Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) berkolaborasi guna mendukung masyarakat Indonesia, dalam mengubah kreativitas menjadi peluang melalui pemanfaatan teknologi dan AI.
Langkah kolaboratif ini hadir sebagai program pemberdayaan yang menyeluruh dengan menggabungkan jangkauan nasional dan inisiatif yang relevan bagi anak muda dari Indosat; perangkat kreatif, kurikulum, dan program monetisasi kreator baru berbasis AI dari Adobe, serta komitmen dari Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Indonesia semakin terhubung secara digital. Akses terhadap teknologi kian luas, generasi muda semakin menguasai keterampilan digital, dan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, masih ada satu tantangan utama yang perlu diatasi, yaitu bagaimana mengubah akses dan pengetahuan tersebut menjadi peluang nyata.
Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan bahwa meski semakin banyak masyarakat yang terhubung dan memiliki keterampilan digital, masih ada potensi besar untuk menghadirkan dampak yang lebih besar dari tren tersebut.
Dampaknya bisa hadir dengan membuat konten, membangun usaha, meniti karier baru, hingga membuka peluang melalui teknologi. Transformasi digital Indonesia kini tak lagi sekadar tentang akses, tetapi juga tentang membantu masyarakat berkarya, berinovasi, dan berkembang.
Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia berkata, fondasi ekonomi kreatif Indonesia terletak pada kekayaan intelektual yang berakar pada budaya bangsa dan kreativitas masyarakatnya.
“Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar,”ujarnya, Senin.
Kemitraan ini menjadi contoh penting bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat global.
“Kami mengundang para kreator di seluruh jaringan Kemenekraf untuk bergabung dalam inisiatif ini dan mengubah ide-ide Indonesia menjadi karya yang berdampak, kekayaan intelektual yang bernilai, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” imbuh Teuku Riefky Harsya.
Kolaborasi antara Indosat dan Adobe ini juga mencerminkan semangat ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector), atau program Ekraf Goes to School and Campus, inisiatif dari Kemenekraf yang bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda di sektor ekonomi kreatif.
Lewat ECHOES, Kemenekraf mendorong peningkatan literasi ekonomi kreatif, adopsi teknologi dan AI, serta pengembangan skill yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sinergi ini diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang bagi para kreator untuk mengasah kreativitas, menghasilkan karya yang bermakna dan bernilai, serta berkembang menjadi talenta kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang melimpah. Yang dibutuhkan banyak anak muda saat ini adalah akses ke perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka.
“Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya. Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa depan yang #LebihBaik secara bersama-sama,”tuturnya.
David Wadhwani, President of Creativity & Productivity Business Adobe, menyampaikan, di Adobe, kami terinspirasi oleh komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata.
“Kami bangga dapat mendukung para kreator Indonesia dengan menghadirkan Adobe Express ke lebih banyak orang, menyediakan kurikulum untuk mengasah keterampilan mereka, serta membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan dari karya yang mereka ciptakan,”kata David.
Investasi Adobe terhadap Ekonomi Kreator di Indonesia
Sebagai penyedia berbagai perangkat kreatif, pemasaran, dan AI terkemuka di dunia, Adobe memiliki posisi yang unik untuk membantu para kreator Indonesia mengembangkan keterampilan kreatif berbasis AI yang dapat langsung diterapkan, diakui, dan sangat diminati.
Melalui kerja sama ini, Indosat akan memberikan akses premium gratis Adobe Express, aplikasi untuk mengkreasikan apapun dengan cepat, selama enam bulan kepada seluruh pelanggan.
Adobe dan Indosat juga menyiapkan video pembelajaran praktis dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia bagi para pelanggan Indosat.
Adobe Digital Academy merupakan wujud komitmen Adobe untuk membantu masyarakat di mana saja mengembangkan keterampilan kreatif, pemasaran, dan AI yang membuka lebih banyak peluang.









Discussion about this post