ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 24, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

AI berdampak pada Hampir 80 Juta Pekerja di Kawasan ASEAN

Matrabisnis by Matrabisnis
9 Juli 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
Studi terbaru ILO menyoroti perlunya kebijakan yang tepat sasaran untuk memperkuat kesiapan dan ketahanan pekerja, perusahaan dan lembaga dalam menghadapi ekonomi berbasis AI. (pixabay)

Studi terbaru ILO menyoroti perlunya kebijakan yang tepat sasaran untuk memperkuat kesiapan dan ketahanan pekerja, perusahaan dan lembaga dalam menghadapi ekonomi berbasis AI. (pixabay)

ADVERTISEMENT

Sebuah studi terbaru dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mengungkapkan bahwa akal imitasi generatif (GenAI) diperkirakan akan memengaruhi kehidupan kerja hampir 80 juta orang di kawasan ASEAN. Namun, hanya sebagian kecil yang menekuni pekerjaan dengan tingkat paparan tertinggi GenAI, dan hingga saat ini belum ada bukti terjadinya kehilangan pekerjaan dalam skala besar.

Laporan berjudul “Generative AI and labour markets in ASEAN: Significant exposure, limited disruption, uneven preparedness” mengkaji implikasi GenAI terhadap pekerjaan dan pasar kerja di 11 negara anggota ASEAN dengan mempertimbangkan tingkat paparan pekerjaan terhadap GenAI serta pola adopsinya yang mulai berkembang.

READ ALSO

Nasabah Bank Kalbar Raih Hadiah senilai Rp 500 Juta

Asmo Kalbar bersama HWBC Gelar Convoy Merdeka 2026 Jelajahi 8 Destinasi Bersejarah

Berdasarkan estimasi ILO untuk tahun 2025, 22,9 persen dari total pekerja di ASEAN—setara dengan hampir 80 juta pekerja—berada dalam pekerjaan yang memiliki tingkat paparan terhadap GenAI di atas tingkat minimal.

ADVERTISEMENT

Namun, hanya 3,3 persen dari angkatan kerja, atau sekitar 11,7 juta pekerja, yang bekerja pada kategori pekerjaan dengan tingkat paparan tertinggi. Sementara sekitar 67 persen pekerja masih berada pada pekerjaan yang tidak teridentifikasi memiliki paparan terhadap GenAI.

ADVERTISEMENT

Di antara sembilan negara ASEAN yang memiliki ketersediaan data, Singapura mencatat proporsi tertinggi pekerja dengan tingkat paparan terhadap GenAI di atas tingkat minimal, yakni 42,2 persen dari total pekerja.

Disusul oleh Filipina (28,1 persen), yang mencerminkan struktur ekonominya yang relatif berorientasi pada sektor jasa dan teknologi informasi; Indonesia (21,7 persen); Vietnam (20,8 persen); dan Thailand (20,6 persen).

Laporan tersebut juga mencatat bahwa jumlah pekerja pada pekerjaan dengan tingkat paparan tinggi terhadap GenAI terus meningkat di kawasan ASEAN. Namun demikian, laporan menegaskan bahwa “potensi terjadinya transformasi pasar kerja memang signifikan, tetapi gangguan besar terhadap lapangan kerja belum terlihat.”

Adopsi GenAI di kawasan ini masih berada pada tahap awal dan berlangsung secara tidak merata. Pemanfaatannya saat ini lebih banyak terkonsentrasi pada pekerjaan yang intensif teknologi, sementara penggunaannya di pekerjaan administrasi dan perkantoran—kendati memiliki tingkat paparan yang tinggi—masih relatif terbatas.

Page 1 of 2
12Next
Tags: akal imitasi generatif (GenAI)Christian Viegelahn Ekonom ILOkawasan ASEAN.Laporan berjudul "Generative AI and labour markets in ASEANmemengaruhi kehidupan kerja hampir 80 juta orangOrganisasi Perburuhan Internasional (ILO)
ADVERTISEMENT
Previous Post

Big Bike New Rebel 1100, Simbol Kebebasan Ekspresi Generasi Modern

Next Post

OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife

Related Posts

Nasabah Bank Kalbar Raih Hadiah senilai Rp 500 Juta
News

Nasabah Bank Kalbar Raih Hadiah senilai Rp 500 Juta

23 Agustus 2026
Asmo Kalbar bersama HWBC Gelar Convoy Merdeka 2026 Jelajahi 8 Destinasi Bersejarah
News

Asmo Kalbar bersama HWBC Gelar Convoy Merdeka 2026 Jelajahi 8 Destinasi Bersejarah

22 Agustus 2026
Pegadaian Peduli Pendidikan, Bekali 580 Mahasiswa Untan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan
News

Pegadaian Peduli Pendidikan, Bekali 580 Mahasiswa Untan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan

21 Agustus 2026
OJK Lantik Deputi Komisioner Baru
News

OJK Lantik Deputi Komisioner Baru

21 Agustus 2026
DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal
News

DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal

20 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Karhutla, Kapolda Kalbar Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan
News

Hadapi Ancaman Karhutla, Kapolda Kalbar Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan

20 Agustus 2026
Next Post
OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife

OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife

Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

BPKP Kalbar Kawal Tata Kelola Desa

BPKP Kalbar Kawal Tata Kelola Desa

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya
  • Nasabah Bank Kalbar Raih Hadiah senilai Rp 500 Juta
  • KKI 2026 Targetkan Omset dan Business Matching Ekspor Rp 446,9 Miliar
  • Molila Cookies Menemukan Jalan Baru Bersama Bank Kalbar
  • Asbanda dan Bank Bengkulu Gelar Seminar Nasional Bahas Penguatan Likuiditas BPD

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.