ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Jumat, Oktober 23, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Jaga Daya Beli, BI Perpanjang Pelonggaran Kartu Kredit

Matrabisnis by Matrabisnis
28 Januari 2026
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (yutub)

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (yutub)

ADVERTISEMENT

“Ke depan, BI akan terus mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut dengan prakiraan inflasi 20262027 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen, serta perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” imbuh Perry Warjiyo.

BI meningkatkan intensitas langkah untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui: intervensi NDF di pasar luar negeri maupun intervensi di pasar dalam negeri melalui transaksi spot dan Non-Deliverable Forward (NDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder.

READ ALSO

OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM

PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Buka Kantor Perwakilan di Kalbar

BI terus memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui pengelolaan struktur suku bunga instrumen moneter dan swap valas untuk menjaga daya tarik aliran masuk portofolio asing ke aset keuangan domestik.

ADVERTISEMENT

Selain itu, BI juga memperluas instrumen operasi moneter valuta asing dengan instrumen spot dan swap dalam valuta Chinese Yuan (CNY) dan Japanese Yen (JPY) terhadap Rupiah yang terintegrasi dengan pengembangan pasar uang dan pasar valas untuk mendukung penguatan Local Currency Transaction (LCT).

ADVERTISEMENT

Pada tanggal 26 Januari 2026, Rupiah ditutup menguat menjadi Rp16.770 per dolar AS. Ke depan, Rupiah diperkirakan akan cenderung menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar oleh BI dan fundamental ekonomi Indonesia yang akan lebih baik.

BI terus memperkuat strategi operasi moneter pro-market untuk mendorong penurunan suku bunga dan ekspansi likuiditas, melalui optimalisasi penerbitan SRBI dan pembelian SBN di pasar sekunder secara terukur.

Ekspansi likuiditas moneter ditempuh BI melalui penurunan SRBI dari Rp 916,97 triliun pada awal tahun 2025 menjadi Rp 730,90 triliun pada akhir tahun 2025, dan berada pada level yang relatif sama sebesar Rp 733,76 triliun pada 23 Januari 2026. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bank Indonesia (BI)Gubernur BI Perry Warjiyokonferensi pers hasil rapat berkala KSSK 1-2026memperpanjang kebijakan pelonggaran terkait kartu kredit (KK)menjaga daya beli masyarakat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tanggap Bencana, OJK Restrukturisasi Kredit Rp 12,58 Triliun

Next Post

LPS Relaksasi Pembayaran Premi di Tiga Provinsi Sumatera

Related Posts

OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM
Ekonomi Bisnis

OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM

19 Oktober 2026
PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Buka Kantor Perwakilan di Kalbar
Ekonomi Bisnis

PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Buka Kantor Perwakilan di Kalbar

18 Oktober 2026
Bank Kalbar Kembali Meraih Penghargaan Nasional di Ajang Infobank 15th Sharia Awards 2026
Ekonomi Bisnis

Bank Kalbar Kembali Meraih Penghargaan Nasional di Ajang Infobank 15th Sharia Awards 2026

17 Oktober 2026
BPR dan BPRS Hadapi Persaingan Semakin Ketat
Ekonomi Bisnis

OJK Terbitkan Aturan Rencana Bisnis Bank Umum

16 Oktober 2026
Beri Informasi Menyesatkan, OJK Cabut Izin Waperd
Ekonomi Bisnis

OJK Cabut Izin Usaha Porto Ventura Kapital

13 Oktober 2026
Vivek Sood Mengundurkan Diri, XLSMART Angkat Thomas Hundt sebagai Komisaris
Ekonomi Bisnis

Vivek Sood Mengundurkan Diri, XLSMART Angkat Thomas Hundt sebagai Komisaris

13 Oktober 2026
Next Post
LPS Relaksasi Pembayaran Premi di Tiga Provinsi Sumatera

LPS Relaksasi Pembayaran Premi di Tiga Provinsi Sumatera

APBN Catat Defisit Rp 695,1 Triliun

APBN Catat Defisit Rp 695,1 Triliun

Siap Hadapi Era Coretax, DJP Kalbar Kukuhkan 253 Renjani

Siap Hadapi Era Coretax, DJP Kalbar Kukuhkan 253 Renjani

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • ISEF 2026 Catat Business Matching Pembiayaan Rp 3,16 Triliun
  • Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah
  • OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM
  • IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan AHM Raih Double Podium

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Pos-pos Terbaru

  • ISEF 2026 Catat Business Matching Pembiayaan Rp 3,16 Triliun
  • Kendalikan Harga Pangan, BI Kalbar Gelar Pasar Murah
  • OJK Perkuat Ekonomi Kalbar, Perluas Akses Pembiayaan UMKM
  • IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan AHM Raih Double Podium
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.