Indonesia Juara Umum Polytron Pontianak International Challenge 2026
Indonesia sendiri baru saja keluar sebagai juara umum pada kejuaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang digelar pada 25-30 Agustus lalu, dengan meraih tiga gelar juara.
Tiga gelar tersebut masing-masing dipersembahkan oleh Richie Duta Richardo di nomor tunggal putra, pasangan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di ganda campuran, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo di ganda putra.
Khusus di nomor ganda putra, Indonesia bahkan menempatkan empat wakil di babak semifinal sehingga tercipta all Indonesian semifinals. Dari persaingan tersebut, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo akhirnya berhasil menjadi pasangan yang berdiri di podium tertinggi.
Hasil positif tersebut tentunya menjadi modal yang baik, dan menambah kepercayaan diri para pemain Indonesia untuk menghadapi persaingan di turnamen ini.
Kehadiran para pemain Indonesia tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pontianak. Penonton tidak hanya dapat menyaksikan persaingan pemain dari berbagai negara, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada para wakil Indonesia yang akan berjuang meraih hasil terbaik di kandang sendiri. Tantangan bagi para wakil Indonesia tentunya tidak akan mudah.

Sejumlah pemain dan pasangan kuat dari berbagai negara juga dipastikan hadir dan menjadi pesaing berat bagi tim tuan rumah.
Di sektor tunggal putra, Prannoy H. S. dari India menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan. Pemain berpengalaman tersebut akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para wakil Indonesia. Sementara dari Chinese Taipei, Wang Po Wei juga siap meramaikan persaingan.
Di sektor tunggal putri, tiga wakil India berada di unggulan teratas. Mereka adalah Ashmita Chaliha, Rakshitha Sree Santosh Ramraj dan Anmol Kharb.
Persaingan semakin menarik di sektor ganda. Di sektor ganda putra, pasangan Hongkong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai berada di unggulan pertama dan Chia Yen Lin/ Lin Yong Sheng dari Chinese Taipei berada di unggulan kedua. Pasangan Thailand, Hathaithip Mijad /Napapakorn Tungkasatan dan Phattarin Aiamvareesrisakul akan menjadi lawan yang patut diwaspadai di sektor ganda putri.
Sementara di sektor ganda campuran, Supak Jomkoh/Ornnicha Jongsathapornparn dari Thailand dan pasangan Chinese Taipei, Ming Che Lu/ Chou Yun An turut hadir dan siap bersaing memperebutkan gelar.
Harga Tiket Terjangkau
Menariknya, meski Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 memiliki level kompetisi yang lebih tinggi sebagai bagian dari BWF World Tour Super 100, harga tiket untuk penonton tetap dipatok Rp20.000.
Harga tersebut sama dengan tiket Polytron Pontianak International Challenge artinya, masyarakat kembali mendapatkan kesempatan menyaksikan pertandingan dengan level kompetisi yang lebih tinggi, hadiah yang lebih besar, dan perebutan poin ranking BWF yang lebih tinggi, tanpa harus membayar lebih mahal.
Setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000. Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dapat dibeli secara online melalui tiket.com dan di Ticket Box yang berada di Gor Terpadu A Yani.
Harga tiket yang terjangkau ini menjadi bentuk komitmen penyelenggara untuk membawa atmosfer bulutangkis kelas dunia lebih dekat kepada masyarakat. Dukungan penuh dari penonton diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah dan menjadi energi tambahan bagi para pemain yang bertanding.
Kenny Meigar, Public Relation Manager Polytron berkata, dukungan terhadap turnamen ini merupakan bagian dari komitmen Polytron untuk membawa pertandingan bulutangkis internasional yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Bagi Polytron, mendukung turnamen ini bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah ajang olahraga, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami untuk membawa atmosfer dan pertandingan bulutangkis internasional lebih dekat kepada masyarakat. Kami bangga dapat melanjutkan dukungan yang sebelumnya kami berikan di level International Challenge dan kini meningkat ke level BWF World Tour Super 100,” jelas Kenny.
Kenny berharap, masyarakat Pontianak dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk hadir langsung di GOR, menikmati pertandingan-pertandingan berkualitas, sekaligus memberikan dukungan dan energi positif kepada para atlet Indonesia. Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, yaitu Rp20.000, kami ingin bulutangkis internasional dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin pecinta bulutangkis di Pontianak.
Bagi para pecinta bulutangkis yang belum dapat hadir langsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, dapat menyaksikan keseruan Polytron Pontianak International Masters 2026 melalui siaran langsung di iNews TV dari babak semifinal pada hari Sabtu, 5 September dan partai final pada hari Minggu, 6 September, yang akan dimulai pukul 13.00 WIB.**









Discussion about this post