
Pendekatan ke dua adalah QRIS BETANG Perbankan, yakni mendorong peran industri perbankan dalam perluasan QRIS Antarnegara melalui perlombaan QRIS Racing Transaksi Antarnegara (inbound) serta program sosialisasi dan edukasi khusus QRIS Cross Border untuk QRIS merchant dalam agenda Equator Payvolution.
Dan ke tiga melalui pendekatan QRIS BETANG Kegiatan/Komunitas, guna mendorong aktivitas berbasis event melalui kolaborasi multi stakeholder. Langkah ini diwujudkan melalui sinergi bersama Untan pada agenda Summer School lintas negara dengan universitas dari Malaysia, serta berkolaborasi dengan ASITA dan OPD dalam mengidentifikasi titik-titik krusial (hotspot) transaksi QRIS Cross Border.
“Kami berharap, QRIS BETANG dapat menjadi gerakan bersama, bukan hanya inisiatif Bank Indonesia, tetapi juga kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem pembayaran yang semakin digital, inklusif dan terkoneksi dengan aktivitas ekonomi regional dan internasional,” imbuh Doni.
Kegiatan puncak PQN Bank Indonesia Kalbar kali ini, berkolaborasi dalam rangkaian event PACAK serta Festival Rupiah Berdaulat (FERBI) bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 81.
Acara yang berlangsung meriah itu, mengusun semangat Bhineka Tunggal Ika dan kecintaan ragam budaya Kalbar. Perhelatan ini mempertemukan ragam seni budaya komunitas, UMKM serta ekonomi kreatif dalam ekosistem digitalisasi pembayaran satu kanal yaitu QRIS.
Turut hadir Gubernur Kalbar, H Ria Norsan, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Direktur Kepatuhan Bank Kalbar, R.S.M Al Amin B.A, Perwakilan Kapolda Kalbar, Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo.**









Discussion about this post