Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan pendidikan, Dompet Ummat kemudian mengajak peserta berbelanja perlengkapan sekolah di Eka Jaya Stationery.
Anak-anak diberi kesempatan memilih sendiri berbagai kebutuhan belajar, mulai dari buku, alat tulis, hingga perlengkapan sekolah lainnya yang akan digunakan pada tahun ajaran baru.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan siang bersama di Restoran Bebek Boedjang dalam suasana hangat yang mempererat kebersamaan antara peserta, relawan, dan panitia.
Direktur Eksekutif Dompet Ummat Kalimantan Barat, Nurhayati, mengatakan Festival Muharram Inklusif dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak-anak yatim, tidak hanya melalui bantuan materi, tetapi juga dengan menghadirkan ruang bagi mereka untuk membangun mimpi dan rasa percaya diri.
“Festival Muharram Inklusif bukan hanya tentang memberikan perlengkapan sekolah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, membangun rasa percaya diri, dan menumbuhkan mimpi besar pada anak-anak. Kami berharap pengalaman hari ini menjadi kenangan indah yang menguatkan langkah mereka di masa depan. Terima kasih kepada seluruh donatur, mitra dan relawan yang telah membersamai langkah kebaikan ini,” ujarnya.
Nurhayati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut, di antaranya Mitra Bakery, Simula Space, Rumangsa, PDAM Tirta Khatulistiwa, Eka Jaya Stationery, serta mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) IAIN.
“Semangat berbagi di bulan Muharram tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga lewat perhatian, kasih sayang, dan dukungan yang mampu menumbuhkan generasi berkarakter, percaya diri, serta memiliki harapan untuk meraih cita-cita,” pungkasnya. **










Discussion about this post