ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Agustus 13, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

AI Ubah Tenaga Kerja dan Industri Layanan Kesehatan

Matrabisnis by Matrabisnis
25 Juni 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Forum ILO keenam tentang AI dan dunia kerja mengeksplorasi bagaimana AI dapat mentransformasi layanan kesehatan, mendukung tenaga kesehatan dan memperluas akses terhadap layanan kesehatan tanpa meninggalkan pekerja rentan.(ist)

Forum ILO keenam tentang AI dan dunia kerja mengeksplorasi bagaimana AI dapat mentransformasi layanan kesehatan, mendukung tenaga kesehatan dan memperluas akses terhadap layanan kesehatan tanpa meninggalkan pekerja rentan.(ist)

ADVERTISEMENT

Di tengah pesatnya perkembangan akal imitasi (AI) yang mengubah sistem kesehatan di berbagai negara, para pembuat kebijakan, tenaga kesehatan, perwakilan pekerja dan pengusaha, akademisi serta mitra pembangunan berkumpul pada Rabu 24 Juni dalam sebuah dialog kebijakan bertajuk  Intersectionality in Action: A Deep Dive with Policymakers & Practitioners on AI, Health Workforce, and Serving Vulnerable Indonesian Workers.

Diselenggarakan oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), dialog kebijakan ini membahas bagaimana AI mengubah tenaga kerja kesehatan dan industri layanan kesehatan di Indonesia, sekaligus mengeksplorasi langkah-langkah praktis untuk memastikan bahwa inovasi teknologi mendukung pekerjaan yang layak, layanan kesehatan yang berkualitas serta hasil yang lebih adil bagi kelompok rentan.

READ ALSO

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

Mulai dari alat diagnostik dan pemantauan penyakit hingga perencanaan tenaga kesehatan dan otomatisasi administrasi, AI semakin memengaruhi cara layanan kesehatan diberikan dan dikelola.

Kendati teknologi ini menawarkan peluang besar untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta memperluas akses terhadap layanan kesehatan, pemanfaatannya juga memunculkan berbagai pertanyaan penting mengenai masa depan dunia kerja di sektor kesehatan.

Forum ini merupakan yang ke enam dalam rangkaian diskusi yang diselenggarakan ILO mengenai AI dan dunia kerja. Forum tersebut menghadirkan pidato kunci Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, yang disampaikan oleh Eko Sulistijo, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan.

Dalam sambutannya, Menteri Budi menekankan potensi AI dalam memperkuat sistem kesehatan Indonesia dan memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil dan kurang terlayani.

“Seiring dengan upaya kita mendorong transformasi kesehatan, penting untuk memastikan bahwa teknologi dapat melengkapi dan mendorong kesetaraan dalam layanan kesehatan,” ujar Menteri Budi.

“Saat ini, Kementerian Kesehatan tengah menyusun kerangka kebijakan penggunaan AI di sektor kesehatan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dokter, akademisi dan praktisi kesehatan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Janine Berg, Peneliti Senior di Departemen Riset ILO di Jenewa, memaparkan berbagai peluang dan tantangan yang terkait dengan pemanfaatan AI di sektor kesehatan. Ia juga membagikan temuan dari studi ILO yang mengkaji dampak penggunaan model bahasa besar (large language models/LLMs) terhadap penalaran klinis dokter di Indonesia, Kenya dan Belanda.

ADVERTISEMENT

“Temuan kami menunjukkan bahwa AI dapat memperkuat layanan kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan klinis tanpa menggantikan tenaga kesehatan,” ujar Berg.

“Namun, pemanfaatan AI yang berhasil memerlukan pelatihan yang memadai, validasi yang ketat, perlindungan terhadap potensi kesalahan serta keterlibatan aktif tenaga kesehatan dalam tata kelola dan implementasi sistem AI,” katanya.

Page 1 of 2
12Next
Tags: akal imitasi (AI)and Serving Vulnerable Indonesian Workers.dialog kebijakanEko Sulistijo Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan.Health WorkforceIntersectionality in Action: A Deep Dive with Policymakers & Practitioners on AIJanine Berg Peneliti Senior di Departemen Riset ILO di Jenewamengubah sistem kesehatanMenteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi SadikinOrganisasi Perburuhan Internasional (ILO)Simrin Singh Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bank Kalbar Beri Pembekalan Keuangan dan Peluang Usaha ASN Sanggau

Next Post

MSCI Tahan Status Indonesia di Kategori Emerging Markets

Related Posts

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Hingga Juli, Satgas Pasti Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal
News

Hingga Juli, Satgas Pasti Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal

11 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen

10 Agustus 2026
Next Post
OJK Dukung Percepatan Tiga Juta Rumah dengan Kebijakan SLIK

MSCI Tahan Status Indonesia di Kategori Emerging Markets

OJK Terbitkan Aturan Perilaku Financial Influencer

OJK Terbitkan Aturan Perilaku Financial Influencer

Peraturan Smart City Perlu Berperspektif Hak Digital yang Inklusif

Peraturan Smart City Perlu Berperspektif Hak Digital yang Inklusif

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
  • Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026
  • Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid
  • Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.