupakan kejadian penting yang memicu respons konservasi dan mitigasi interaksi manusia dan satwa.

Indikasi Penyebab Pergeseran ke Daerah Baru memungkinkan terjadi, bisa saja disebabkan oleh beberapa faktor seperti : Degradasi dan Fragmentasi Habitat yaitu Alih fungsi lahan rawa gambut dan penyempitan koridor sungai memaksa individu menjelajah lebih jauh untuk mencari ruang hidup.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Balai PK Pontianakberhasil dievakuasi dari nelayan sungai Dusun TereduBuaya Sinyulong (Tomistoma schlegelii)dokter hewan spesialis drh. RioSy. Iwan Taruna Alkadrie selaku Kepala Balai PK PontianakTiga Ekor "Baringayong"
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nilai Transaksi Aset Kripto Capai Rp 20,52 Triliun

Next Post

Operator Seluler Dilarang Hilangkan Sisa Kuota Internet

Related Posts

Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla
News

Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla

16 Oktober 2026
Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI
News

Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI

16 Oktober 2026
DJP Gandeng Administrasi Pajak, Bahas Tantangan Perpajakan Global
News

DJP Gandeng Administrasi Pajak, Bahas Tantangan Perpajakan Global

14 Oktober 2026
Mercure Pontianak City Center Beri Pelatihan Housekeeping Klien Balai Pemasyarakatan Kelas I Pontianak
News

Mercure Pontianak City Center Beri Pelatihan Housekeeping Klien Balai Pemasyarakatan Kelas I Pontianak

13 Oktober 2026
Untan Dalami Teknologi Energi Hijau di China
News

Untan Dalami Teknologi Energi Hijau di China

13 Oktober 2026
BKKBN Kalbar Perkuat Tata Kelola Distribusi Alat Kontrasepsi
News

BKKBN Kalbar Perkuat Tata Kelola Distribusi Alat Kontrasepsi

13 Oktober 2026
Next Post
Operator Seluler Dilarang Hilangkan Sisa Kuota Internet

Operator Seluler Dilarang Hilangkan Sisa Kuota Internet

354 Atlet Bulutangkis dari 16 Negara Berlaga di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

354 Atlet Bulutangkis dari 16 Negara Berlaga di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

BPKP Kalbar Kawal Progres Pembangunan SRT3

BPKP Kalbar Kawal Progres Pembangunan SRT3

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • OJK Terbitkan Aturan Rencana Bisnis Bank Umum
  • Melesat di Tengah Persaingan Ketat, Bintang dan Resky Naik Podium Moto4 Asia Cup
  • Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla
  • Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI
  • Asmo Kalbar Bekali Community Ladies Bikers #Cari_aman bagi Wanita

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Pos-pos Terbaru

  • OJK Terbitkan Aturan Rencana Bisnis Bank Umum
  • Melesat di Tengah Persaingan Ketat, Bintang dan Resky Naik Podium Moto4 Asia Cup
  • Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla
  • Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI
  • Asmo Kalbar Bekali Community Ladies Bikers #Cari_aman bagi Wanita
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.