ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Sabtu, November 7, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Digital

Axiata Group Akuisisi Saham Link Net Rp 8,72 Triliun

Matrabisnis by Matrabisnis
23 Juni 2022
in Digital
Reading Time: 3 mins read
A A
Kika : Dr Hans Wijayasuriya, Joint Acting Group CE Axiata Group Berhad, Dian Siswarini Presiden Direktur & CEO XL Axiata dan Vivek Sood Joint Acting Group CEO Axiata Group Berhad.(ist)

Kika : Dr Hans Wijayasuriya, Joint Acting Group CE Axiata Group Berhad, Dian Siswarini Presiden Direktur & CEO XL Axiata dan Vivek Sood Joint Acting Group CEO Axiata Group Berhad.(ist)

ADVERTISEMENT

“Sejak diumumkan pertama kali, kami telah mengidentifikasi beberapa area sinergi yang terbuka dari kerja sama ini, dan dapat dilakukan bersama dengan Link Net, memanfaatkan kekuatan kolektif kami dalam konektivitas seluler, pita lebar berbasis kabel (fixed broadband), dan konten. Ini akan mendukung pencapaian visi kami menjadi operator konvergensi terkemuka, dengan memberikan solusi terintegrasi yang seamless kepada pelanggan kami yang semakin paham digital,” tutur Dian.

Sementara Presiden Direktur dan CEO Link Net, Marlo Budiman berujar, bersama dengan mitra-mitra baru, kami menantikan untuk dapat menyediakan proposisi konvergensi layanan pita lebar berbasis kabel (fixed line broadband), dan layanan seluler kepada pelanggan residensial dan korporasi.

READ ALSO

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Paket Bundling 5G

Telkomsel Gratiskan Akses Internet Mahasiswa Untan ke Seluruh Aplikasi dan Layanan Internal Kampus

Kata dia, tingkat penetrasi pita lebar berkecepatan tinggi di Indonesia, masih kurang tergarap. Ada peluang sinergi untuk kedua perusahaan, mulai dari kerja sama dalam penggunaan jaringan tulang punggung (backbone), transmisi jaringan, dan penyelarasan strategis untuk peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya. Peluang-peluang ini juga diperkuat dengan hubungan Link Net yang luas, dengan mitra bisnis dan pelanggan.

ADVERTISEMENT

“Saya pribadi bersama tim manajemen menyambut dengan hangat pemegang saham baru. Kami sangat yakin, kemitraan ini akan berkontribusi pada hasil yang luar biasa bagi para pelanggan dan pertumbuhan nilai yang berkelanjutan di masa mendatang bagi para pemegang saham,” kata Marlo.

Berdasarkan riset pasar independen, Indonesia merupakan salah satu pasar layanan pita lebar berbasis kabel yang paling menarik secara global, dengan tingkat penetrasi di pasar rumah tangga yang masih sangat kecil, yakni sekira 13,4 persen.

Rerata penggunaan layanan data per koneksi di jaringan pita lebar berbasis kabel (fixed broadband) di Indonesia, telah tumbuh dengan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Gabungan (CAGR) terkerek sebesar 44,4 persen dari 2016 ke 2020, dan diperkirakan terus meninggi lagi sebesar 27,9 persen dari 2020 ke 2026. Indonesia juga merupakan salah satu pasar layanan pita lebar berbasis kabel, dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan sambungan tetap yang siap untuk ekspansi dengan CAGR sekira 14,4 peresn.

Selain itu, penetrasi rumah tangga di Indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi 27,5 peresn pada tahun 2026, didorong oleh pasar yang terus berkembang, peningkatan penggunaan data, dan pertumbuhan yang kuat dalam pendapatan per kapita yang dapat dibelanjakan (disposable income).

Sementara itu, jangkauan jaringan Link Net terus meluas ke seluruh kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta dan sekitarnya, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Selain jaringan yang menjangkau sekira 2,9 juta rumah, perusahaan ini juga memiliki portfolio melayani sebanyak 2.400 pelanggan, mencakup pemerintah, layanan keuangan, dan perusahaan multinasional besar serta  bisnis digital.

ADVERTISEMENT

Perusahaan ini memulai operasi secara komersial pada tahun 2000, dan telah menunjukkan kegiatan operasional dan rekam jejak keuangan yang kuat, selama bertahun-tahun.

Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021, secara year-on-year Link Net mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 10,3 persen menjadi sekira Rp 4,5 triliun atau setara dengan RM 1,3 miliar. **

Editor  : Yuli.S

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 03 persen saham PT Link Net Tbk63 miliar atau Rp 872 triliun.akuisisi 66AxiataAxiata Dr Hans Wijayasuriya dan Vivek SoodDian SiswariniJoint Acting Group CEOsPresiden Direktur & CEO XL AxiataPT XL Axiata Tbksenilai RM2
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anak Buya Arrazy Meninggal Tertembak Senpi

Next Post

Inilah Hutan Mangrove Terbaik di Asia Tenggara

Related Posts

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Paket Bundling 5G
Digital

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Paket Bundling 5G

5 November 2026
Telkomsel Gratiskan Akses Internet Mahasiswa Untan ke Seluruh Aplikasi dan Layanan Internal Kampus
Digital

Telkomsel Gratiskan Akses Internet Mahasiswa Untan ke Seluruh Aplikasi dan Layanan Internal Kampus

4 November 2026
Telkomsel Bagi-Bagi Bahagia, Perbanyak Transaksi, Pelanggan di Kalimantan Berpeluang Bawa Pulang Mobil dan Motor
Digital

Telkomsel Bagi-Bagi Bahagia, Perbanyak Transaksi, Pelanggan di Kalimantan Berpeluang Bawa Pulang Mobil dan Motor

2 November 2026
XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Digital

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

31 Oktober 2026
Layanan XL Center ke-121 Semakin Dekat dengan Masyarakat
Digital

Layanan XL Center ke-121 Semakin Dekat dengan Masyarakat

23 Oktober 2026
XLSMART Perluas Pengalaman 5G untuk Aktivitas Digital Masyarakat
Digital

XLSMART Perluas Pengalaman 5G untuk Aktivitas Digital Masyarakat

17 Oktober 2026
Next Post
Inilah Hutan Mangrove Terbaik di Asia Tenggara

Inilah Hutan Mangrove Terbaik di Asia Tenggara

Hutan Mangrove Sangat Unik Ada di Kalimantan Barat

Hutan Mangrove Sangat Unik Ada di Kalimantan Barat

Lumba-lumba Tanpa Sirip Ada di Perairan Kubu Raya

Lumba-lumba Tanpa Sirip Ada di Perairan Kubu Raya

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Fahmi Nakhodai MES Kalbar, Siap Kembangkan Ekonomi Syariah Daerah
  • BEI Dorong Peningkatan Literasi Investasi melalui CMSE 2026
  • New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
  • Ribuan Bikers Antusias Menyaksikan Karya Modifikasi di Final Battle HMC 2026
  • Sukses Gelar Genio Urban Street Fest di Pontianak, Komunitas Bangkitkan Semangat Garis Keras Honda Genio

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Pos-pos Terbaru

  • Fahmi Nakhodai MES Kalbar, Siap Kembangkan Ekonomi Syariah Daerah
  • BEI Dorong Peningkatan Literasi Investasi melalui CMSE 2026
  • New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
  • Ribuan Bikers Antusias Menyaksikan Karya Modifikasi di Final Battle HMC 2026
  • Sukses Gelar Genio Urban Street Fest di Pontianak, Komunitas Bangkitkan Semangat Garis Keras Honda Genio
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.