ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Minggu, November 8, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Digital

Indonesia Darurat Scam, Tiap Hari Tercatat Seribu Laporan di IASC

Nilai Kerugian Capai Rp 9 Triliun, Hanya 4,47 Persen yang Berhasil Diblokir

Matrabisnis by Matrabisnis
21 Januari 2026
in Digital
Reading Time: 4 mins read
A A
Media Update Perkembangan Sektor Jasa keuangan bersama Insan Pers se Kalimantan di Yogyakarta. (dok)

Media Update Perkembangan Sektor Jasa keuangan bersama Insan Pers se Kalimantan di Yogyakarta. (dok)

ADVERTISEMENT

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), pusat penanganan penipuan sektor keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima laporan kasus scam setiap hari mencapai seribu kasus. Laporan pengaduan penipuan scam ini lebih tinggi tiga hingga empat kali lipat dibandingkan negara-negara lain.

Kepala OJK wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltara), Parjiman mengungkapkan, pengaduan kasus-kasus scam semakin hari semakin meningkat hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 9 triliun, sementara dana yang berhasil diblokir sebesar Rp 402,5 miliar atau hanya sekira 4,47 persen.

READ ALSO

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Paket Bundling 5G

Telkomsel Gratiskan Akses Internet Mahasiswa Untan ke Seluruh Aplikasi dan Layanan Internal Kampus

“Indonesia kini berada dalam kondisi darurat kejahatan finansial digital atau scam. Jumlahnya semakin meningkat setiap hari, lebih tinggi dari negara-negara lain di dunia,” ucap Parjiman dalam kegiatan Media Update Perkembangan Sektor Jasa keuangan bersama Insan Pers se Kalimantan di Yogyakarta pada 12 – 15 Januari 2026.

Parjiman mengungkapkan, hingga 23 Desember 2025, laporan yang diterima IASC sebanyak 411.055, dengan jumlah rekening 681.890 dan rekening yang diblokir 127.046 (18,63 persen). Adapun jumlah kerugian yang dilaporkan sebanyak Rp 9 triliun dan dana yang terblokir Rp 402,5 miliar. Masih sangat kecil dibandingkan nilai kerugiannya, yakni hanya 4,47 persen.

Masih minimnya dana yang berhasil diselamatkan dari penipuan digital tersebut, 80 persen akibat lamanya korban melaporkan pengaduan ke IASC, yakni setelah 12 jam sejak kejadian penipuan.

ADVERTISEMENT

“Karena dalam waktu kurang dari satu jam saja sejak kejadian penipuan tersebut, perpindahan dana korban berlangsung sangat cepat. Karena ini digital, semua bergerak cepat. Harusnya, begitu terjadi penipuan, jangan menunggu lama, korban segera melaporkannya agar dana bisa diselamatkan,”kata Parjiman.

Menurut Parjiman, sebagian besar korban melaporkan kasus scam tersebut setelah 12 jam, sementara penipu telah bergerak cepat kurang dari satu jam saja untuk mengamankan dana-dana hasil penipuannya ke beragam aset seperti bank, virtual account, e-wallet, kripto, emas, commerce, aset keuang digital dan lainnya.

Perkembangan scam di dunia, digerakkan oleh perusahaan global yang luas dan canggih, yaitu Scam Inc. Industri “penipuan keuangan” global ini menjadi industri yang menguntungkan, cepat berkembang dan canggih.

“Ini setara dengan industri perdagangan narkoba dunia. Modus yang digunakan penipu adalah dengan memanfaatkan kelemahan manusia, kesedihan, ketakutan, kesepian, keserakahan dan kebosanan,” ujar Parjiman.

OJK mencatat, ada top 5 modus scam. Pertama penipuan transaksi belanja dengan jumlah laporan sebanyak 71.152. Ke dua penipuan investasi dengan 26.273 laporan, ke tiga fake call tercatat 44,041 laporan, ke empat penipuan kerja sebanyak 23,381 laporan dan ke lima penipuan melalui media sosial yang mencatat sebanyak 19.880 laporan.

ADVERTISEMENT

Penipuan scam tersebut menyebar di Sumatera sebanyak 65.051 kasus, Kalimantan 22.220 kasus, Sulawesi 15.905 kasus, Maluku dan Papua 3.754 kasus, Jawa 288.730 kasus dan Nusa Tenggara 15.320 kasus.

Sedangkan di Provinsi Jawa Barat tercatat sebanyak 84.722 kasus, DKI Jakarta 63.916 kasus, Jawa Timur 57.220 kasus, Jawa Tengah 45.719 kasus dan Banten 29.068 kasus yang dilaporkan di IASC.

OJK juga mendata top 10 modus scam yakni: Pertama Penipuan transaksi belanja (jual beli online) dengan jumlah laporan 71.152 kasus dan jumlah kerugian mencapai Rp1,22 triliun (rerata kerugian capai Rp 17,20 juta.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)Kepala OJK wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltara) Parjimanlaporan kasus scamLaporan pengaduan penipuan scamseribu kasus.
ADVERTISEMENT
Previous Post

OJK Terbitkan Aturan Gugatan untuk Pelindungan Konsumen

Next Post

Kalbar Catat Kerugian Akibat Penipuan Scam Rp 64 Miliar Lebih

Related Posts

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Paket Bundling 5G
Digital

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Paket Bundling 5G

5 November 2026
Telkomsel Gratiskan Akses Internet Mahasiswa Untan ke Seluruh Aplikasi dan Layanan Internal Kampus
Digital

Telkomsel Gratiskan Akses Internet Mahasiswa Untan ke Seluruh Aplikasi dan Layanan Internal Kampus

4 November 2026
Telkomsel Bagi-Bagi Bahagia, Perbanyak Transaksi, Pelanggan di Kalimantan Berpeluang Bawa Pulang Mobil dan Motor
Digital

Telkomsel Bagi-Bagi Bahagia, Perbanyak Transaksi, Pelanggan di Kalimantan Berpeluang Bawa Pulang Mobil dan Motor

2 November 2026
XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Digital

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

31 Oktober 2026
Layanan XL Center ke-121 Semakin Dekat dengan Masyarakat
Digital

Layanan XL Center ke-121 Semakin Dekat dengan Masyarakat

23 Oktober 2026
XLSMART Perluas Pengalaman 5G untuk Aktivitas Digital Masyarakat
Digital

XLSMART Perluas Pengalaman 5G untuk Aktivitas Digital Masyarakat

17 Oktober 2026
Next Post
Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Tertinggi ke Dua di Kawasan Kalimantan

Kalbar Catat Kerugian Akibat Penipuan Scam Rp 64 Miliar Lebih

BPKP Kalbar Ingatkan Perumdam Harus Punya Program Mitigasi

BPKP Kalbar Ingatkan Perumdam Harus Punya Program Mitigasi

IASC Kembalikan Rp 161 Miliar Dana Masyarakat Korban Scam

IASC Kembalikan Rp 161 Miliar Dana Masyarakat Korban Scam

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Fahmi Nakhodai MES Kalbar, Siap Kembangkan Ekonomi Syariah Daerah
  • BEI Dorong Peningkatan Literasi Investasi melalui CMSE 2026
  • New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
  • Ribuan Bikers Antusias Menyaksikan Karya Modifikasi di Final Battle HMC 2026
  • Sukses Gelar Genio Urban Street Fest di Pontianak, Komunitas Bangkitkan Semangat Garis Keras Honda Genio

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Pos-pos Terbaru

  • Fahmi Nakhodai MES Kalbar, Siap Kembangkan Ekonomi Syariah Daerah
  • BEI Dorong Peningkatan Literasi Investasi melalui CMSE 2026
  • New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
  • Ribuan Bikers Antusias Menyaksikan Karya Modifikasi di Final Battle HMC 2026
  • Sukses Gelar Genio Urban Street Fest di Pontianak, Komunitas Bangkitkan Semangat Garis Keras Honda Genio
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.