Partisipasi UMKM Kopi Kojal pada World of Coffee Bangkok 2026 yang difasilitasi langsung oleh Bank Indonesia, menghasilkan capaian strategis berupa Letter of Intent (LoI) dari berbagai buyer internasional asal Singapura, Dubai, Thailand, dan Swedia, serta buyer nasional ternama, dengan potensi transaksi mencapai 84.875 USD per tahun atau setara sekitar Rp1,4–1,7 miliar.
Capaian ini sekaligus membuktikan, bahwa UMKM kopi Liberika Kayong Utara yang dikembangkan oleh Gusti Iwan Darmawan yang merupakan owner Kopi Kojal, memiliki daya saing tinggi di pasar global dan mampu menjadi komoditas unggulan baru Kalimantan Barat.
Lebih jauh, keberhasilan Kopi Kojal juga memperlihatkan efektivitas pendekatan Bank Indonesia dalam mendorong UMKM berbasis riset dan inovasi. Melalui pembinaan berkelanjutan sejak 2019, UMKM Kopi Kojal berhasil mengembangkan protokol pasca panen Liberika yang mampu meningkatkan kualitas cita rasa secara signifikan, sekaligus dapat diterapkan langsung oleh kelompok tani binaan di Kayong Utara.
Bank Indonesia Kalbar memandang, pencapaian ini sebagai model pengembangan UMKM unggulan daerah yang dapat direplikasi pada sektor lainnya. Dengan sinergi antara petani, UMKM, pemerintah daerah, dan dukungan program Bank Indonesia, pengembangan komoditas lokal tidak hanya mampu memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga memperluas positioning Kalimantan Barat di pasar global.
“Ke depan, Bank Indonesia Kalbar akan terus memperluas program pembinaan UMKM melalui penguatan produktivitas, digitalisasi, akses pembiayaan, business matching, dan promosi internasional agar semakin banyak UMKM Kalimantan Barat mampu menembus pasar ekspor,” imbuh Doni.
Keberhasilan UMKM Kopi Kojal menjadi bukti, bahwa melalui pendampingan yang tepat, penguatan kualitas, dan akses pasar yang luas, UMKM lokal Kalimantan Barat mampu bertransformasi dari pelaku usaha daerah menjadi pemain global.
Ini sekaligus menegaskan peran Bank Indonesia sebagai katalisator pengembangan UMKM yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing internasional. **














Discussion about this post