PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan melalui Kantor Cabang Singkawang turut mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melalui pengembangan Kawasan Desa Wisata Terpadu Kota Singkawang.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui program pemberdayaan di Desa Wisata Batu Belimbing dan Desa Agroeduwisata Nyarumkop, yang diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat di Kota Singkawang.
Dalam program tersebut, Pegadaian bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memberikan bantuan berupa toilet umum dan enam unit bak sampah. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas umum, kebersihan, serta kenyamanan kawasan wisata bagi masyarakat dan para pengunjung.
Serah terima bantuan dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, oleh Pemimpin Cabang Pegadaian Singkawang Hendro Susanto bersama Kepala Cabang PNM Singkawang. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat, Rochma Hidayati, pejabat setempat, kelompok tani, serta masyarakat desa.
Selain memberikan dukungan fasilitas, Pegadaian juga menghadirkan literasi keuangan dan sosialisasi produk bagi masyarakat desa yang hadir. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan sekaligus membuka wawasan mengenai pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung pengembangan usaha.
Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Pontianak, Abdul Lafaz Isnainy, mengatakan bahwa keterlibatan Pegadaian dalam program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Desa Wisata Batu Belimbing dan Desa Agroeduwisata Nyarumkop memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan. Kami berharap bantuan fasilitas yang diberikan dapat mendukung kenyamanan dan kebersihan kawasan wisata, sehingga semakin menarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Abdul.
Menurutnya, dukungan tersebut juga perlu diiringi dengan penguatan kapasitas masyarakat agar potensi wisata dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.












Discussion about this post