Program prioritas nasional di Kalimantan Barat terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga 30 September 2026, program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Kalimantan Barat telah terealisasi sebesar Rp2,21 triliun dengan cakupan sekitar 1,1 juta penerima manfaat, didukung oleh 566 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menyerap 22.560 tenaga kerja.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rahmat Mulyono menyatakan, bahwa program ini diarahkan untuk mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Sementara itu, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 18 September 2026 telah menjangkau 1.054.243 jiwa atau 39,43 persen dari target tahun 2026 yakni 2.673.940 jiwa.
Capaian tertinggi tercatat di Kabupaten Sambas sebesar 253.531 jiwa, diikuti Kabupaten Ketapang sebesar 184.490 jiwa dan Kabupaten Kubu Raya sebesar 138.576 jiwa.
Sedangkan Program Sekolah Rakyat hingga September 2026 telah merealisasikan anggaran sebesar Rp556,52 miliar dan menjangkau 641 siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA yang tersebar di Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Ketapang.
“Anggaran tersebut, diprioritaskan untuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta penyelenggaraan program Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat,” jelas Rahmat Mulyono dalam konferensi pers APBN Kalimantan Barat edisi bulan Oktober 2026 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 28 Oktober 2026.









Discussion about this post