ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, Oktober 21, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Lagi, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan dari Dampak Karhutla

Matrabisnis by Matrabisnis
5 September 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Induk dan anak orangutan di Desa Awan Kiri, Ketapang yang diselamatkan KSDA bersama YIARI Kalbar karena terdampak karhutla. (ist)

Induk dan anak orangutan di Desa Awan Kiri, Ketapang yang diselamatkan KSDA bersama YIARI Kalbar karena terdampak karhutla. (ist)

ADVERTISEMENT

Anak orangutan yang berjenis kelamin jantan dan diperkirakan berusia kurang dari satu tahun terlihat sangat aktif selama pemeriksaan. Tim juga menemukan adanya ingus dan cairan kering di sekitar hidungnya. Kondisi tersebut diduga dapat berkaitan dengan paparan asap, mengingat keduanya berada di kawasan yang terdampak karhutla. Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi keduanya.

Dokter hewan YIARI, drh Komara mengatakan, secara umum tidak ditemukan luka akibat kebakaran pada induk maupun anak orangutan. “Namun, paparan asap dalam jangka waktu tertentu tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi sistem pernapasan orangutan, terutama ketika konsentrasi asap di habitat sangat tinggi. Kondisi kesehatan keduanya akan terus dipantau selama berada di pusat penyelamatan dan rehabilitasi,” jelasnya.

READ ALSO

Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah

Asmo Kalbar Hadirkan Layanan Kesehatan dan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Untuk sementara, induk dan anak orangutan tersebut akan menjalani pemantauan kesehatan di pusat penyelamatan dan rehabilitasi YIARI. Tim juga akan terus memantau perkembangan kondisi karhutla di sekitar lokasi asal mereka. Apabila kondisi kebakaran telah lebih aman dan memungkinkan, tim akan melakukan penilaian terhadap lokasi yang sesuai untuk pelepasliaran kembali keduanya ke habitat yang aman.

Penyelamatan ini menunjukkan, semakin besarnya tekanan yang dihadapi satwa liar akibat karhutla yang meluas di Ketapang. Dalam waktu kurang dari satu bulan, BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI telah menyelamatkan sedikitnya sembilan orangutan yang terdampak ancaman karhutla di sejumlah lokasi di Kabupaten Ketapang.

ADVERTISEMENT

Argitoe Ranting, Direktur Operasional Program YIARI menegaskan kondisi kebakaran yang terjadi saat ini sangat mengkhawatirkan karena api terus meluas dan semakin mendekati area yang menjadi habitat maupun tempat orangutan mencari makan.

Banyak individu akhirnya bergerak keluar dari habitatnya untuk mencari tempat yang lebih aman, tetapi justru menghadapi risiko ketika memasuki perkebunan atau area yang berdekatan dengan aktivitas manusia.

“Kondisinya sangat parah. Dalam waktu kurang dari satu bulan, sudah sembilan orangutan yang harus kami selamatkan akibat ancaman karhutla. Ini menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya menghancurkan hutan, tetapi juga membuat satwa kehilangan tempat untuk berlindung dan mencari makan. Ketika habitatnya terbakar atau dikelilingi api, mereka tidak punya banyak pilihan untuk berpindah,” ujar Argitoe.

Sementara itu, Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, S.Hut., M.Si. menekankan perlunya komitmen semua pihak untuk menjaga keutuhan kawasan hutan dan wilayah lain yg bernilai konservasi tinggi dengan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga dapat mendukung kehidupan manusia dan satwa liar.

ADVERTISEMENT

Penyelamatan satwa liar tidak bisa dilakukan sendiri. Laporan dan kepedulian masyarakat penting dalam menjaga upaya keselamatan satwa liar terdampak Karhutla.

“Kami juga menghimbau jika masyarakat menemukan satwa liar terdampak karhutla yang berada di sekitar pemukiman, kebun atau membutuhkan pertolongan, segera hubungi Balai KSDA Kalimantan Barat melalui call center 0811-5776-767 atau 0811-5670-041 agar dapat segera ditangani dengan aman dan tepat,” imbuhnya. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Argitoe Ranting Direktur Operasional Program YIARIDokter hewan YIARI drh KomaraKementerian kehutanan melalui BKSDA Kalimantan BaratKepala Balai KSDA Kalimantan Barat Murlan Dameria Panepenyelamatan orangutanterdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kabut Asap, Keluarga Besar Bank Kalbar Gelar Salat Istisqa Bersama Anak Yatim

Next Post

Perkasa Hadapi Malaysia, Tim Indonesia Melaju ke Final Indonesia Masters 2026

Related Posts

Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah
News

Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah

20 Oktober 2026
Asmo Kalbar Hadirkan Layanan Kesehatan dan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Karhutla
News

Asmo Kalbar Hadirkan Layanan Kesehatan dan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

19 Oktober 2026
Puluhan Orangutan Dievakuasi di Tengah Karhutla, Lebih dari Separuh Berasal dari Area HCV Perkebunan Sawit
News

Puluhan Orangutan Dievakuasi di Tengah Karhutla, Lebih dari Separuh Berasal dari Area HCV Perkebunan Sawit

19 Oktober 2026
Pelindo dan Kejari Ketapang Perkuat Sinergi Hukum
News

Pelindo dan Kejari Ketapang Perkuat Sinergi Hukum

16 Oktober 2026
Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla
News

Asmo Kalbar Apresiasi Service Gratis Bagi 500 Relawan Karhutla

16 Oktober 2026
Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI
News

Mahasiswa Untan Pontianak Terpilih Jadi Duta Google AI

16 Oktober 2026
Next Post
Perkasa Hadapi Malaysia, Tim Indonesia Melaju ke Final Indonesia Masters 2026

Perkasa Hadapi Malaysia, Tim Indonesia Melaju ke Final Indonesia Masters 2026

Liliyana Natsir dan Debby Susanto Memuncaki Animo Masyarakat dalam Meet and Greet Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

Liliyana Natsir dan Debby Susanto Memuncaki Animo Masyarakat dalam Meet and Greet Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

Dihadang Taipei, Indonesia Runner Up Indonesia Masters 2026

Dihadang Taipei, Indonesia Runner Up Indonesia Masters 2026

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • ISEF 2026 Catat Business Matching Pembiayaan Rp 3,16 Triliun
  • Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah
  • OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM
  • IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan AHM Raih Double Podium

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Pos-pos Terbaru

  • ISEF 2026 Catat Business Matching Pembiayaan Rp 3,16 Triliun
  • Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah
  • OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM
  • IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan AHM Raih Double Podium
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.