Selain itu, guru juga dilatih menggunakan Canva AI untuk menghasilkan bahan presentasi, lembar kerja peserta didik, media visual, hingga konten pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Seluruh materi disampaikan melalui metode praktik langsung sehingga setiap peserta dapat mencoba dan mengimplementasikan berbagai fitur AI selama pelatihan berlangsung.
Sebagai bentuk komitmen agar manfaat program tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tim KKM-PKM Internasional Program Studi Manajemen FEB Untan turut menyerahkan lisensi Canva Pro kepada 10 guru serta satu akun Canva Pro untuk pihak CLC Keningau.
Dukungan tersebut, diharapkan mampu membantu para guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital secara berkelanjutan serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Pengelola CLC Keningau, Bibiana Pulo Beda, mengapresiasi materi yang diberikan karena dinilai sesuai dengan kebutuhan sekolah, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang dapat langsung diterapkan oleh para guru maupun siswa.
“Program ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga. Siswa memperoleh motivasi untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik, sementara para guru mendapatkan keterampilan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pembelajaran. Bantuan lisensi Canva Pro juga akan sangat membatu guru terus mengembangkan media pembelajaran yang lebih menarik setelah kegiatan ini selesai. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ungkap Bibiana.
Sejalan dengan itu, Pengelola SMPT CLC Keningau, Muhammad Riska, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di CLC Keningau.
“Pelatihan ini menjawab kebutuhan guru kami dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan. Guru tidak hanya dikenalkan dengan pemanfaatan Manus AI dan Canva AI, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung serta memperoleh dukungan Canva Pro untuk implementasi jangka panjang. Kami melihat ini bukan sekadar pelatihan, melainkan investasi bagi peningkatan kualitas pembelajaran di CLC Keningau,” ujar Muhammad Riska.
Komitmen untuk menciptakan dampak berkelanjutan kemudian diperkuat pada hari kedua melalui kunjungan ke Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). Dalam pertemuan tersebut, Program Studi Manajemen FEB Untan dan SIKK melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Agreement (IA) sebagai dasar pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Melalui KKM-PKM Internasional ini, Program Studi Manajemen FEB Untan menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.
Penguatan literasi keuangan, kepemimpinan, dan perencanaan karier bagi siswa, peningkatan kompetensi guru melalui Manus AI dan Canva AI, pemberian lisensi Canva Pro, serta terjalinnya kemitraan strategis dengan SIKK menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi komunitas Indonesia di Sabah.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai program yang memberikan manfaat berkelanjutan. **











Discussion about this post