Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (FEB Untan) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa-Pengabdian kepada Masyarakat (KKM-PKM) Internasional di Sabah, Malaysia, pada 27-28 Juli 2026.
Program ini menjadi ruang kolaborasi strategis yang memperkuat kapasitas siswa dan guru Indonesia di luar negeri sekaligus membuka kemitraan internasional yang berkelanjutan.
Mengusung dua tema besar, yakni Penguatan Literasi Keuangan, Kepemimpinan, dan Perencanaan Karir Melalui Program Young Entrepreneur and Future Leader bagi Siswa Indonesia di CLC Keningau Sabah, Malaysia serta Penguatan Kompetensi Guru melalui AI dan Pembelajaran Kewirausahaan di CLC Keningau Sabah, Malaysia.
Kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa dan guru dengan kompetensi yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun proses pembelajaran, mulai dari penguatan literasi keuangan, kepemimpinan, pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), hingga pengembangan media pembelajaran digital yang inovatif.
Koordinator Program Studi Manajemen FEB Untan, Bintoro Bagus Purmono, menegaskan bahwa KKM-PKM Internasional merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi untuk memperluas kontribusi akademik hingga ke komunitas Indonesia di luar negeri.
“Kami tidak ingin pengabdian kepada masyarakat berhenti pada kegiatan seremonial. Program ini dirancang agar memberikan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh peserta, mulai dari meningkatnya literasi keuangan, tumbuhnya jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan, hingga meningkatnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi AI. Dampak seperti inilah yang menjadi tujuan utama pengabdian kami,” ujar Bintoro.
Hari pertama kegiatan yang berlangsung di Community Learning Centre (CLC) Keningau diikuti oleh 53 siswa kelas IX dan 11 guru. Kehadiran tim KKM-PKM Internasional Program Studi Manajemen FEB Untan disambut hangat oleh seluruh warga sekolah.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan melalui diskusi yang aktif, keterlibatan dalam setiap sesi praktik, serta semangat para guru dan siswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar maupun kehidupan sehari-hari.
Sesi bagi siswa dipandu oleh mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Untan, Fareeha Azzahfeera Bahriansyah, yang mengangkat tema “Penguatan Literasi Keuangan, Kepemimpinan, dan Perencanaan Karir Melalui Program Young Entrepreneur and Future Leader”.
Melalui pendekatan interaktif, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak dini, membangun karakter kepemimpinan, serta menyusun perencanaan karier sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Kegiatan ini juga mendorong siswa agar memiliki pola pikir yang mandiri, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi diri.
Pada sesi guru, dosen Program Studi Manajemen FEB UNTAN, Efa Irdhayanti, bersama mahasiswa Viola Videlya memberikan pelatihan bertema Penguatan Kompetensi Guru melalui AI dan Pembelajaran Kewirausahaan di CLC Keningau Sabah, Malaysia.
Para guru memperoleh pendampingan secara langsung dalam memanfaatkan Manus AI sebagai asisten berbasis kecerdasan artifisial untuk membantu penyusunan perangkat ajar, pencarian referensi, serta pengembangan ide pembelajaran.











Discussion about this post