ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Minggu, September 27, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

Kemiskinan di Perkotaan Naik, Perdesaan Turun

Matrabisnis by Matrabisnis
12 Agustus 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin. (mb)

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin. (mb)

ADVERTISEMENT

Beras Berkontribusi Terhadap Kemiskinan

Di daerah perkotaan, komoditas makanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap Garis Kemiskinan adalah beras sebesar 18,82 persen, diikuti rokok kretek filter 14,82 persen, daging ayam ras 5,31 persen, telur ayam ras 5,11 persen, mi instan 2,91 persen, serta beberapa komoditas lainnya seperti tongkol/tuna/cakalang, kembung, gula pasir, dan kopi bubuk/kopi instan sachet.

READ ALSO

Desa Sejahtera Astra Bengkaung Diresmikan, Dorong Potensi Desa Berkelanjutan

Dukung Penanganan Karhutla di Kubu Raya, PT Pegadaian Salurkan 50 Unit Bantuan Perlengkapan dan Vitamin untuk Petugas Lapangan

Sementara itu, pada kelompok bukan makanan, komoditas yang memberikan kontribusi terbesar adalah perumahan 8,74 persen, bensin 3,73 persen, listrik 2,70 persen, dan pendidikan 1,93 persen.

Di daerah perdesaan, komoditas makanan penyumbang terbesar terhadap Garis Kemiskinan juga masih didominasi oleh beras, dengan kontribusi 25,34 persen, diikuti rokok kretek filter 13,34 persen, daging ayam ras 5,04 persen, telur ayam ras 4,41 persen, gula pasir 3,11 persen, kopi bubuk/kopi instan (sachet) 2,56 persen, dan mi instan sebesar 2,55 persen.

Adapun pada kelompok bukan makanan, komoditas yang memberikan kontribusi terbesar adalah perumahan sebesar 10,17 persen, bensin 3,75 persen, listrik 1,69 persen), dan pendidikan 1,32 persen.

Saichudin menjelaskan, dalam menghitung data kemiskinan BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan, yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan bukan makanan).

ADVERTISEMENT

Begini metodologinya : Garis Kemiskinan makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kilo kalori per kapita per hari).

Garis Kemiskinan bukan makanan adalah nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan kebutuhan pokok bukan makanan lainnya

Garis kemiskinan makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2100 kilokalori per kapita per hari).

ADVERTISEMENT

Garis kemiskinan bukan makanan adalah nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok bukan makanan lainnya.

Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rerata pengeluaran per kapita di bawah Garis Kemiskinan.

“Metode tersebut, dipakai BPS sejak tahun 1998 supaya hasil penghitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu (apple to apple),” kata Saichudin.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)jumlah penduduk miskinKepala BPS Kalbar Muh Saichudin
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hingga Juli, Satgas Pasti Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal

Next Post

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

Related Posts

Desa Sejahtera Astra Bengkaung Diresmikan, Dorong Potensi Desa Berkelanjutan
News

Desa Sejahtera Astra Bengkaung Diresmikan, Dorong Potensi Desa Berkelanjutan

27 September 2026
Dukung Penanganan Karhutla di Kubu Raya, PT Pegadaian Salurkan 50 Unit Bantuan Perlengkapan dan Vitamin untuk Petugas Lapangan
News

Dukung Penanganan Karhutla di Kubu Raya, PT Pegadaian Salurkan 50 Unit Bantuan Perlengkapan dan Vitamin untuk Petugas Lapangan

26 September 2026
Industri Dana Pensiun Bertumbuh, Total Aset Capai Rp 1,6 Triliun
News

Industri Dana Pensiun Bertumbuh, Total Aset Capai Rp 1,6 Triliun

26 September 2026
Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi: Obrolan Santai Menuju Generasi #Cari_aman
News

Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi: Obrolan Santai Menuju Generasi #Cari_aman

26 September 2026
Kalbar Borong Lima Apresiasi TPID dan TP2DD Terbaik 2026
News

Kalbar Borong Lima Apresiasi TPID dan TP2DD Terbaik 2026

25 September 2026
KDMP Kalbar Catat Transaksi Rp 400 Juta Lebih
News

KDMP Kalbar Catat Transaksi Rp 400 Juta Lebih

25 September 2026
Next Post
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch

XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Desa Sejahtera Astra Bengkaung Diresmikan, Dorong Potensi Desa Berkelanjutan
  • Dukung Penanganan Karhutla di Kubu Raya, PT Pegadaian Salurkan 50 Unit Bantuan Perlengkapan dan Vitamin untuk Petugas Lapangan
  • Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar
  • XLSMART Future Ready akan Rekrut Seribu Talenta Muda
  • Industri Dana Pensiun Bertumbuh, Total Aset Capai Rp 1,6 Triliun

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.