“Dengan memproduksi Minyakita maka tangki pengusaha yang tadinya penuh akan berkurang, sehingga bisa kembali membeli produk dari petani sawit. Ini akan mendorong harga tandan buah segar sawit kembali naik,” tutur Zulkas ketika meluncurkan Minyakita, Rabu.
Sementara Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra menyebutkan, hingga saat ini sudah ada dua perusahaan yang setuju memproduksi Minyakita. Lalu, ada 7 perusahaan masih dalam proses finalisasi.
“Minyak goreng kemasan Minyakita baru didukung dua perusahaan. Segera menyusul ada tujuh perusahaan lagi yang siap produksi kemasan,” kata dia.
Diharapkan dengan kemasan yang baik ini, pendistribusian minyak murah ke pelosok negeri bisa dilakukan lebih cepat. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat kebijakan pemerintah.
Dia berharap bisa mempercepat distribusi khususnya ke wilayah Timur. Karena  wilayah ini biasanya dari sisi pendistribusian lebih sulit. **

















Discussion about this post