Manajemen Kiyosu juga merasakan dampak nyata bagi internal tim. “Kami merasa tim semakin solid, lebih bisa saling menghargai, dan mampu merangkul orang-orang yang berbeda. Untuk omset, naik atau turunnya lebih bergantung pada kekompakan dan kegigihan kami dalam bekerja,” ungkap head store tersebut.
Sementara itu, salah satu pegawai disabilitas Kiyosu Cafe, Zariska Trida, menyampaikan rasa syukurnya mendapat kesempatan bekerja.
“Saya sangat senang bisa bekerja di sini. Saya diterima dengan baik, diajarkan dengan sabar, dan dianggap sebagai bagian dari tim. Ini memberi saya kepercayaan diri untuk terus berkembang,” ujarnya dengan penuh haru.
Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati, turut memberikan apresiasi tinggi kepada Kiyosu Cafe. Ia membenarkan bahwa pemerintah memang menyediakan insentif bagi pemilik usaha yang mempekerjakan pegawai disabilitas.
“Kami sangat mengapresiasi Kiyosu Cafe karena telah menjadi contoh nyata bagi pengusaha lain. Kawan-kawan disabilitas hanya membutuhkan ruang untuk berkarya, karena mereka memiliki kesetaraan hak yang sama untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan,” tegasnya.
Ia berharap, semakin banyak pelaku usaha di Pontianak yang tergerak memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas agar potensi mereka dapat diberdayakan secara optimal.*

















Discussion about this post