Kedatangan kedua kapal tersebut menjadi indikator semakin meningkatnya aktivitas distribusi logistik dan layanan peti kemas di Terminal Kijing, sekaligus memperkuat konektivitas perdagangan domestik maupun internasional melalui pelabuhan tersebut.
Dengan penambahan alat dan meningkatnya frekuensi kunjungan kapal, Terminal Kijing semakin siap mendukung pertumbuhan arus logistik nasional maupun internasional. Pelindo optimistis keberadaan peralatan modern ini akan meningkatkan produktivitas terminal sekaligus memperkuat posisi Terminal Kijing sebagai gerbang ekspor utama di Kalimantan Barat.
“Setelah keberhasilan ekspor perdana beberapa waktu lalu, kami terus memperkuat fasilitas pendukung di Terminal Kijing. Kedatangan dua unit RTG Hybrid Full Battery ini merupakan bagian dari investasi Pelindo untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, mempercepat proses bongkar muat peti kemas, sekaligus menghadirkan operasional pelabuhan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
“Saat ini alat masih dalam proses pembongkaran dan selanjutnya akan dipersiapkan hingga siap dioperasikan. Dengan jadwal kedatangan kapal dari PT Pulau Laut Line pada 8 Juli nanti, kami optimistis aktivitas layanan peti kemas di Terminal Kijing akan terus meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi kelancaran arus logistik serta ekspor-impor Kalimantan Barat,” imbuh Kalbar Yanto. **












Discussion about this post