ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Jumat, Agustus 7, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Kehidupan Petani Semakin Membaik, NTP Kalbar 177,56 Poin

Matrabisnis by Matrabisnis
4 Agustus 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Ketua Tim Kerja Statistik dan Distribusi BPS Kalbar, Sri Suyatmi S.Si, M.Si dalam jumpa pers Berita Resmi Statistik (BRS) secara daring, Senin. (yutub)

Ketua Tim Kerja Statistik dan Distribusi BPS Kalbar, Sri Suyatmi S.Si, M.Si dalam jumpa pers Berita Resmi Statistik (BRS) secara daring, Senin. (yutub)

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dua subsektor lainnya mengalami penurunan It yaitu subsektor hortikultura sebesar 8,78 persen dan subsektor peternakan sebesar 0,12 persen. “Komoditas yang menjadi penyumbang terbesar naiknya It yaitu karet, kelapa sawit, lada/ merica, gabah, dan jagung,” kata Suyatmi.

Secara nasional, NTP Juli 2026 tercatat sebesar 127,84 poin atau naik sebesar 0,15 persen dibanding Juni 2026. Sedangkan seluruh provinsi di Pulau Kalimantan mengalami kenaikan. Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Kalimantan Timur sebesar 1,99 persen, sedangkan kenaikan NTP terendah terjadi di Kalimantan Utara sebesar 0,15 persen.

READ ALSO

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar

Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum

Dari seluruh wilayah di Tanah Air, Provinsi Sulawesi Tenggara tercatat mengalami kenaikan NTP tertinggi, yaitu 8,89 persen dibandingkan provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP yang mengalami penurunan terdalam adalah Provinsi Gorontalo, yakni sebesar 5,99 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono bilang, kenaikan NTP pada Juli 2026 terjadi karena Indeks Harga yang Dibayar (Ib) petani turun 0,25 persen lebih dalam dibandingkan Indeks Harga yang Diterima (It) sebesar 0,10 persen.

ADVERTISEMENT

“Peningkatan NTP nasional pada Juli 2026 ditopang oleh membaiknya kinerja subsektor pertanian. Subsektor tanaman perkebunan rakyat mencatat kenaikan tertinggi, sebesar 1,67 persen, diikuti tanaman pangan 1,32 persen,” ujarnya saat rilis BRS secara daring, Senin.

ADVERTISEMENT

Secara kumulatif, pada periode Januari-Juli 2026, NTP nasional tercatat sebesar 126,13, atau meningkat 2,98 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebanyak 26 dari 38 provinsi berhasil mencatat kenaikan NTP pada Juli 2026.

BPS juga mencatat rerata harga beras di tingkat penggilingan pada Juli 2026 secara total meningkat 0,94 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm) dan naik 5,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

“Menurut kualitasnya, harga beras premium di tingkat penggilingan naik 0,44 persen secara mtm dan secara tahunan (yoy) meningkat 10,02 persen. Untuk beras medium naik 1,25 persen secara mtm dan 2,24 persen secara yoy,” kata Ateng.

Di tingkat grosir, BPS mendata inflasi beras pada Juli 2026 sebesar 0,61 persen secara bulanan dan 4,11 persen secara tahunan (yoy). Sementara di tingkat eceran, inflasi beras tercatat sebesar 0,49 persen secara mtm dan 3,10 persen (yoy). **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BPS Kalbar dalam rilis BRS (Berita Resmi Statistik)Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng HartonoJuli 2026Kalimantan Barat (Kalbar)Ketua Tim Kerja Statistik dan Distribusi BPS Kalbar Sri SuyatmiNilai Tukar Petani (NTP)semakin membaiknya kehidupan petani
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen

Next Post

Pertama! Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026

Related Posts

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar
News

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar

6 Agustus 2026
Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum
News

Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum

6 Agustus 2026
Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen
News

Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen

4 Agustus 2026
Bersinergi dengan Pemerintah, Bank Kalbar Dukung GMD 2026
News

Bersinergi dengan Pemerintah, Bank Kalbar Dukung GMD 2026

4 Agustus 2026
Serunya Belajar Tertib Lalu Lintas Bersama AHM di Hari Anak Nasional
News

Serunya Belajar Tertib Lalu Lintas Bersama AHM di Hari Anak Nasional

4 Agustus 2026
Perkuat KPH, Kadis KLH Kalbar Serahkan Mesin Pemadam Api
News

Perkuat KPH, Kadis KLH Kalbar Serahkan Mesin Pemadam Api

4 Agustus 2026
Next Post
Pertama! Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026

Pertama! Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026

Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum

Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar

Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Dukung Pencegahan Kabut Asap, Telkomsel Salurkan Bantuan di Kalbar
  • Untan Resmi Buka Program Studi Doktor Hukum
  • Pertama! Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026
  • Kehidupan Petani Semakin Membaik, NTP Kalbar 177,56 Poin
  • Dipicu Kenaikan Harga, Inflasi Kalbar 3,18 Persen

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.