Hidup di garis batas negara menyisakan dinamika tersendiri. Meski sebagian masyarakat merasa belum sepenuhnya merasakan arti kemerdekaan yang utuh dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Sila ke-5 Pancasila, satu hal yang tidak pernah luntur: NKRI tetap harga mati di dada masyarakat perbatasan. Rasa cinta terhadap tanah air ini terus membakar semangat warga untuk melihat daerahnya maju dan setara dengan wilayah lain di Indonesia.
Harapan besar kini bertumpu pada pundak para tokoh masyarakat untuk tidak lelah menyuarakan pembangunan. Salah satunya adalah Noven, tokoh muda yang sangat peduli terhadap kemajuan daerahnya. Perjuangan masyarakat adat yang diwakilinya diharapkan dapat terus bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah melalui BPJN Kalbar.
​Pengawalan yang ketat dari masyarakat adat dan pemuda adalah kunci agar proyek pembangunan ini berjalan transparan, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Masyarakat perbatasan juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak Lasarus, S.Sos., M.Si., selaku Pimpinan Komisi V DPR RI. Kepedulian beliau yang konsisten terhadap pembangunan infrastruktur dan kondisi sosial masyarakat di wilayah perbatasan telah memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh warga.
​Semoga sinergi antara pemerintah pusat, daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga ini terus terjaga demi terwujudnya kemakmuran yang merata di beranda depan Indonesia. **

















Discussion about this post